Ragam Makro

BPS dan MOSPI Kerja Sama Perkuat Statistik, Tindak Lanjut Prabowo-Modi

Foto : Karen Johnson - kabarberita911.com
Table of Contents
  1. Kerjasama Statistik Indonesia-India Diperkuat Melalui Penandatanganan LoI
  2. Related Reading

Kerjasama Statistik Indonesia-India Diperkuat Melalui Penandatanganan LoI

Kabarberita911.com – Badan Pusat Statistik Republik Indonesia dan Ministry of Statistics and Programme Implementation India telah menandatangani Letter of Intent sebagai upaya memperkuat hubungan kelembagaan. Inisiatif ini merupakan kelanjutan dari penguatan hubungan bilateral antara kedua negara setelah kunjungan kenegaraan yang dilakukan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia pada awal bulan Juli. Langkah strategis ini menandai komitmen kedua negara dalam meningkatkan kualitas data statistik yang digunakan untuk pengambilan keputusan nasional.

Penandatanganan dokumen tersebut dihadiri oleh Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, serta Secretary General MOSPI India, Saurabh Garg. Pertemuan bilateral antara dua lembaga statistik dari negara-negara Asia yang memiliki pengaruh ini diselenggarakan di Lucknow, India, pada hari Selasa tanggal 4 Agustus. Acara ini merupakan bagian dari Meeting of Heads of National Statistical Offices of BRICS Countries yang menghadirkan perwakilan dari lima negara anggota.

Ruang Lingkup Kolaborasi

Dokumen kerja sama yang ditandatangani mencakup beberapa aspek penting. Pertama, pengembangan kapasitas sumber daya manusia. Kedua, pertukaran metodologi dan praktik terbaik. Ketiga, transformasi digital dalam bidang statistik. Keempat, penyelenggaraan pelatihan bersama. Kelima, berbagai bentuk kolaborasi teknis lainnya yang bertujuan mendukung penguatan sistem statistik di kedua negara.

“Dokumen kerja sama tersebut mencakup pengembangan kapasitas sumber daya manusia, pertukaran metodologi dan praktik baik, transformasi digital statistik, penyelenggaraan pelatihan bersama, serta berbagai bentuk kolaborasi teknis lainnya yang akan mendukung penguatan sistem statistik kedua negara,” bunyi keterangan tertulis, Rabu (5/8).

Fokus pada Digitalisasi dan Kecerdasan Buatan

Kedua lembaga berencana untuk berkolaborasi dalam pemanfaatan kecerdasan buatan untuk diseminasi data statistik. Selain itu, fokus utama juga diarahkan pada pengembangan digitalisasi proses bisnis statistik. Saat ini, BPS telah memiliki platform digital bernama FASIH yang berfungsi untuk pengumpulan dan pengecekan kualitas data. Di sisi lain, MOSPI juga mengelola platform digital serupa yang dikenal dengan nama e-SIGMA.

Melalui kerja sama ini, kedua lembaga akan saling bertukar pengalaman dalam mengembangkan dan memodernisasi platform masing-masing. Langkah strategis ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas sistem statistik di Indonesia maupun India. Kolaborasi teknologi ini juga membuka peluang untuk implementasi machine learning dalam analisis data ekonomi dan sosial.

Peran Strategis Forum BRICS

Forum kepala kantor statistik negara-negara BRICS tersebut menjadi sarana strategis dalam memperkuat kolaborasi global. Hal ini sangat penting untuk menjawab dinamika dunia yang semakin kompleks serta menyediakan statistik resmi yang berkualitas, tepercaya, tepat waktu, dan relevan bagi perumusan kebijakan.

“Partisipasi aktif Kepala BPS RI dalam Meeting of Heads of NSOs of BRICS Countries menegaskan peran aktif Indonesia dalam komunitas statistik internasional,” sebut rilis resmi.

Kolaborasi dengan negara-negara BRICS sekaligus memperluas kontribusi BPS dalam pengembangan statistik global. Di sisi lain, kerja sama ini bermanfaat memperkuat kapasitas nasional dalam menyediakan data statistik yang bermakna dan berdampak, sebagai fondasi utama bagi pembangunan Indonesia yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Kerja Sama Statistik

Apa manfaat utama kerja sama BPS dan MOSPI? Kerja sama ini memberikan manfaat berupa pertukaran pengetahuan, teknologi, dan praktik terbaik dalam pengelolaan data statistik antara Indonesia dan India.

Kapan penandatanganan Letter of Intent dilakukan? Penandatanganan LoI dilakukan pada hari Selasa, 4 Agustus 2026 di Lucknow, India, dalam rangka Meeting of Heads of NSOs of BRICS Countries.

Platform digital apa saja yang terlibat dalam kolaborasi ini? Indonesia menggunakan platform FASIH untuk pengumpulan dan pengecekan data, sementara India menggunakan e-SIGMA untuk fungsi serupa.

Bagaimana kerja sama ini mendukung pembangunan nasional? Data statistik yang berkualitas menjadi fondasi penting untuk perumusan kebijakan yang tepat sasaran, mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia.

Leave a Comment