Zelensky Meminta Bantuan AS Mendapatkan Izin Musk untuk Starlink di Wilayah Rusia
Kabarberita911.com – Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah mengajukan permohonan resmi kepada Presiden AS Donald Trump beserta para pejabat Amerika lainnya. Tujuannya adalah agar Ukraina bisa memperoleh persetujuan dari Elon Musk, pendiri SpaceX, guna memanfaatkan jaringan komunikasi satelit Starlink dalam mengarahkan serangan ke dalam kawasan Rusia. Langkah strategis ini menunjukkan bagaimana Kyiv berusaha memanfaatkan teknologi modern untuk memperkuat posisi militernya di medan perang.
Inisiatif ini muncul di tengah upaya Zelensky menemukan alternatif lain guna menurunkan ketergantungan pada sistem pertahanan udara Patriot buatan Amerika Serikat. Sistem tersebut selama ini digunakan untuk menghadapi gelombang serangan rudal dan drone Rusia yang terus-menerus menyasar wilayah Ukraina. Dengan adanya Starlink, Ukraina berharap dapat meningkatkan akurasi penargetan serangan mereka.
Keterbatasan Pasokan Interceptor Patriot
Menurut laporan terbaru, ketersediaan interceptor untuk sistem Patriot semakin menipis. Hal ini disebabkan oleh konflik yang masih berlangsung antara AS dan Israel melawan Iran. Situasi ini mendorong Ukraina untuk mencari solusi tambahan melalui Starlink. Teknologi satelit ini dinilai dapat menjadi pelengkap penting dalam strategi pertahanan nasional.
Zelensky menyampaikan permohonan langsung kepada Trump dalam pertemuan yang digelar di Oval Office pada pekan ini. Informasi ini dikemukakan oleh seorang sumber yang mengetahui detail pertemuan tersebut, sebagaimana dilaporkan oleh AP News. Selain itu, Zelensky juga mengutarakan keinginannya kepada anggota kongres di Capitol Hill agar Starlink dapat mendukung proses penargetan di dalam Rusia.
Kedua sumber tersebut memilih untuk tetap anonim mengingat sensitivitas topik yang dibahas. Hingga saat ini, Trump belum memberikan kepastian mengenai permintaan tersebut. Namun, proses negosiasi terus berlangsung dengan intensif.
Starlink dan Pembatasan di Rusia
Selama ini, Musk telah mengizinkan Ukraina menggunakan Starlink di wilayah mereka sendiri, termasuk di daerah-daerah yang sedang diduduki oleh pasukan Rusia. Namun, penggunaan di dalam batas wilayah Rusia masih dibatasi. Zelensky telah berusaha memperluas izin tersebut kepada para pejabat AS selama beberapa pekan terakhir.
Gedung Putih, Kedutaan Besar Ukraina di Washington, serta para pejabat SpaceX belum memberikan tanggapan segera terkait permintaan komentar dari AP News mengenai hal ini. Upaya Zelensky untuk mendapatkan izin khusus dari Musk pertama kali diungkap oleh publikasi The Atlantic.
Risiko dari Pengembangan Senjata Antisatelit Rusia
Pemberian izin perluasan penggunaan Starlink berpotensi menimbulkan risiko bagi Musk. AP News mengabarkan pada Desember 2025 bahwa dua badan intelijen dari negara-negara anggota NATO, yang tidak disebutkan namanya, memperkirakan Rusia tengah mengembangkan senjata antisatelit baru. Senjata tersebut dirancang untuk menargetkan konstelasi Starlink melalui awan serpihan yang mengorbit dan bersifat merusak.
Hasil temuan intelijen ini disampaikan kepada AP News dengan syarat identitas badan yang terlibat tidak diungkapkan. AP News sendiri mengakui bahwa mereka belum dapat memverifikasi secara independen kesimpulan dari temuan tersebut.
Menurut informasi yang ada, Rusia menganggap Starlink sebagai ancaman serius. Hal ini mengingat ribuan satelit orbit rendah sangat penting bagi kelangsungan hidup Ukraina dalam menghadapi invasi Rusia sejak Februari 2022.
Trump Mengalami Keraguan Soal Lisensi Patriot
Zelensky juga menyampaikan permintaan serupa kepada anggota kongres AS. Sebelumnya, ia telah mengemukakan hal yang sama pada Juli lalu selama KTT NATO yang digelar di Turki. Pada Selasa malam (28/7), Zelensky berbicara dengan para anggota kongres menjelang pemungutan suara di Senat mengenai paket sanksi baru terhadap Rusia.
Zelensky juga mengulang permintaan untuk mendapatkan lebih banyak sistem Patriot serta perjanjian lisensi produksi mandiri. Pernyataan ini disampaikan oleh Senator Mike Rounds, seorang Republikan dari South Dakota yang merupakan anggota Komite Angkatan Bersenjata Senat AS. Rounds turut serta dalam delegasi kongres selama KTT NATO tersebut.
Namun, Trump tampaknya menunjukkan keraguan terhadap komitmen mengenai lisensi Patriot. Hal ini terlihat saat pertemuan Kabinet di Camp David pada Jumat (31/7). Trump mengatakan kepada wartawan, “Kami masih membicarakannya. Tapi ini hal yang sulit, menyerahkan teknologi semacam itu.”
Rounds menjelaskan bahwa kebutuhan Ukraina terhadap Starlink berkaitan erat dengan akurasi serangan jarak jauh dan menengah. “Mereka lebih memilih tepat sasaran, dibanding sekadar di area umum. Dia menyampaikan itu dengan sangat jelas,” kata Rounds.
FAQ: Pertanyaan Umum tentang Starlink dan Ukraina
Berapa banyak satelit Starlink yang saat ini beroperasi untuk Ukraina? Saat ini terdapat ribuan satelit orbit rendah yang mendukung komunikasi Ukraina. Jumlah pastinya terus bertambah seiring dengan peluncuran baru oleh SpaceX.
Apa perbedaan penggunaan Starlink di wilayah Ukraina versus wilayah Rusia? Penggunaan di wilayah Ukraina sudah diizinkan secara luas, termasuk daerah pendudukan. Sementara itu, penggunaan di dalam batas wilayah Rusia masih memerlukan izin khusus dari Musk.
Bagaimana Rusia merespons keberadaan Starlink? Rusia menganggap Starlink sebagai ancaman serius dan tengah mengembangkan senjata antisatelit untuk menargetkan konstelasi tersebut.
Apakah Trump sudah memberikan keputusan final mengenai permintaan Zelensky? Hingga saat ini, Trump belum memberikan kepastian final. Ia menyatakan bahwa ini adalah proses yang masih berlangsung dan cukup kompleks.
Bagaimana Starlink membantu akurasi serangan Ukraina? Starlink menyediakan koneksi internet yang stabil dan cepat, memungkinkan Ukraina untuk mengarahkan serangan dengan lebih presisi ke target tertentu di wilayah Rusia.
