Ragam Bisnis

Kepala Bapanas dan Dirut Bulog Salurkan Bantuan Pangan di Surabaya

bulog-1786693181039_169
Foto : Sandra Hernandez - kabarberita911.com
Table of Contents
  1. Kepala Bapanas dan Dirut Bulog Salurkan Bantuan Pangan di Surabaya: Sinergi Pemerintah untuk Masyarakat
  2. Related Reading

Kepala Bapanas dan Dirut Bulog Salurkan Bantuan Pangan di Surabaya: Sinergi Pemerintah untuk Masyarakat

Kabarberita911.com – Kepala Bapanas dan Dirut Bulog hadir bersama-sama dalam acara penyerahan bantuan pangan yang berlangsung di Surabaya. Andi Amran Sulaiman, yang menjabat sebagai Kepala Badan Pangan Nasional sekaligus Menteri Pertanian, didampingi oleh Ahmad Rizal Ramdhani sebagai Direktur Utama Perum Bulog. Penyerahan bantuan ini dilaksanakan di Kantor Kelurahan Lidah Kulon, Kecamatan Lakarsantri, pada Rabu (12/8/2026). Kehadiran kedua pejabat secara langsung menunjukkan komitmen pemerintah dalam memastikan program bantuan pangan berjalan dengan optimal dan tepat sasaran.

Program bantuan pangan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat yang membutuhkan. Dengan adanya koordinasi antara Bapanas dan Bulog, diharapkan distribusi beras dapat berjalan lancar dan mencapai seluruh penerima yang terdaftar. Sinergi ini juga memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap program bantuan pemerintah yang telah berjalan sejak lama.

Detail Bantuan dan Jumlah Penerima di Surabaya

Setiap Penerima Bantuan Pangan atau PBP mendapatkan jatah beras sebanyak 30 kilogram untuk periode tiga bulan. Periode bantuan mencakup bulan Juli, Agustus, dan September 2026, dengan pembagian 10 kilogram per bulan untuk setiap penerima. Jumlah ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan pangan dasar keluarga selama masa bantuan berlangsung.

Di Kelurahan Lidah Kulon, tercatat sebanyak 495 PBP menerima bantuan dengan total beras yang disalurkan mencapai 14.850 kilogram. Angka ini menunjukkan bahwa program bantuan pangan telah menjangkau masyarakat di tingkat kelurahan dengan baik. Secara keseluruhan, jumlah PBP di Kota Surabaya mencapai 184.313 orang yang tersebar di berbagai kecamatan.

Di tingkat Provinsi Jawa Timur, jumlah penerima bantuan tercatat sebanyak 5.690.353 PBP. Sementara itu, di tingkat nasional, program Bantuan Pangan beras dialokasikan kepada sekitar 33,24 juta PBP dengan total beras mencapai 997,2 ribu ton. Angka-angka ini menunjukkan skala besar program bantuan pangan yang dilaksanakan pemerintah.

Arahan Presiden untuk Penyaluran Cepat dan Tepat Sasaran

Mentan Amran menjelaskan bahwa penyaluran Bantuan Pangan merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Presiden Republik Indonesia. Tujuan utama program ini adalah memastikan masyarakat yang membutuhkan mendapat dukungan pangan yang memadai dan berkelanjutan. Ia juga menegaskan bahwa target penyaluran harus dilakukan secepat mungkin agar tidak ada keterlambatan distribusi.

Ini adalah arahan Bapak Presiden agar bantuan beras pemerintah dapat diterima oleh saudara-saudara kita yang membutuhkan di seluruh Indonesia. Targetnya bantuan ini dapat disalurkan secepatnya dan sampai kepada masyarakat.

Menurut Amran, ketersediaan stok beras yang melimpah menjadi bentuk kepedulian Presiden terhadap rakyat Indonesia. Surabaya dipilih sebagai lokasi kedua penyaluran, setelah sebelumnya program ini dilaksanakan di Alor, Nusa Tenggara Timur. Kehadiran pemerintah secara langsung di lapangan diharapkan dapat memastikan program berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat penerima.

Komitmen Bulog sebagai Operator Utama Program Bantuan

Sementara itu, Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan bahwa Bulog siap menjalankan penugasan pemerintah secara optimal sebagai operator utama program Bantuan Pangan. Kehadiran langsung di Surabaya merupakan bagian dari komitmen untuk memastikan bantuan sampai ke masyarakat dengan baik. Bulog juga bertanggung jawab dalam pengelolaan logistik dan pendistribusian beras.

Program Bantuan Pangan ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi. Hari ini kami bersama Kepala Bapanas hadir langsung menyerahkan bantuan kepada masyarakat di Surabaya.

Rizal Ramdhani menambahkan bahwa Bulog menjalankan peran mulai dari penyediaan stok, pengelolaan logistik, hingga pendistribusian beras kepada PBP. Peran tersebut dijalankan dengan memanfaatkan jaringan Bulog yang tersebar di seluruh Indonesia. Dengan adanya jaringan yang luas, Bulog mampu menjangkau daerah-daerah terpencil sekalipun.

Dengan stok beras nasional yang memadai, Rizal menegaskan Bulog siap mendukung penuh arahan Presiden agar bantuan pangan segera disalurkan secara tepat sasaran dan tepat waktu. Ia berharap bantuan tersebut dapat menjangkau masyarakat di seluruh wilayah Indonesia tanpa terkecuali.

Dengan stok beras nasional yang sangat memadai, Bulog siap mendukung penuh arahan Bapak Presiden agar bantuan pangan dapat segera disalurkan secara tepat sasaran dan tepat waktu kepada masyarakat di seluruh Indonesia.

Frequently Asked Questions (FAQ)

Berapa jumlah beras yang diterima setiap PBP? Setiap Penerima Bantuan Pangan mendapatkan jatah beras sebanyak 30 kilogram untuk periode tiga bulan, dengan pembagian 10 kilogram per bulan.

Kapan periode bantuan pangan di Surabaya berlangsung? Bantuan pangan di Surabaya mencakup periode Juli, Agustus, dan September 2026.

Berapa total PBP di Kota Surabaya? Jumlah PBP di Kota Surabaya mencapai 184.313 orang yang tersebar di berbagai kecamatan.

Siapa saja pejabat yang hadir dalam penyerahan bantuan di Surabaya? Kepala Bapanas dan Dirut Bulog hadir bersama-sama dalam acara penyerahan bantuan pangan di Surabaya.

Di mana lokasi pertama penyaluran bantuan pangan sebelum Surabaya? Lokasi pertama penyaluran bantuan pangan adalah di Alor, Nusa Tenggara Timur.

Leave a Comment