Berita Corporate Action

Sampah Jadi Cuan, GO-SARI Gerakkan Ekonomi Sirkular Warga Bantul

pertamina-1786761704598_169
Foto : Anthony Martinez - kabarberita911.com
Table of Contents
  1. Ekonomi Sirkular Berdaya: GO-SARI Bantul Mengubah Sampah Menjadi Peluang
  2. Related Reading

Ekonomi Sirkular Berdaya: GO-SARI Bantul Mengubah Sampah Menjadi Peluang

Kabarberita911.com – Warga Guwosari di Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, kini memiliki solusi inovatif untuk mengatasi masalah sampah sekaligus menciptakan peluang ekonomi. TPS 3R GO-SARI telah menjadi pusat pengelolaan sampah yang tidak hanya menyelesaikan persoalan lingkungan, tetapi juga menghasilkan pendapatan bagi masyarakat setempat. Program ini didukung penuh oleh PT Pertamina (Persero) melalui Program Desa Energi Berdikari (DEB) dan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi para pekerja. Inisiatif ini membuktikan bahwa pengelolaan sampah dapat menjadi sumber penghasilan yang berkelanjutan.

Dukungan Energi dan Bantuan Sosial

Pada Rabu (12/8), Pertamina secara simbolis menyerahkan dukungan PLTS serta jaminan ketenagakerjaan untuk TPS 3R GO-SARI. Kegiatan ini juga diiringi penyaluran 771 paket sembako kepada masyarakat prasejahtera di sekitar wilayah program. PLTS yang dipasang memiliki kapasitas 6,6 kWp dengan baterai berkapasitas 10 kWh. Energi yang dihasilkan dimanfaatkan untuk mendukung operasional berbagai peralatan pengolahan sampah.

Hendry, sebagai Local Hero Program DEB GO-SARI Rehabcycle dan pengelola TPS 3R GO-SARI, menjelaskan bahwa pemanfaatan PLTS mampu mengurangi biaya listrik operasional hingga sekitar 60 persen. Dari Rp3,5 juta-Rp4 juta per bulan, kini biaya listrik bisa dipangkas hingga Rp1,5 juta-Rp2 juta per bulan. Penghematan ini memungkinkan program untuk mengalokasikan dana lebih besar ke pengembangan kegiatan produktif lainnya.

“Dengan dibantu PLTS, kebutuhan listrik kami bisa dihemat sampai sekitar 60 persen. Teman-teman juga tetap bisa bekerja ketika terjadi pemadaman listrik,” ujar Hendry.

Dampak Ekonomi bagi Pekerja dan Masyarakat

Manfaat ekonomi program ini juga dirasakan langsung oleh para pekerja. Ardian Sajidanto, yang telah bekerja hampir 2,5 tahun di TPS 3R GO-SARI, mengatakan pekerjaan tersebut menjadi salah satu sumber penghasilan bagi keluarganya. “Dari segi pendapatan, alhamdulillah bisa membantu ekonomi saya dan keluarga. Bisa untuk membeli susu anak juga,” ujar Ardian.

Kini, TPS 3R GO-SARI melayani sekitar 1.500 rumah tangga, membuka lapangan kerja bagi 27 warga setempat. Berbagai kegiatan produktif yang dikembangkan juga menghasilkan total pendapatan sekitar Rp98 juta per bulan. Dalam implementasinya, pengolahan sampah turut melibatkan kelompok lansia serta warga binaan Rutan Kelas IIB Bantul dalam pengolahan plastik menjadi eco furniture. Kolaborasi ini memperkuat ekosistem ekonomi lokal.

Sejarah dan Inovasi Pengelolaan Sampah

Pertamina telah hadir mendampingi warga Guwosari sejak tahun 2022. Sebelumnya, peningkatan volume sampah dan kebijakan pemerintah daerah (Pemda) menutup Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan mendorong warga Guwosari mencari cara agar masalah dapat diselesaikan dari sumbernya. TPS 3R GO-SARI jadi solusinya.

Di TPS 3R GO-SARI, sebanyak sekitar 3-3,5 ton sampah rumah tangga dikelola setiap hari. Sampah dikumpulkan, dipilah, dan dimanfaatkan kembali menjadi kompos, pakan ternak, material daur ulang, hingga berbagai produk bernilai ekonomi. Pengelolaan sampah tersebut dikembangkan menggunakan pendekatan sederhana yang dekat dengan keseharian. Sampah dikelompokkan menjadi “bosok, rosok, popok, dan bodongkok” agar lebih mudah dipahami dan dipilah.

Visi Kemandirian Berkelanjutan

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah, Taufik Kurniawan, mengatakan dukungan diarahkan agar pengelolaan sampah tidak berhenti pada penyelesaian persoalan lingkungan, tetapi dapat berkembang menjadi kegiatan produktif yang dikelola masyarakat secara mandiri.

“Kita tentunya tidak ingin setelah Pertamina pergi, program yang sudah sangat bagus ini berlalu begitu saja. Sehingga kami tidak hanya memberikan program CSR, tetapi juga memandirikan mereka,” ujar Taufik.

Layanan GO-SARI juga diperkuat melalui aplikasi Gosari Lestari yang mendukung pembayaran layanan persampahan, tabungan sampah anorganik, hingga pemasaran produk hasil pengolahan. Dari persoalan sampah, masyarakat Guwosari berhasil membangun kegiatan produktif yang memberikan manfaat berlapis. Sampah yang berakhir di pembuangan dapat ditekan, lapangan kerja terbuka, sumber penghasilan bertumbuh, sementara energi bersih membantu membuat kegiatan pengolahan semakin efisien.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang GO-SARI

Apa itu TPS 3R GO-SARI?

TPS 3R GO-SARI adalah Tempat Pembuangan Sampah 3R (Reduce, Reuse, Recycle) yang berlokasi di Guwosari, Pajangan, Bantul. Fasilitas ini mengelola sampah rumah tangga warga sekitar menjadi berbagai produk bernilai ekonomi.

Berapa ton sampah yang dikelola setiap hari?

TPS 3R GO-SARI mengelola sekitar 3-3,5 ton sampah rumah tangga per hari melalui proses pengumpulan, pemilahan, dan pemanfaatan kembali.

Siapa saja yang dilibatkan dalam program ini?

Program ini melibatkan 27 pekerja lokal, kelompok lansia, warga binaan Rutan Kelas IIB Bantul, serta melayani sekitar 1.500 rumah tangga di wilayah Guwosari.

Berapa pendapatan yang dihasilkan per bulan?

Kegiatan produktif di TPS 3R GO-SARI menghasilkan total pendapatan sekitar Rp98 juta per bulan dari berbagai produk hasil pengolahan sampah.

Bagaimana peran Pertamina dalam program ini?

Pertamina mendampingi warga Guwosari sejak 2022 melalui Program Desa Energi Berdikari (DEB), menyediakan PLTS, jaminan ketenagakerjaan BPJS, serta bantuan sosial berupa paket sembako.

Leave a Comment