Berita Bisnis

Latest Update: Perusahaan Induk Truth Social Milik Trump Tekor Besar Rp6,95 T

Perusahaan Induk Truth Social Milik Trump Tekor Besar Rp6,95 T

Kerugian TMTG Akibat Penurunan Nilai Kripto

Latest Update – Platform media sosial Truth Social, yang dikelola oleh Trump Media & Technology Group (TMTG), mencatatkan kerugian bersih lebih dari US$400 juta atau sekitar Rp6,95 triliun pada kuartal I 2026. Kerugian ini terutama disebabkan oleh penurunan tajam nilai mata uang kripto, yang secara signifikan memengaruhi performa perusahaan.

Menurut laporan keuangan yang dikutip AFP, Sabtu (9/5), TMTG mengalami pendapatan hanya sekitar US$900 ribu atau Rp15,7 miliar hingga akhir Maret 2026. Meski memiliki valuasi pasar mencapai US$2,47 miliar atau Rp43 triliun, pendapatan yang rendah menunjukkan tekanan besar terhadap operasionalnya.

Trump Mengontrol Saham Melalui Trust

Presiden Amerika Serikat Donald Trump memegang sekitar 41 persen saham TMTG yang ditempatkan dalam trust khusus untuk mengelola kepentingan keuangan selama masa jabatannya. Perusahaan ini juga aktif di bidang jasa keuangan, termasuk investasi dalam aset digital.

Tahun lalu, TMTG mengumumkan pendanaan US$2,5 miliar atau Rp43,4 triliun untuk proyek mata uang kripto, salah satu fokus utama Trump. Namun, anjloknya harga Bitcoin—yang turun dari lebih dari US$126 ribu pada awal Oktober 2025 hingga di bawah US$70 ribu pada Maret 2026—menyebabkan kerugian besar.

Kerugian Terus Meningkat

Kerugian TMTG pada kuartal pertama 2026 mencapai US$406 juta atau setara Rp7 triliun, meski perusahaan belum menjual aset kripto tersebut. Kurs USD 17.377 digunakan untuk menghitung nilai kerugian dalam rupiah.

“Sebagian besar kerugian tersebut berasal dari aset digital,” kata TMTG dalam laporan keuangannya.

Perusahaan tetap berupaya memperluas infrastruktur dan audiens guna siapkan fitur monetisasi di masa depan. Dalam rencana merger, TMTG akan bergabung dengan perusahaan Amerika TAE yang mengembangkan teknologi fusi nuklir. Kesepakatan ini diperkirakan selesai pada pertengahan 2026.

Leave a Comment