Berita Hukum Kriminal

Pemilik soal Ratusan Airsoft Gun di Sekolah Jaksel: Buat Eskul Nembak

Foto : John Martinez - kabarberita911.com
Table of Contents
  1. Alhadid Endar Putra Klarifikasi Ratusan Airsoft Gun di Sekolah Jakarta Selatan
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Alhadid Endar Putra Klarifikasi Ratusan Airsoft Gun di Sekolah Jakarta Selatan

Kabarberita911.com – PT Lokta Karya Perbakin, yang dipimpin oleh Alhadid Endar Putra sebagai Direktur Utama, menegaskan bahwa seluruh senjata airsoft gun yang ditemukan di yayasan sekolah Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, memiliki izin resmi. Jumlah total senjata yang teridentifikasi mencapai 995 unit.

Senjata Disimpan Sejak 2020 untuk Eskul Menembak

Menurut Alhadid, koleksi senjata tersebut telah berada di lokasi sejak tahun 2020. Tujuan utamanya adalah untuk mendukung kegiatan ekstrakurikuler menembak di sekolah swasta tersebut. Perusahaan ini telah mendapatkan izin resmi untuk menjalankan program eskul menembak sejak saat itu.

Intinya semua ada izinnya, yang temuan 995 itu semua ada izinnya, kata Alhadid saat dihubungi, Kamis (6/8).

Alhadid menjelaskan bahwa eskul menembak sempat berjalan aktif hingga pembina yang berinisial S meninggal dunia pada tahun 2022. Sejak saat itu, kegiatan eskul tidak lagi berlangsung. Selain itu, ia menambahkan bahwa sebagian besar airsoft gun yang disita polisi dalam operasi sebelumnya sudah tidak berfungsi lagi.

Prosedur Penyimpanan dan Bantahan Soal Barang Temuan

Dalam hal penyimpanan, Alhadid menyatakan bahwa semua prosedur telah diikuti dengan baik. Tidak pernah terjadi insiden yang melibatkan senjata-senjata tersebut selama ini. Meskipun belum ada aturan spesifik mengenai spesifikasi penyimpanan, pihak PT Lokta Karya Perbakin selalu menjaga keamanan dan telah mencopot semua magazin sebagai langkah preventif.

Alhadid juga membantah klaim bahwa narkoba dan CD berisi konten porno merupakan miliknya. Barang-barang tersebut bukan milik PT Lokta Karya Perbakin karena sejak April 2026, yayasan telah dikuasai oleh pembina lain yang berinisial N. Situasi saat ini ditandai dengan sengketa antara tiga pembina yayasan.

Nah kalau narkoba ini sama video porno ini apa ya itu vcd lagi Saya nggak tahu punya siapa, tapi yang pasti ya ditanyain ke pihak yang menguasai sejak April 2026 ini, ucap dia.

Senjata Api Bukan Milik PT Lokta

Terkait senjata api (senpi) yang juga ditemukan di lokasi, Alhadid menegaskan bahwa senjata tersebut bukan milik PT Lokta Karya Perbakin. Namun, ia mengklaim mengetahui pemilik asli senpi tersebut dan memastikan bahwa senjata api itu juga memiliki izin resmi. Klarifikasi telah dilakukan bersama Polres setempat.

Sementara itu, Hermawanto sebagai kuasa hukum pihak sekolah mengungkapkan bahwa 995 pucuk senjata ditemukan pada tanggal 10 dan 11 Juli lalu. Ruangan tersebut dibuka karena akan digunakan untuk kebutuhan siswa. Temuan mencakup senjata api, amunisi, serta berbagai aksesoris senjata lainnya.

Polres Metro Jakarta Selatan telah menerima laporan masyarakat terkait temuan tersebut dan membuat Laporan Polisi tertanggal 15 Juli 2026. AKP Joko Adi Wibowo, Kasie Humas Polres Metro Jakarta Selatan, mengonfirmasi bahwa penyelidikan sedang berlangsung terhadap temuan senapan angin dan senjata api di yayasan sekolah Pondok Pinang.

Frequently Asked Questions

What is Pemilik soal Ratusan Airsoft Gun di Sekolah?

Pemilik soal Ratusan Airsoft Gun di Sekolah is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Pemilik soal Ratusan Airsoft Gun di Sekolah matter?

Pemilik soal Ratusan Airsoft Gun di Sekolah matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a Comment