Berita Peristiwa

Aceh Minta Kepastian Hukum Bendera Bulan Bintang ke Kemendagri

massa-di-aceh-kibarkan-bendera-bulan-bintang-protes-kemendagri-soal-4-pulau-1750065285337_169
Foto : Sarah Moore - kabarberita911.com
Table of Contents
  1. Aceh Minta Kepastian Hukum Bendera Bulan Bintang: Pemerintah Daerah Konsultasi ke Kemendagri
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Aceh Minta Kepastian Hukum Bendera Bulan Bintang: Pemerintah Daerah Konsultasi ke Kemendagri

Kabarberita911.com – Persoalan kedudukan hukum lambang daerah kembali menjadi sorotan nasional setelah Aceh minta kepastian hukum bendera bulan bintang melalui jalur konsultasi resmi ke Kementerian Dalam Negeri. Langkah ini disepakati oleh Pemerintah Aceh bersama Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPR Aceh) sebagai tanggapan langsung atas kericuhan yang mengguncang Banda Aceh pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

Nurlis Effendi, Juru Bicara Pemerintah Aceh, mengonfirmasi bahwa hasil rapat koordinasi telah menghasilkan kesepakatan bersama untuk berkonsultasi dengan Kemendagri. “Hasil rapat untuk menjadi kesepakatan bersama. Mengenai Bendera Bulan Bintang, Pemerintah Aceh dan DPR Aceh bersama-sama berkonsultasi dengan Kemendagri,” ujarnya di Banda Aceh, sebagaimana dikutip Antara pada Minggu (16/8).

Akar Masalah: Kericuhan Saat Peringatan Hari Damai Aceh

Pemicu utama eskalasi ini adalah acara zikir dan doa bersama yang digelar untuk memperingati Hari Damai Aceh ke-21 di halaman Masjid Raya Baiturrahman. Ribuan peserta hadir dan mengibarkan lambang yang identik dengan simbol Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di tiang utama masjid, meskipun aparat setempat sebelumnya meminta agar pengibaran tidak dilakukan.

Massa tetap melaksanakannya sehingga ketegangan meningkat menjadi aksi saling lempar yang menjalar ke jalan di depan kompleks masjid. Gas air mata ditembakkan untuk membubarkan kerumunan. Kombes Pol Joko Krisdiyanto, Kabid Humas Polda Aceh, menyatakan bahwa situasi berhasil dikendalikan dengan cepat dan kondisi kembali kondusif.

“Pelaksanaan zikir pada peringatan HDA ke-21 di Masjid Raya Baiturrahman telah selesai. Walaupun sempat terjadi kericuhan saat acara zikir, situasi dapat segera dikendalikan dan tetap kondusif,” kata Kombes Pol Joko Krisdiyanto dalam keterangannya pada Sabtu (15/8).

Pascainsiden, personel gabungan TNI-Polri disiagakan di sekitar lokasi kejadian. Patroli keamanan juga ditingkatkan di sejumlah wilayah Aceh guna menjaga stabilitas dan mencegah terulangnya peristiwa serupa.

Dasar Regulasi: Qanun Aceh Nomor 3 Tahun 2013

Ketua DPR Aceh Zulfadli menegaskan dalam forum Forkopimda bahwa provinsi ini telah memiliki landasan hukum yang jelas. Qanun Aceh Nomor 3 Tahun 2013 tentang Bendera dan Lambang Aceh secara eksplisit menetapkan lambang bulan bintang sebagai simbol resmi pemerintah daerah.

Akan tetapi, implementasi regulasi tersebut sejak disahkan pada 2013 terus menjadi titik friksi antara pemerintah daerah dan pusat. Kemendagri pernah melakukan evaluasi terhadap substansi lambang maupun simbol Aceh, sehingga kedudukan hukumnya di tingkat nasional belum sepenuhnya final. Ketidakjelasan inilah yang mendorong mengapa Aceh minta kepastian hukum bendera melalui mekanisme konsultasi formal ke kementerian terkait.

Rekomendasi Forkopimda dan Penanganan Pascainsiden

Rapat koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh—yang dihadiri Wakil Gubernur, Ketua DPR, Pangdam Iskandar Muda, Kapolda, Kepala Kejaksaan Tinggi, beserta unsur terkait lainnya—menghasilkan enam rekomendasi. Poin-poin utamanya mencakup menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah, menahan diri serta mencegah terulangnya aksi serupa, mengedepankan pendekatan persuasif, dan memperkuat dialog dengan ulama, tokoh adat, serta tokoh masyarakat.

Nurlis menyampaikan bahwa berdasarkan laporan dalam rapat, kondisi keamanan di Aceh telah kembali kondusif meskipun pemantauan ketat tetap dilakukan. Ia menekankan bahwa tanpa kepastian hukum dari pemerintah pusat, potensi gesekan serupa dapat terulang setiap kali simbol tersebut ditampilkan secara publik.

“Perlu keputusan dari Pemerintah Pusat, dalam hal ini Kemendagri, apakah Bendera Bulan Bintang boleh dinaikkan atau tidak. Kalau

Frequently Asked Questions

What is Aceh Minta Kepastian Hukum Bendera Bulan?

Aceh Minta Kepastian Hukum Bendera Bulan is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Aceh Minta Kepastian Hukum Bendera Bulan matter?

Aceh Minta Kepastian Hukum Bendera Bulan matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a Comment