Berita Peristiwa

Cerita SAR Evakuasi Korban Tewas Gempa NTT di Gedung Pelabuhan Maumere

tim-sar-evakuasi-korban-di-puing-bangunan-usai-gempa-ntt-1786761040563_169-1
Foto : Thomas Hernandez - kabarberita911.com
Table of Contents
  1. Evakuasi Korban Gempa Magnitudo 7,7 di NTT: Satu Tewas, 111 Gempa Susulan Terjadi
  2. Related Reading

Evakuasi Korban Gempa Magnitudo 7,7 di NTT: Satu Tewas, 111 Gempa Susulan Terjadi

Kabarberita911.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kupang mencatat sebanyak 111 kali gempa susulan terjadi hingga pukul 10.00 WITA. Angka tersebut merujuk pada aktivitas seismik pascagempa utama berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (15/8). Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kupang, Arief Tystama, menyampaikan informasi ini dalam konferensi pers di Kupang bersama pemerintah daerah dan instansi terkait. Gempa ini menjadi salah satu peristiwa alam terbesar yang melanda wilayah Flores dalam beberapa tahun terakhir.

Meskipun jumlah gempa susulan terus bertambah, aktivitas seismik masih berlangsung. Magnitudo terakhir tercatat sebesar 3,8. Arief Tystama mengimbau warga Flores untuk tetap waspada mengingat gempa susulan belum berhenti sepenuhnya. Terkait peringatan dini tsunami, saat ini status telah dicabut. Sebelumnya, BMKG mengeluarkan potensi tsunami tingkat dua untuk beberapa wilayah pesisir NTT setelah gempa berkekuatan 7,7 terjadi pada pukul 05.58 WITA waktu setempat. Warga diimbau untuk tidak kembali ke rumah sebelum dinyatakan aman oleh petugas.

Evakuasi Korban di Pelabuhan Maumere

Tim SAR Gabungan melakukan evakuasi terhadap tiga individu yang terdampak gempa. Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, menjelaskan bahwa salah satu bangunan di kawasan Pelabuhan Lauren Say, Maumere, Sikka, runtuh saat gempa berlangsung. Tiga orang berada di dalam gedung tersebut saat ambruk. Salah satu korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, sementara dua lainnya mengalami luka-luka. Proses evakuasi dilakukan dengan cepat untuk memastikan keselamatan para korban.

“Satu korban bernama Meliana Nenong, perempuan 54 tahun, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Fathur dalam keterangan resminya, Sabtu (15/8).

“Dua lainnya mengalami luka-luka. Ketiganya langsung dievakuasi Tim SAR Gabungan ke RSUD T.C. Hillers Maumere,” sambungnya.

Fathur Rahman menambahkan bahwa tim SAR juga telah dikerahkan ke Kabupaten Nagekeo serta lokasi-lokasi lain yang dilaporkan terdampak. Pendataan jumlah korban dan kerusakan bangunan masih terus dikoordinasikan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. Tim SAR bekerja sama dengan relawan lokal untuk mempercepat proses penyelamatan.

Detail Gempa dan Wilayah Terdampak

Pusat gempa terletak pada koordinat 8,41 derajat lintang selatan dan 121,39 derajat bujur Timur. Lokasi episentrum berada sekitar 30 kilometer laut dari Mbay-Nagekeo dengan kedalaman 15 kilometer. Hingga pukul 07.03 WITA, BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami tingkat dua yang mencakup wilayah NTT, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi Tenggara. Wilayah-wilayah pesisir diminta untuk segera berpindah ke tempat yang lebih tinggi.

Di NTT, wilayah yang berstatus Siaga meliputi Manggarai bagian utara, Ngada bagian utara, Manggarai Barat bagian utara, Ende bagian utara, dan Sikka bagian utara. Sementara itu, wilayah Sulawesi Selatan yang masuk status Siaga yakni Selayar, Jeneponto, dan Bantaeng. Evakuasi massal telah dimulai di beberapa titik strategis.

Prioritas Penyelamatan Masyarakat

Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT), Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam penanganan darurat pascagempa magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores pada Sabtu pagi. Ia menyatakan bahwa evakuasi masih berlangsung hingga saat ini. Kapolda juga menginstruksikan agar semua personel siaga penuh untuk membantu operasi penyelamatan.

“Kondisi sampai saat ini masih dilakukan evakuasi. Kami telah memerintahkan seluruh kapolres yang wilayahnya terdampak gempa ini untuk melakukan evakuasi bersama stakeholder terkait,” katanya di Kupang, Sabtu.

Menurut Kapolda, jajaran Polda NTT bergerak cepat melakukan evakuasi dan memberikan pertolongan kepada masyarakat di sejumlah wilayah terdampak. Pada tahap awal penanganan, penyelamatan masyarakat menjadi hal yang paling diutamakan. Sementara untuk jumlah korban dan kerusakan, proses pendataan masih berlangsung. Bantuan logistik juga mulai didistribusikan ke titik-titik pengungsian.

“Jadi kita utamakan penyelamatan dulu, sedangkan untuk data-data kami masih menghimpun,” katanya.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Gempa NTT

Berapa magnitudo gempa yang mengguncang NTT? Gempa berkekuatan magnitudo 7,7 yang terjadi pada Sabtu (15/8) pagi pukul 05.58 WITA.

Di mana lokasi episentrum gempa? Episentrum berada sekitar 30 kilometer laut dari Mbay-Nagekeo dengan koordinat 8,41 derajat lintang selatan dan 121,39 derajat bujur Timur.

Berapa jumlah korban tewas yang dilaporkan? Satu korban tewas, yaitu Meliana Nenong (54 tahun), ditemukan di gedung Pelabuhan Lauren Say, Maumere.

Apakah peringatan tsunami masih berlaku? Status peringatan tsunami telah dicabut setelah BMKG memastikan tidak ada ancaman tsunami lebih lanjut.

Wilayah mana saja yang terdampak? Wilayah terdampak meliputi NTT, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi Tenggara.

Leave a Comment