Berita Peristiwa

Hindari Risiko Tsunami Pascagempa NTT, Warga Selayar Naik ke Gunung

warga-selayar-evakuasi-ke-atas-bukit-1786754019122_169-2
Foto : James Hernandez - kabarberita911.com
Table of Contents
  1. Warga Selayar Naik ke Gunung Pasca Guncangan Gempa M 7,7 NTT
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Warga Selayar Naik ke Gunung Pasca Guncangan Gempa M 7,7 NTT

Kabarberita911.com – Kepulauan Selayar di Sulawesi Selatan turut merasakan dampak dari gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur pada Sabtu pagi, 15 Agustus. Guncangan tersebut memicu kepanikan di kalangan penduduk setempat, yang kemudian melakukan evakuasi ke dataran tinggi sebagai langkah antisipasi potensi tsunami.

Reaksi Warga dan Evakuasi ke Dataran Tinggi

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Selayar, Ahmad Aliefyanto, menjelaskan bahwa wilayahnya hanya mengalami getaran tanpa kerusakan signifikan. Menurutnya, guncangan tersebut hanya berlangsung sekali pada pagi hari.

Situasi saat ini relatif aman. Hanya getaran saja yang terasa, itu hanya satu kali pada pagi tadi, ujarnya kepada CNNIndonesia.com.

Alief menambahkan bahwa warga di pulau-pulau terluar sempat panik dan bergegas mengungsi meskipun belum ada instruksi resmi. Trauma masa lalu membuat masyarakat langsung berlari ke bukit atau gunung untuk menghindari bahaya tsunami.

Iya, tapi karena masyarakat kita yang di pulau khusus, kasihan, ini, kan trauma dengan yang itu. Nah, sehingga panik semua, lari naik ke gunung untuk mengungsi, pada hal belum ada perintah untuk itu. Tahapannya kan hanya keluar rumah dulu, ungkapnya.

Konfirmasi dari KPU dan Data BMKG

Komisioner KPU Selayar, Muhammad Arsat, juga mengonfirmasi guncangan yang dirasakan warga. Ia menyatakan bahwa intensitas getaran cukup kuat hingga membuat banyak orang merasa takut.

Iya, ngeri tadi pagi, kata Arsat.

Menurutnya, meskipun guncangan terasa kencang, tidak ada laporan kerusakan bangunan di Kota Benteng Selayar. Struktur bangunan di wilayah tersebut dinilai cukup kuat menahan getaran.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kupang mencatat adanya 111 kali gempa susulan hingga pukul 10.00 WITA. Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kupang, Arief Tystama, menyampaikan informasi tersebut dalam konferensi pers di Mapolda NTT, Kupang.

Informasi terbaru hingga pukul 10.00 WITA telah terjadi total 111 kali gempa bumi susulan, kata Arief Tystama.

Arief menjelaskan bahwa aktivitas seismik masih berlangsung dengan magnitudo terakhir sebesar 3,8. Meskipun intensitas gempa mulai menurun, ia mengimbau masyarakat Flores untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.

Peringatan Dini Tsunami dan Detail Gempa

Terkait peringatan dini tsunami, Arief menyatakan bahwa status tersebut telah dicabut. Sebelumnya, BMKG mengeluarkan status potensi tsunami level 2 untuk sejumlah wilayah pesisir di NTT setelah gempa berkekuatan 7,7 mengguncang Desa Mbay, Kabupaten Nagekeo, pada Sabtu pukul 05.58 WITA.

Pusat gempa terletak pada koordinat 8,41 derajat lintang selatan dan 121,39 derajat bujur Timur. Kedalaman hiposentrum tercatat sebesar 15 kilometer dengan jarak sekitar 30 kilometer laut dari Mbay-Nagekeo.

Hingga pukul 07.03 WITA, peringatan dini tsunami mencakup wilayah NTT, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi Tenggara. Di NTT, wilayah Siaga meliputi Manggarai bagian utara, Ngada bagian utara, Manggarai Barat bagian utara, Ende bagian utara, dan Sikka bagian utara. Sementara itu, di Sulawesi Selatan, status Siaga berlaku untuk Selayar, Jeneponto, dan Bantaeng.

Frequently Asked Questions

What is Hindari Risiko Tsunami Pascagempa NTT Warga?

Hindari Risiko Tsunami Pascagempa NTT Warga is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Hindari Risiko Tsunami Pascagempa NTT Warga matter?

Hindari Risiko Tsunami Pascagempa NTT Warga matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a Comment