Bahlil Tertarik Bertemu Pembuat Lagu ‘My Little Bolu Ketan’
Main Agenda: Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menyampaikan rasa penasaran terhadap pencipta lagu ‘My Little Bolu Ketan’ yang viral di media sosial. Lagu tersebut menjadi sorotan karena menyebut nama Bahlil secara langsung, dengan lirik yang dianggap kreatif dan unik. Bahlil mengungkapkan keinginannya untuk bertemu sang penulis, meski saat ini sedang menjalani ibadah, ia tetap mendengarkan lagu tersebut setiap pagi dan merasa tertarik untuk berdiskusi lebih lanjut.
Lagu Viral dan Peran Raffi Ahmad
Lagu ‘My Little Bolu Ketan’ memicu tren di platform media sosial, terutama Instagram. Video percakapan antara Bahlil dan Raffi Ahmad, Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, menjadi trending dengan lebih dari 12 juta tayangan. Bahlil menyatakan bahwa ia terus memantau kemunculan lagu ini karena liriknya yang menarik, dan ia berharap bisa mengundang sang penulis untuk berbincang dan bersama-sama menikmati makanan favoritnya.
“Kalau yang bersangkutan berkenan, saya akan mengundang untuk berbincang sekaligus makan. Karena penasaran juga saya. Saya lagi ibadah tapi setiap pagi (dengar lagu ini). Anak saya aja ketawain saya,” ujar Bahlil.
Kreativitas dan Tanggung Jawab dalam Konten Digital
Bahlil menekankan bahwa kreativitas dalam pembuatan lagu-lagu seperti ini perlu diimbangi dengan tanggung jawab, terutama dalam penggunaan media sosial. Ia berharap, fenomena viral ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga mendorong penghargaan terhadap para kreator muda. “Main Agenda kita adalah memastikan kreativitas tidak hanya menarik perhatian, tetapi juga memberikan dampak positif. Media sosial bisa menjadi alat untuk membangun budaya, bukan hanya memecah belah,” katanya.
Dalam wawancara lain, Bahlil menyoroti kolaborasi dengan Raffi Ahmad sebagai salah satu cara untuk mengenalkan seni dan kreativitas generasi muda. “Saya kaget ketika melihat lagu ini muncul. Jadi, tolong bantuin saya cari tahu siapa yang menciptakan MBG Mas Bahlil Ganteng,” pungkasnya. Ini menunjukkan antusiasme Bahlil terhadap peningkatan peran dan pengakuan di bidang seni digital.
Proses Munculnya Lagu dari AI
Lagu ‘My Little Bolu Ketan’ diproduksi oleh akun TikTok @VOKALIS_NETIZEN, yang menggunakan kecerdasan buatan untuk menghasilkan konten musik. Penelusuran menunjukkan bahwa lirik lagu ini diambil dari komentar warganet yang menjadi inspirasi. Pada 29 April 2026, akun tersebut menayangkan postingan yang menyebutkan frasa “Kanda suka Dinda punya gaya,” yang kemudian dikembangkan menjadi lirik viral. Bahlil mengakui bahwa karya-karya seperti ini menunjukkan potensi inovasi di dunia musik modern.
Bahlil juga menyoroti pentingnya peran AI dalam menciptakan karya seni yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. “Main Agenda kita adalah memanfaatkan teknologi secara bijak. AI bisa membantu mempercepat proses kreatif, tetapi kita tetap harus memberikan nilai-nilai humanis,” katanya. Ia berharap lagu ini menjadi contoh bagaimana teknologi dan seni bisa berjalan seimbang.
Reaksi Publik dan Popularitas Lagu
Lagu ini memperoleh respons positif dari masyarakat, dengan total tayangan mencapai 17,8 juta dan likes hampir 1,1 juta. Selain itu, influencer Sania Leonardo @panggilakubambang juga turut membantu memperkuat popularitas lagu ini dengan tayangan hingga 55,6 juta. Bahlil menyambut baik penyebaran lagu ini, meski ia tetap ingin mengetahui siapa sebenarnya yang mendorongnya. “Main Agenda kita adalah menumbuhkan kepedulian terhadap seni dan budaya lokal, serta memastikan penggunaan media sosial yang bermakna,” imbuhnya.
Bagi Bahlil, fenomena ini menjadi kesempatan untuk menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mempromosikan kreativitas. “Main Agenda kita tidak hanya tentang kebijakan energi, tetapi juga tentang menginspirasi masyarakat untuk terlibat dalam pembangunan budaya,” katanya. Ia percaya bahwa lagu-lagu seperti ini bisa menjadi sarana komunikasi yang efektif dalam era digital.
Sebagai penutup, Bahlil menegaskan bahwa ia ingin melibatkan si penulis lagu dalam berbagai acara, termasuk dalam Main Agenda kementerian. “Saya berharap lagu ini tidak hanya menjadi tren, tetapi juga menginspirasi lebih banyak karya kreatif dari generasi muda. Ini adalah bagian dari Main Agenda kita untuk mendukung inisiatif yang bermakna dan berkelanjutan,” pungkasnya. Dengan demikian, Main Agenda Bahlil tidak hanya terkait kebijakan publik, tetapi juga mencakup kehidupan sehari-hari dan keberhasilan karya seni yang diunggah ke media sosial.
