Berita Bisnis

Main Agenda: Teddy Terima Kunjungan CEO GoTo, Bahas Kenaikan Pendapatan Driver Ojol

Teddy Terima Kunjungan CEO GoTo untuk Bahas Kenaikan Pendapatan Driver Ojol

Pertemuan di Kantor Seskab Fokus pada Kebijakan Peningkatan Kesejahteraan Pengemudi

Main Agenda – Jumat (22/5), Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya menerima kunjungan dari Chief Executive Officer (CEO) PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk, Hans Patuwo. Pertemuan ini menjadi bagian dari Main Agenda pemerintah dalam memastikan kesejahteraan pengemudi ojol, terutama dalam meningkatkan pendapatan mereka melalui kebijakan yang lebih adil. Teddy menyampaikan bahwa diskusi tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat kunci, termasuk dari Kementerian Perhubungan dan Kementerian Pekerjaan Rumah Tangga, untuk menyamakan visi antara pemerintah dan pelaku usaha.

Kunjungan Hans Patuwo ke kantor Seskab dianggap sebagai langkah penting dalam Main Agenda peningkatan kesejahteraan pengemudi online. Dalam sesi diskusi, CEO GoTo menjelaskan bahwa perusahaan berkomitmen untuk mendukung kebijakan pemerintah yang memberikan insentif kepada driver. Poin utama yang dibahas termasuk penggunaan teknologi digital untuk memperkuat ekosistem transportasi dan pengurangan margin transaksi agar lebih seimbang antara keuntungan aplikator dan pendapatan pengemudi.

“Main Agenda ini menjadi kesempatan bagi GoTo untuk berdiskusi langsung dengan pihak pemerintah tentang perbaikan sistem pembagian pendapatan. Kami ingin memastikan bahwa keuntungan yang diperoleh driver bisa meningkat secara signifikan,” kata Hans Patuwo dalam pernyataannya yang diunggah ke media sosial.

Dalam keterangan Teddy, ia menekankan bahwa Main Agenda ini tidak hanya fokus pada pendapatan pengemudi, tetapi juga pada stabilitas ekonomi sektor ojol secara keseluruhan. Menurut data yang disampaikan, GoTo saat ini memiliki sekitar 800 ribu hingga 1 juta pengemudi aktif di seluruh Indonesia. Angka ini menunjukkan bahwa perusahaan tetap menjadi salah satu pemain utama di sektor transportasi digital, dengan tanggung jawab besar terhadap keberlanjutan bisnis dan kesejahteraan pekerja.

“Main Agenda ini melibatkan evaluasi kebijakan yang telah dijalankan selama beberapa bulan terakhir. Kami berharap ada peningkatan transparansi dan keadilan dalam pengaturan pembagian keuntungan, terutama untuk driver yang secara langsung berkontribusi pada pertumbuhan industri,” ujar Teddy dalam Instagram Stories.

Pemerintah, melalui Teddy, juga menyoroti kebutuhan kolaborasi yang lebih intensif dengan GoTo dan mitra lainnya. Main Agenda ini dianggap sebagai wadah untuk mendorong kebijakan yang selaras dengan visi pemerintah Presiden Prabowo Subianto dalam memajukan perekonomian digital. Salah satu target utama adalah meningkatkan pendapatan driver dari 80 persen menjadi 92 persen per transaksi, sesuai dengan program nasional yang sedang dijalankan.

“Main Agenda ini menegaskan bahwa pemerintah dan pelaku usaha harus saling mendukung. Dukungan GoTo terhadap peningkatan kesejahteraan driver adalah langkah positif yang harus ditingkatkan,” tambah Teddy.

Kelompok pengemudi ojol, yang tergabung dalam berbagai organisasi, dinilai memiliki peran kritis dalam perekonomian nasional. Dalam sesi yang berlangsung hampir dua jam, Teddy dan Hans Patuwo sepakat untuk meninjau ulang mekanisme pembagian pendapatan, termasuk mempertimbangkan kebijakan subsidi atau insentif tambahan. Pertemuan ini juga membuka peluang kerja sama dalam pengembangan pelatihan bagi driver dan pembuatan kebijakan kesejahteraan yang lebih komprehensif. Main Agenda ini diperkirakan akan menjadi titik awal dari perubahan struktural dalam sektor transportasi digital Indonesia.

Leave a Comment