Berita Politik

Cerita Prabowo Healing di Tengah Kesibukan Lewat Renang, Tidur, Baca

presiden-prabowo-subianto-ke-rusia-1788300886257_169
Foto : Michael Lopez - kabarberita911.com
Table of Contents
  1. Renang, Tidur Singkat, dan Membaca Jadi Cara Prabowo Menjaga Keseimbangan
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Renang, Tidur Singkat, dan Membaca Jadi Cara Prabowo Menjaga Keseimbangan

Kabarberita911.com – Di tengah agenda padat sebagai Presiden Republik Indonesia untuk masa jabatan 2024-2029, Prabowo Subianto membagikan cara pribadinya memulihkan energi dan menenangkan diri. Aktivitas yang paling ia sukai untuk tujuan tersebut adalah berenang, yang ia pandang bukan sekadar olahraga, melainkan pengalaman menenangkan di dalam air.

Dalam program Presiden Prabowo Menjawab, Prabowo menggambarkan renang sebagai bagian penting dari rutinitasnya. Baginya, waktu di dalam kolam memberi ruang untuk beristirahat dari tekanan dan kesibukan yang menyertai pekerjaan sehari-hari sebagai kepala negara.

“Apa ya healing? berenang. Berenang bagi saya sangat penting. Itu meditasi di air,”

Ia mengaitkan pandangan itu dengan penelitian yang menyebut berenang dapat menjadi salah satu bentuk meditasi bagi manusia. Prabowo juga menyinggung kedekatan manusia dengan air sejak masa awal kehidupan, ketika janin berada dalam kandungan dan dikelilingi air ketuban selama kehamilan.

Bagi Prabowo, air memiliki kesan yang menenangkan, terutama saat seseorang merasa lelah atau sedang berada di bawah tekanan. Mandi maupun berenang dapat memberi jeda bagi tubuh dan pikiran, meski pengalaman setiap orang tentu dapat berbeda.

“Kalau kita lelah kita stres, kita mandi, itu ya kan, apalagi kalau kita berenang, katanya, para ahli psikologi,”

Tidur dalam Waktu yang Ada

Selain berenang, Prabowo menempatkan tidur sebagai cara lain untuk memulihkan kondisi. Ia mengaku berusaha memanfaatkan kesempatan beristirahat, termasuk ketika waktu yang tersedia hanya beberapa menit. Kebiasaan ini menjadi relevan bagi seseorang dengan mobilitas tinggi dan jadwal perjalanan yang rapat.

Prabowo menyatakan dirinya termasuk pribadi yang mudah terlelap. Karena itu, perjalanan dengan kendaraan maupun transportasi udara bisa menjadi kesempatan baginya untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan kegiatan berikutnya.

“Dan saya ini baca dan tidur. Ada waktu tidur saya tidur, mau 10 menit, 15 menit, 20 menit. Saya bisa tidur di mobil, di helikopter, di pesawat,”

Pernyataan tersebut memperlihatkan pendekatan yang sederhana: tidak selalu menunggu waktu luang panjang untuk memulihkan tenaga. Dalam keadaan sibuk, jeda singkat dapat dimanfaatkan untuk tidur, membaca, atau melakukan kegiatan yang membantu seseorang kembali fokus.

Prabowo tidak menggambarkan cara itu sebagai rumus yang harus diikuti semua orang. Namun, pengalaman pribadinya menunjukkan bahwa menjaga waktu istirahat tetap menjadi perhatian, bahkan ketika pekerjaan menuntut perpindahan tempat dan rangkaian agenda yang berkelanjutan.

Kegemaran Membaca Sejarah

Membaca juga menjadi bagian dari cara Prabowo mengisi waktu. Ia menyebut sejarah sebagai salah satu bidang bacaan yang paling digemarinya. Ketertarikan pada sejarah selaras dengan kebiasaannya mencari perspektif dari pengalaman, peristiwa, dan perjalanan tokoh-tokoh pada masa lalu.

Di antara buku yang meninggalkan kesan mendalam baginya adalah Warrior of the Light karya penulis Brasil, Paulo Coelho. Prabowo menilai buku itu tidak tebal, tetapi memiliki arti besar dalam perjalanan pribadinya.

“Bukunya malah enggak terlalu tebal, tipis, buku itu ditulis orang Brazil, Paulo Coelho, Warrior of the Light,”

Ia mengaku sangat mengagumi karya tersebut karena merasa isinya berkaitan erat dengan pengalaman hidup yang pernah ia lalui. Saat membacanya, Prabowo merasakan seolah-olah Coelho sedang berbicara secara langsung kepadanya.

Buku itu pertama kali ia kenal pada awal 2000-an setelah diberikan oleh salah satu kakaknya, Maryani Djojohadikusumo. Momen itu datang ketika ia menggambarkan dirinya sedang berada pada fase yang sangat sulit dalam hidup.

Prabowo mengingat periode setelah ia lengser pada 1998/1999 sebagai titik nadir. Pada masa tersebut, ia menyebut dirinya menghadapi berbagai tuduhan, termasuk isu kudeta dan penculikan. Pengalaman tersebut kemudian ia kaitkan dengan kedekatannya pada buku karya Paulo Coelho itu.

“Saya lagi bisa dikatakan saya di titik nadir, saya habis lengser 98/99, saya dituduh macam-macam, kudeta, ini semua, penculikan apa semua, saya titik nadir,”

Prabowo, yang sebelumnya berkarier sebagai perwira TNI dan memperoleh pangkat Jenderal Kehormatan ketika menjabat Menteri Pertahanan pada pemerintahan sebelumnya, menyampaikan kisah itu sebagai bagian dari refleksi personal. Saat ini ia juga dikenal sebagai Ketua Umum sekaligus Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra.

Ruang Pribadi di Tengah Tanggung Jawab Publik

Renang, tidur singkat, dan membaca memperlihatkan tiga kebiasaan yang memiliki fungsi berbeda bagi Prabowo. Renang memberi suasana tenang melalui aktivitas fisik di air. Tidur membantu memanfaatkan jeda pendek untuk beristirahat. Membaca membuka ruang refleksi, termasuk melalui buku yang memiliki hubungan emosional dengan fase penting kehidupannya.

Di balik kesibukan seorang presiden, kisah tersebut juga menempatkan pemulihan diri sebagai hal yang tetap perlu diperhatikan. Jadwal padat tidak selalu menghapus kebutuhan akan istirahat, sementara bacaan dan aktivitas sederhana dapat menjadi bagian dari upaya menjaga ketenangan serta daya tahan pribadi.

Frequently Asked Questions

What is Cerita Prabowo Healing di Tengah Kesibukan?

Cerita Prabowo Healing di Tengah Kesibukan is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Cerita Prabowo Healing di Tengah Kesibukan matter?

Cerita Prabowo Healing di Tengah Kesibukan matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a Comment