Berita Peristiwa

Pramono Harap Demo 28 Oktober di Bundaran HI Berjalan Tertib

pramono-soal-demo-28-oktober-belum-ada-pjj-harap-demo-berlangsung-baik-1793155777289_169
Foto : Thomas Hernandez - kabarberita911.com
Table of Contents
  1. Pramono Minta Aksi di Bundaran HI Berlangsung Damai dan Tertib
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Pramono Minta Aksi di Bundaran HI Berlangsung Damai dan Tertib

Kabarberita911.com – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berharap demonstrasi yang direncanakan berlangsung di kawasan Bundaran Hotel Indonesia pada Rabu, 28 Oktober, dapat berjalan aman tanpa mengganggu kenyamanan masyarakat. Aksi tersebut dijadwalkan digelar pada siang hari oleh gabungan elemen mahasiswa dan masyarakat.

Pramono menilai Jakarta merupakan ruang hidup yang digunakan bersama oleh banyak pihak. Karena itu, ia mengajak seluruh warga, peserta aksi, maupun pihak yang bertugas untuk sama-sama menjaga ketertiban dan fasilitas publik selama kegiatan penyampaian aspirasi berlangsung.

“Sebagai Gubernur Jakarta, saya berharap, sungguh berharap bahwa demo yang terjadi apakah hari ini atau selanjutnya itu bisa berlangsung dengan baik, tertib, dan tidak mengganggu kenyamanan publik,” ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (28/10).

Ia menegaskan bahwa menyampaikan pendapat merupakan hak demokratis setiap warga. Namun, pelaksanaan hak tersebut perlu berjalan seiring dengan penghormatan terhadap aktivitas warga lain yang tetap bekerja, belajar, bepergian, dan menggunakan ruang bersama di ibu kota.

Kegiatan Sekolah Tetap Berjalan

Terkait kemungkinan dampak aksi terhadap sekolah, Pramono menyatakan belum ada penerapan pembelajaran jarak jauh pada Rabu ini. Kegiatan belajar mengajar tetap dilaksanakan secara normal dengan harapan situasi di sekitar lokasi aksi tetap kondusif.

“Hari ini belum ada PJJ (Pelajaran Jarak Jauh), jadi tetap masuk seperti biasa. Karena saya menaruh harapan dan berharap bahwa ekspresi demokrasi yang akan ditampilkan tetap berlangsung dengan baik-baik saja,” ungkapnya.

Sehari sebelumnya, Pramono juga menyampaikan harapannya agar demonstrasi dapat dijalankan dalam suasana nyaman. Ia menyinggung peran aparat kepolisian dan TNI dalam pengamanan kegiatan yang berlangsung di Jakarta.

“Saya berharap betul bahwa kepolisian dibantu dengan TNI dan tentunya kita semua menjaga agar besok demonstrasi yang terjadi di Jakarta, kalau memang ada, berlangsung dengan happy-happy, nyaman-nyaman aja,” terang Pramono di Jakarta Utara, Selasa (27/10) malam.

Aksi #IndonesiaSadar Digelar Pukul 14.00 WIB

Sejumlah demonstrasi telah dijadwalkan berlangsung di beberapa titik Jakarta pada Rabu ini. Di Bundaran HI, organisasi mahasiswa seperti BEM Universitas Indonesia, BEM Universitas Diponegoro, dan BEM Universitas Brawijaya akan menggelar Aksi #IndonesiaSadar mulai sekitar pukul 14.00 WIB.

Seruan aksi itu membawa lima tuntutan yang ditujukan kepada Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka. Tuntutan tersebut mencakup penetapan status bencana nasional, penggunaan APBN yang berpihak pada kepentingan rakyat, penurunan biaya pendidikan, pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta penghentian militerisasi di ruang sipil.

Kawasan Bundaran HI dipilih sebagai salah satu ruang publik penting di pusat Jakarta. Lokasinya berada di jalur aktivitas warga, perkantoran, perdagangan, transportasi, dan berbagai layanan publik. Situasi ini membuat kelancaran aksi serta pengaturan pergerakan masyarakat menjadi perhatian utama pada hari pelaksanaan demonstrasi.

Polisi Imbau Peserta dan Warga Menjaga Ruang Publik

Polda Metro Jaya mengajak semua pihak untuk menjaga sarana umum dan ruang publik selama aksi berlangsung. Kepolisian menekankan bahwa penyampaian aspirasi perlu dilakukan secara aman dan damai, sambil tetap memberi ruang bagi warga lain untuk menjalankan kegiatan sehari-hari.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyampaikan bahwa ruang publik dipakai masyarakat untuk beragam kebutuhan. Di tempat yang sama, ada warga yang menyuarakan pendapat, bekerja, bersekolah, maupun melakukan aktivitas rutin lainnya.

“Ruang publik adalah milik kita bersama. Ada masyarakat yang menyampaikan aspirasi, ada pula yang bekerja, bersekolah, dan menjalankan aktivitas sehari-hari. Semua memiliki hak yang perlu kita hormati,” kata Budi dalam keterangan tertulis, Selasa.

Ia menambahkan bahwa pemeliharaan fasilitas umum merupakan tanggung jawab kolektif. Keberadaan fasilitas tersebut berkaitan langsung dengan kebutuhan warga, sehingga seluruh pihak diharapkan dapat menghindari tindakan yang merusak atau menghambat pemanfaatannya.

Empat Kawasan Diperkirakan Padat

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya juga mengingatkan masyarakat mengenai potensi kepadatan lalu lintas di Jakarta Pusat. Empat kawasan yang diprediksi terdampak adalah sekitar Gedung DPR/MPR RI, Bundaran HI, Monas, dan Tugu Tani.

“Sehubungan dengan adanya aksi penyampaian pendapat pada Rabu, 28 Oktober 2026, pukul 10.00 WIB hingga selesai, di kawasan DPR/MPR RI, Bundaran HI, Monas, dan Tugu Tani, Jakarta Pusat, diperkirakan terjadi kepadatan lalu lintas dan rekavasa arus secara situasional,” demikian imbauan yang disampaikan melalui akun Instagram @tmcpoldametro.

Warga yang memiliki keperluan di sekitar empat titik tersebut diimbau menyesuaikan waktu perjalanan dan mempertimbangkan rute alternatif. Pengaturan lalu lintas dapat dilakukan secara situasional mengikuti kondisi di lapangan, sehingga pengguna jalan perlu memperhatikan arahan petugas.

Imbauan ini menjadi penting bagi pekerja, pelajar, pengguna transportasi umum, serta warga yang melintas di pusat Jakarta. Dengan perencanaan perjalanan yang lebih awal, aktivitas harian diharapkan tetap dapat berlangsung di tengah agenda penyampaian aspirasi pada Rabu.

Frequently Asked Questions

What is Pramono Harap Demo 28 Oktober di Bundaran?

Pramono Harap Demo 28 Oktober di Bundaran is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Pramono Harap Demo 28 Oktober di Bundaran matter?

Pramono Harap Demo 28 Oktober di Bundaran matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a Comment