Trump Klaim Punya Jalur Komunikasi Rahasia ke IRGC Demi Nego Lancar
Table of Contents
Jalur Rahasia Trump–IRGC: Peran Barzani dan Rencana Erbil yang Gagal
Konfirmasi dari Balik Layar
Kabarberita911.com – Laporan Axios beberapa waktu lalu menyebut bahwa tim Trump memilih melompati jalur negosiasi resmi Iran dan menghubungi langsung pimpinan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC). Kini, Donald Trump sendiri membenarkan kabar tersebut. Dalam wawancara eksklusif bersama Fox News, Presiden AS menyatakan bahwa para pejabatnya telah menjalin kontak langsung dengan pejabat IRGC lewat saluran rahasia untuk membahas kerangka kesepakatan.
Menurut tiga pejabat Amerika yang meminta anonimitas, langkah tidak lazim itu mencerminkan betapa sulitnya Washington bernegosiasi dengan negara yang, menurut penilaian mereka sendiri, tidak jelas siapa yang benar-benar memegang kendali. Ketidakpastian terkait kondisi kesehatan Pemimpin Tertinggi baru, Ayatollah Mojtaba Khamenei, telah memperkuat keyakinan di Gedung Putih bahwa IRGC-lah yang sesungguhnya mengendalikan kebijakan Iran.
Mekanisme Komunikasi: Barzani sebagai Jembatan
Kontak rahasia tersebut berlangsung pada bulan Mei, saat Tulsi Gabbard masih menjabat Direktur Intelijen Nasional. Gabbard menelepon Nechirvan Barzani, Presiden wilayah Kurdistan di Irak, yang memiliki kepercayaan dari kedua belah pihak. Permintaan Gabbard jelas: hubungi komandan IRGC, Jenderal Ahmad Vahidi, dan tanyakan apakah Vahidi serta pemimpin IRGC lainnya sepakat dengan apa yang telah dinegosiasikan oleh Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf dan Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi. Gedung Putih juga ingin memastikan apakah IRGC menyimpan agenda atau tuntutan terpisah.
Barzani menyanggupi permintaan itu dan berupaya menghubungi Vahidi secara langsung. Setelah sambungan terjalin, Vahidi menjawab pertanyaan Gabbard dan Gedung Putih dengan menegaskan bahwa IRGC satu suara dengan para negosiator resmi Iran.
Trump Menilai Lawan Negosiasi
Mengomentari dinamika komunikasi tersebut, Trump menggambarkan para pejabat Iran dengan metafora permainan kartu:
“Mereka pemain poker yang hebat, tetapi mereka sekarat.”
Rencana Erbil yang Tak Terwujud
Berdasarkan laporan Axios, pemerintahan Trump kemudian meminta Barzani menjadi tuan rumah pembicaraan rahasia antara delegasi AS dan Iran di Erbil. Pihak Iran tidak menutup pintu terhadap kemungkinan itu, namun menyoroti persoalan keamanan mengingat Israel memiliki jaringan intelijen yang luas di Irak. Pada akhirnya, pertemuan rahasia di Erbil tersebut tidak pernah terlaksana.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Trump Klaim Punya Jalur Komunikasi Rahasia?
Trump Klaim Punya Jalur Komunikasi Rahasia is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Trump Klaim Punya Jalur Komunikasi Rahasia matter?
Trump Klaim Punya Jalur Komunikasi Rahasia matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.
