Eks Ketua Yayasan Sekolah Jaksel Bakal Diperiksa soal Ratusan Senjata
Table of Contents
Polisi Memanggil Eks Ketua Yayasan Sekolah Jaksel Terkait Ratusan Senjata yang Ditemukan
Kabarberita911.com – Polisi Metro Jaya berencana memanggil Eks Ketua Yayasan Sekolah Jaksel, IWD, seorang mantan ketua yayasan sekolah swasta yang berlokasi di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Panggilan resmi ini menyusul penemuan sejumlah besar senjata di area yayasan tersebut yang telah menarik perhatian aparat penegak hukum.
Kombes Budi Hermanto, yang menjabat sebagai Kabid Humas Polda Metro Jaya, menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan mengingat status IWD sebagai mantan pengurus yayasan. Ia diyakini memiliki pengetahuan mengenai keberadaan senjata-senjata yang ditemukan tersebut. Proses panggilan ini merupakan bagian dari penyelidikan mendalam untuk memastikan semua aspek hukum terpenuhi.
“Yang bersangkutan, saudara IW, merupakan dulu pengurus dari suatu yayasan, sehingga mungkin melihat, menempatkan barang-barang tadi dalam satu gudang,” ujar Budi saat ditemui di Polda Metro Jaya pada hari Jumat (7/8).
Menurut keterangan resmi, senjata-senjata tersebut baru teridentifikasi setelah IWD selesai masa jabatannya. Proses pemindahan barang oleh pengurus yang baru menggantikan dilakukan saat itu. Temuan ini kemudian dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan untuk proses pendalaman dan penindakan lebih lanjut.
“Setelah 2026, yang bersangkutan sudah tidak menjadi pengurus kembali di dalam suatu yayasan, dan pihak pengelola yayasan yang baru meminta untuk seluruh barang dipindahkan ataupun dikeluarkan,” tambah Budi.
Pengelola yayasan kemudian menemukan berbagai bentuk senjata yang diduga merupakan senjata api maupun jenis lainnya. Jumlah temuan yang cukup signifikan ini memicu penyelidikan intensif dari pihak berwajib untuk memastikan tidak ada pelanggaran hukum yang terjadi.
Detail Senjata yang Ditemukan di Lokasi Yayasan
AKP Joko Adi Wibowo, Kasie Humas Polres Metro Jakarta Selatan, menguraikan rincian temuan senjata kepada wartawan pada hari Jumat (7/8). Rincian ini memberikan gambaran lengkap mengenai jenis dan jumlah senjata yang ditemukan di lokasi yayasan.
“Temuan airsoft gun sebanyak 995, terdiri dari jenis revolver airsoft gun sebanyak 776 dan jenis pistol airsoft gun sebanyak 215,” jelas Joko.
Selain airsoft gun, tim juga menemukan empat pucuk senapan angin. Satu pucuk senjata api bermerek Francispa serta empat laras senjata panjang hasil produksi pabrik turut ditemukan di lokasi yang sama. Jumlah total senjata yang ditemukan mencapai ratusan unit.
Sehari sebelumnya, tepatnya pada Rabu (5/8), ditemukan tambahan tiga unit airsoft gun. Ketiga senjata tersebut masing-masing memiliki jenis FN90, AK-47, dan M4 Carbine. Temuan tambahan ini memperkuat dugaan bahwa lokasi yayasan digunakan sebagai tempat penyimpanan senjata dalam jumlah besar.
Prosedur Penyimpanan dan Pemeriksaan Lanjutan
Semua senjata api dan laras panjang saat ini telah diamankan oleh Unit Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan. Sementara itu, airsoft gun dititipkan di Unit Pengawasan Senjata Api dan Bahan Peledak (Wasendak) Ditintelkam Polda Metro Jaya. Prosedur ini memastikan keamanan dan keaslian barang bukti.
Pemeriksaan terhadap Eks Ketua Yayasan Sekolah Jaksel juga mencakup aspek perizinan, asal-usul kepemilikan, serta alasan penyimpanan senjata di lokasi yayasan tersebut. Semua aspek ini akan ditelaah secara komprehensif oleh tim penyidik.
“Kita akan mengundang saudara IW dalam hal ini untuk memberikan keterangan, termasuk akan melakukan pendalaman terkait tentang asal-usul kepemilikan, perizinan, penguasaan, lokasi penyimpanan, dan tujuan penyimpanan,” pungkas Budi.
Selain senjata, pada Rabu lalu juga ditemukan barang bukti narkoba. Temuan tersebut meliputi dua linting yang diduga ganja dan satu paket yang diperkirakan berisi sabu. Satnarkoba Polres Jakarta Selatan saat ini sedang menindaklanjuti kasus narkoba tersebut secara terpisah.
Frequently Asked Questions (FAQ)
Kapan Eks Ketua Yayasan Sekolah Jaksel akan dipanggil? Panggilan dijadwalkan dalam waktu dekat setelah semua persiapan administrasi selesai. Tim penyidik akan menghubungi IWD melalui surat resmi.
Berapa total senjata yang ditemukan? Total ditemukan 995 airsoft gun, 4 senapan angin, 1 senjata api Francispa, 4 laras senjata panjang, dan 3 airsoft gun tambahan, sehingga mencapai ratusan unit senjata.
Apakah ada kaitan dengan kasus narkoba? Ya, ditemukan juga barang bukti narkoba yang sedang ditindaklanjuti oleh Satnarkoba Polres Jakarta Selatan secara terpisah dari kasus senjata.
Dimana senjata-senjata tersebut disimpan? Senjata api dan laras panjang diamankan oleh Unit Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, sementara airsoft gun dititipkan di Wasendak Ditintelkam Polda Metro Jaya.
