Berita Raket

Indra Wijaya: Kegagalan di Thomas Cup Jadi Pecutan Buat Tunggal Putra

Indra Wijaya: Kekalahan di Thomas Cup Jadi Momentum untuk Evaluasi dan Penguatan

Indra Wijaya – Kegagalan Tim Indonesia di Thomas Cup 2026 dianggap sebagai pembelajaran penting yang memicu perbaikan di ajang berikutnya. Setelah kandas di fase grup, ini menjadi kali pertama tim Merah Putih tak mampu melangkah ke babak berikutnya dalam kompetisi beregu tersebut.

Keluhan dan Harapan dari Pelatih Tunggal Putra

Pelatih tunggal putra Indonesia, Indra Wijaya, mengakui bahwa kekalahannya berdampak signifikan pada mental anak didiknya. “Kekalahan ini membuat Alwi merasa terpukul, terutama dalam hal tanggung jawab yang belum bisa diatasi dengan baik,” ujarnya di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (20/5).

“Saya rasa kekalahannya membuat Alwi merasa terpukul, terutama dalam hal tanggung jawab yang belum bisa diatasi dengan baik. Tapi, kekalahan seperti ini memang menyakitkan,” tambah Indra Wijaya, yang dikenal dengan nama karib Ko Wi.

Ko Wi berharap kekalahan yang dialami bisa menjadi penyemangat agar tim lebih siap menghadapi tekanan berulang dari lawan. “Namun, kekalahan yang menyakitkan ini diharapkan bisa menjadi pemicu berat agar kita lebih paham bahwa tekanan-tekanan seperti itu mulai menjadi bagian dari tugas mereka,” jelasnya.

Menurut Ko Wi, penampilan buruk dalam Thomas Cup berakar pada ketidakmampuan para pemain mengatasi faktor emosional. “Teknik di lapangan memang ada kekurangannya, tapi menurut saya penyebab utamanya adalah ketidakmampuan mengatasi emosi dan ketegangan,” pungkasnya. Ia juga menyoroti tekanan yang diberikan oleh pemain lawan, seperti Alex Lanier, sebagai tantangan tambahan.

Leave a Comment