Produk Baru Pindad: Becak Listrik untuk Modernisasi Transportasi
Enggak Cuma Maung – Pindad, sebagai perusahaan pelat merah, meluncurkan inovasi terbaru bernama Electric Pedicab dalam bidang elektrifikasi. Kendaraan ini merupakan versi terkini dari becak tradisional, yang ditambahkan teknologi motor listrik untuk meningkatkan fungsionalitas. Produk ini dikembangkan berdasarkan instruksi Presiden Prabowo Subianto, yang bertujuan mendorong penggunaan alat transportasi komersial yang lebih canggih.
Konsep dan Desain
Becak listrik Pindad dirancang sebagai kendaraan kecil dengan tiga roda, menggunakan penggerak listrik sebagai pengganti tenaga manusia. Sistem ini memungkinkan pengemudi mengoperasikan becak seperti mengayuh sepeda, tetapi dengan dukungan tenaga tambahan dari motor. “Ini adalah kendaraan kecil roda tiga dengan penggerak motor elektrik. Produk ini juga pengembangan becak konvensional yang dikayuh pengemudi seperti pengoperasian sepeda,” tulis Pindad dalam akun Instagram resminya, dikutip Senin (15/6).
“Produk ini juga mendorong perkembangan ekosistem kendaraan ramah lingkungan di Indonesia.”
Fungsi dan Keunggulan
Pindad menyematkan berbagai fitur modern pada becak listrik ini, seperti digital speedometer, tuas rem di setang, lampu sein, dan sistem penerangan depan-belakang. Terdapat pula rem cakram dan pelindung hujan untuk melindungi penumpang. Beberapa unit juga dilengkapi suspensi serta electric pedal assist, yang memperkuat kemampuan penggerak motor.
Kapasitas beban maksimal becak ini mencapai 210 kg, termasuk berat sopir. Akselerasi motor listrik diklaim mencapai 15 km per jam. Selain itu, becak ini memiliki port pengisian daya, jok penumpang, dan pedal untuk keperluan tambahan.
Distribusi dan Penyebaran
Sebagai bagian dari program modernisasi, sejumlah unit becak listrik Pindad telah didistribusikan ke masyarakat, khususnya di wilayah Gresik dan Madiun, pada Februari 2026. Sampai saat ini, total 7.100 becak listrik telah diberikan di Pulau Jawa. Penyebaran ini diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas transportasi sekaligus mengurangi dampak lingkungan.
