Berita Politik

Key Strategy: Aspirasi DPR, BRI Salurkan CSR untuk Pelestarian Budaya di Trenggalek

BRI dan DPR Luncurkan Strategi CSR untuk Pelestarian Budaya di Trenggalek

Key Strategy yang digagas oleh Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Trenggalek dan didukung oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Novita Hardini, telah menjadi fokus utama dalam upaya melestarikan adat dan budaya lokal di Kabupaten Trenggalek. Program ini menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) senilai Rp400 juta, yang dirancang untuk memperkuat identitas budaya daerah melalui pengembangan infrastruktur kreatif. Dengan Key Strategy ini, BRI berupaya menggali potensi lokal untuk menciptakan ruang ekspresi budaya yang lebih dinamis dan terjangkau bagi masyarakat.

Konten CSR yang Disalurkan

Dana CSR tersebut dialokasikan khusus untuk Lembaga Penggiat Budaya Kecamatan Dongko, dengan penekanan pada peningkatan fasilitas fisik di Lapangan Budaya Krajan. Pembaruan infrastruktur seperti gapura dan pagar di area tersebut diharapkan mampu menjadi simbol kebanggaan komunitas, sekaligus memudahkan akses bagi pelaku seni dan pengunjung. Selain itu, dana juga digunakan untuk kegiatan penguatan ekosistem budaya, termasuk pelatihan seni tradisional dan pameran karya budaya lokal.

“Lapangan Budaya Dongko adalah pusat kehidupan kreatif dan penjaga tradisi masyarakat Trenggalek,” ujar Novita beberapa waktu lalu. “Dengan adanya peningkatan fasilitas fisik, wajah baru lapangan ini akan lebih memperkuat identitas budaya daerah serta meningkatkan kenyamanan bagi masyarakat sekitar.”

Key Strategy ini merupakan hasil kolaborasi antara lembaga legislatif dan lembaga keuangan BUMN. Novita mengungkapkan bahwa strategi tersebut bertujuan menciptakan sinergi yang lebih luas, dengan melibatkan pihak-pihak yang berkepentingan untuk membangun ekosistem budaya yang berkelanjutan. Ia menekankan bahwa keberhasilan program CSR bukan hanya bergantung pada dana, tetapi juga pada komitmen masyarakat dalam menjaga warisan budaya mereka.

Manfaat CSR untuk Masyarakat Trenggalek

Kegiatan yang diluncurkan melalui Key Strategy ini diharapkan memberikan dampak positif secara ekonomi dan sosial. Dengan meningkatnya akses ke lapangan budaya, Novita mengatakan bahwa sektor pariwisata di Trenggalek bisa berkembang lebih pesat, serta menyerap tenaga kerja lokal. Selain itu, kegiatan kreatif seperti pertunjukan seni tradisional dan kerajinan tangan juga bisa menjadi ajang promosi budaya yang lebih efektif.

Novita, yang juga aktif dalam partai PDI Perjuangan, menjelaskan bahwa Key Strategy ini merupakan bagian dari komitmen nasional dalam pengembangan budaya sebagai bagian dari pembangunan daerah. “Budaya adalah bagian tak terpisahkan dari identitas suatu wilayah, dan dengan pendanaan yang tepat, kita bisa memperkuat keberlanjutan budaya melalui inisiatif yang terstruktur,” tambahnya.

Program CSR ini juga menjadi contoh bagus bagaimana Key Strategy bisa digunakan untuk mengintegrasikan isu kebudayaan dalam kebijakan pembangunan. Menurut Novita, peran BRI sebagai lembaga keuangan BUMN sangat strategis dalam menyalurkan dana yang memadai untuk kegiatan bermakna. Dengan dukungan dana yang terencana, Lapangan Budaya Krajan berpotensi menjadi pusat kegiatan budaya yang lebih inklusif dan berbasis masyarakat.

Leave a Comment