Berita Makro

Prabowo Bakal Setop Pembangkit Listrik Diesel 13 GW, Ganti PLTS

pidato-pengantar-ruu-apbn-2026-dan-nota-keuangan-1786700255873_169
Foto : Sandra Hernandez - kabarberita911.com
Table of Contents
  1. Prabowo Bakal Setop Pembangkit Listrik Diesel 13 GW, Ganti PLTS
  2. Related Reading

Prabowo Bakal Setop Pembangkit Listrik Diesel 13 GW, Ganti PLTS

Kabarberita911.com – Presiden Prabowo Subianto resmi mengumumkan langkah strategis untuk menghentikan operasional pembangkit listrik tenaga diesel dengan total kapasitas mencapai 13 giga watt. Program ambisius ini akan digantikan oleh pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) secara masif di seluruh wilayah Indonesia. Keputusan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk mempercepat transisi energi nasional menuju sumber daya terbarukan yang lebih berkelanjutan.

Pernyataan penting tersebut disampaikan langsung oleh Prabowo saat memberikan Pidato Penyampaian Pengantar dan Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan. Acara berlangsung pada Rapat Peripurna yang digelar pada hari Jumat, 14 Agustus 2026 di Jakarta.

“Tahun ini, kita akan bangun 30 GigaWatt pembangkit listrik tenaga surya dan hentikan 13 GigaWatt pembangkit listrik tenaga diesel,” ujar Prabowo dalam sambutannya.

Alasan Strategis Transisi Energi

Menurut Kepala Negara, inisiatif ini memiliki tujuan mulia yaitu memperluas akses listrik ke daerah-daerah terpencil dengan biaya operasional yang lebih efisien. Selama ini, penggunaan diesel menghadapi kendala signifikan berupa biaya pengiriman bahan bakar yang tinggi akibat infrastruktur yang belum memadai di berbagai wilayah Indonesia.

“Kita mendapat anugerah dari Tuhan Yang Maha Kuasa, sinar matahari hampir sepanjang tahun. Tidak masuk akal jika pulau-pulau kita terus menunggu kapal pembawa BBM solar untuk memperoleh listrik. Ongkos ekonominya terlalu tidak efisien,” jelasnya.

Inisiatif Desa Mandiri Energi

Pemerintah juga akan mendorong setiap desa untuk menyediakan lahan guna pembangunan PLTS di wilayah masing-masing. Prabowo menargetkan setiap desa memiliki kapasitas PLTS sebesar 1 Mega Watt sebagai wujud kemandirian energi lokal. Program ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap pasokan BBM dari luar.

“Dengan PLTS kita juga bisa bangun kemandirian energi kita. Idealnya, setiap desa ada PLTS 1 Mega Watt. Kalau desa itu mau siapkan lahan kita bisa yakinkan mereka bisa dapat PLTS 1 MW 1 desa,” terangnya.

Benefit Ekonomi Nasional

Berdasarkan perhitungan resmi pemerintah, investasi pada pembangkit listrik tenaga surya akan memberikan penghematan biaya yang sangat signifikan bagi negara. Menko Perekonomian telah melakukan analisis komprehensif mengenai dampak positif program ini terhadap perekonomian nasional.

“Menko Perekonomian telah menghitung, dengan PLTS 100 Giga Watt, negara akan hemat setidaknya Rp73,9 triliun setiap tahun dari penurunan biaya pokok produksi listrik kita,” ujarnya.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Program PLTS

Berapa total kapasitas PLTS yang akan dibangun tahun ini? Pemerintah menargetkan pembangunan 30 GigaWatt pembangkit listrik tenaga surya pada tahun 2026 sebagai bagian dari program transisi energi nasional.

Apa target kemandirian energi per desa? Setiap desa ditargetkan memiliki kapasitas PLTS sebesar 1 Mega Watt dengan menyediakan lahan yang diperlukan untuk pembangunan.

Berapa penghematan tahunan yang diharapkan dari program ini? Dengan target PLTS 100 Giga Watt, negara diperkirakan akan menghemat Rp73,9 triliun setiap tahun dari penurunan biaya pokok produksi listrik.

Kapan program penghentian pembangkit diesel dimulai? Program penghentian 13 GW pembangkit listrik tenaga diesel akan dimulai pada tahun 2026 seiring dengan pembangunan PLTS secara bertahap.

Leave a Comment