Berita Raket

Kejuaraan Dunia: Amri Anggap Kritik Jadi Pelajaran, Nita Pilik Cuek

amri-syahnawinita-violina-marwah-1786519525793_169
Foto : John Martinez - kabarberita911.com
Table of Contents
  1. Amri dan Nita Hadapi Kritik Netizen dengan Sikap Dewasa
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Amri dan Nita Hadapi Kritik Netizen dengan Sikap Dewasa

Kabarberita911.com – Di tengah gelombang kritik yang datang dari berbagai pihak, pasangan ganda campuran Indonesia, Amri Syahnawi dan Nita Violina Marwah, memberikan respons yang tenang namun penuh makna. Keduanya merasa sorotan keras dari publik sebenarnya merupakan hal yang wajar menyusul pencapaian yang belum sepenuhnya konsisten di ajang-ajang kejuaraan internasional.

Performa yang Naik Turun

Sejak pertama kali dipasangkan pada pertengahan tahun 2024, duo yang kini menduduki peringkat kedelapan belas dunia ini memang menunjukkan pola performa yang fluktuatif. Beberapa kali mereka harus tersingkir lebih awal di putaran pertama turnamen BWF Super Series, membuat publik mulai mempertanyakan konsistensi mereka.

Dalam dua turnamen terakhir, yakni China Open dan Japan Open, Amri dan Nita sama-sama gagal menembus babak 32 besar. Sementara itu, di Indonesia Open, mereka berhasil melangkah hingga babak 16 besar sebelum akhirnya tumbang di tangan pasangan asal Tiongkok, Guo Xinwa dan Chen Fanghui.

Kritik sebagai Pelecut Semangat

Amri tidak merasa tersinggung dengan segala cemoohan yang datang. Justru, ia memandang setiap kata-kata kritik sebagai bahan introspeksi untuk terus berkembang.

“Ya kalau dari saya buat yang mengkritik ya buat saya terus saja, maksudnya buat saya terus aja karena itu buat saya ya pelajaran lah, maksudnya cambukan buat saya,” jelas Amri saat ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (12/8).

Atlet tersebut menambahkan bahwa ia menerima kenyataan bahwa mereka memang masih perlu belajar lebih giat.

“Ya memang itu yang terjadi, maksudnya kita kurang ya kita belajar lah,” tambahnya.

Nita Pilih Cuek

Sikap serupa ditunjukkan oleh Nita Violina Marwah. Pebulu tangkis kelahiran Majalengka, 25 Maret 2001, ini merasa tidak perlu terlalu memusingkan penilaian dari luar.

“Mungkin kalau dari aku terserah merekalah mau ngomong apa gitu. Karena mereka kan enggak tahu prosesnya aku sama Amri di sini bagaimana, latihannya aku sama Amri di sini bagaimana, mereka enggak pernah lihat itu,” ungkap Nita.

Menurutnya, masyarakat umum memang tidak pernah menyaksikan betapa beratnya proses latihan yang dijalani para atlet di dalam pelatnas.

“Jadi ya cukup kayak dicueki sajalah terserah mereka mau ngomong apa gitu,” sambungnya santai.

Harapan di Kejuaraan Dunia 2026

Kini, Amri dan Nita menjadi salah satu harapan terbesar sektor ganda campuran Indonesia di ajang Kejuaraan Dunia 2026. Keduanya bertekad untuk mematangkan persiapan tanpa terbebani oleh ekspektasi tinggi dari publik.

Frequently Asked Questions

What is Kejuaraan Dunia?

Kejuaraan Dunia is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Kejuaraan Dunia matter?

Kejuaraan Dunia matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a Comment