Berita Olahraga Lainnya

Piala Presiden 2026 Jadi Panggung Emas Pesilat Muda Jember

Piala Presiden 2026 Menjadi Ajang Berprestasi untuk Pesilat Muda Jember

Piala Presiden 2026 Jadi Panggung Emas – Kontingen Pesilat Muda dari Jember, Jawa Timur, berpartisipasi dalam Kejuaraan Pencak Silat Nasional Piala Presiden 2026 yang digelar pada 25–28 Juni di Padepokan Pencak Silat, TMII, Jakarta Timur. Tim ini memanfaatkan ajang bergengsi tersebut untuk memperkaya pengalaman di tingkat nasional, meski tidak menargetkan hasil yang terlalu ambisius.

Kompetisi yang Melibatkan 2.000 Pesilat dari 12 Provinsi

Turnamen ini diinisiasi oleh CNN Indonesia bersama PB IPSI dan dihadiri sekitar 2.000 pesilat muda dari 12 provinsi. Pertandingan berlangsung selama empat hari, dengan dua kategori utama, Tanding dan Seni, yang terdiri dari subkategori pemasalan serta prestasi, mencakup peserta dari SD, SMP, hingga SMA/SMK.

“Anak-anak didik kami sangat antusias setelah informasi event ini viral di media sosial dan tayang di TV, jadi semangat mereka tambah membara,” ujar Nurhayati, pelatih PO Jember, saat diwawancara di CNN Indonesia.com, Jumat (26/6).

Para Atlet Jember dan Target Mereka

Kontingen PO Jember mengirimkan tiga atlet terpilihnya, yaitu Cantika (kategori tanding prestasi SMP), Nia (seni pemasalan SMP), dan Zafran (seni pemasalan SD). Bagi kebanyakan dari mereka, perjalanan ke Jakarta menjadi pengalaman pertama bertanding di ibu kota.

“Pertandingan nasional ini memberi suasana baru dan motivasi berbeda dibandingkan ajang regional yang sering saya ikuti, jadi semakin mendorong kami untuk berprestasi,” kata Cantika.

Di hari pertama, Cantika telah selesai berlaga di kategori prestasi, tetapi ia tetap merasa termotivasi. Sementara itu, Nia dan Zafran akan tampil pada hari kedua, Sabtu (27/6), untuk menunjukkan keunggulan mereka.

“Ingin menampilkan yang terbaik, lalu kalau kalah, pasti latihan lebih giat lagi,” ungkap Nia. Zafran menyetujui dengan sederhana, “Semoga menang, juara.”

Para atlet muda ini menikmati proses dan suasana di padepokan, meski jadwal pertandingan terasa padat karena jumlah peserta yang besar. Mereka berharap bisa memperoleh pengalaman berharga yang akan mendukung kariernya di masa depan.

Leave a Comment