Berita Makro

Prabowo Targetkan Angka Kemiskinan Tinggal 6,5 Persen di 2027

pidato-penyampaian-ruu-tentang-apbn-beserta-nota-keuangannya-1786695601563_169-1
Foto : Michael Lopez - kabarberita911.com
Table of Contents
  1. Prabowo Targetkan Angka Kemiskinan Tinggal 6,5 Persen di 2027
  2. Related Reading

Prabowo Targetkan Angka Kemiskinan Tinggal 6,5 Persen di 2027

Kabarberita911.com – Jakarta — Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui target penurunan kemiskinan yang ambisius. Dalam pidato resmi di hadapan anggota DPR RI, Prabowo Targetkan Angka Kemiskinan Tinggal 6,5 persen pada tahun 2027. Momen penting ini terjadi selama Rapat Paripurna yang juga menjadi wadah penyampaian Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027. Acara yang diselenggarakan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada hari Jumat, 14 Agustus 2025, ini menjadi kesempatan bagi pemerintah untuk memaparkan visi ekonomi jangka menengahnya.

Target Sosial-Ekonomi yang Komprehensif

Pres Prabowo tidak hanya fokus pada satu indikator saja, melainkan menyusun paket kebijakan yang holistik. Selain target kemiskinan, pemerintah juga menetapkan sasaran pengurangan pengangguran terbuka. Pada tahun 2027, tingkat pengangguran diperkirakan berada di antara 4,30 hingga 4,87 persen. Peningkatan kualitas distribusi pendapatan juga menjadi perhatian utama, dengan rasio Gini diharapkan membaik menjadi 0,362-0,367 pada 2027, dibandingkan dengan proyeksi tahun berjalan yang berkisar 0,377-0,380.

Prabowo menjelaskan bahwa pencapaian target-target ini memerlukan sinergi antara pertumbuhan ekonomi dan kebijakan fiskal yang tepat. Dalam paparannya, Presiden menegaskan:

“Dengan pertumbuhan yang lebih kuat dan APBN yang efektif, kemiskinan di tahun 2027 ditargetkan turun ke rentang 6,0 sampai 6,5 persen dari target APBN 2026 sebesar 6,5 sampai 7,5 persen.”

Indikator Makroekonomi dan Reformasi Fiskal

Untuk mewujudkan berbagai target tersebut, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi mencapai 6 persen pada 2027, melampaui target APBN 2026 sebesar 5,4 persen. Inflasi diproyeksikan tetap terkendali di level 2,5 persen. Beberapa asumsi makro lainnya yang ditetapkan meliputi suku bunga Surat Berharga Negara (SBN) 10 tahun sebesar 6,9 persen dan nilai tukar rupiah Rp17.500 per dolar AS.

Sektor energi juga mendapat perhatian melalui penetapan asumsi harga minyak mentah Indonesia (Indonesian Crude Price/ICP) sebesar US$75 per barel. Target lifting minyak ditetapkan pada 610 ribu barel per hari, sementara lifting gas mencapai 954 ribu barel setara minyak per hari. Prabowo menekankan bahwa pencapaian semua target ini memerlukan reformasi fiskal yang komprehensif dan berkelanjutan.

Di bidang lain, Indeks Modal Manusia juga ditargetkan meningkat menjadi 0,575 pada 2027, mencerminkan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia nasional secara menyeluruh. Presiden menambahkan bahwa pendapatan negara harus didorong lebih optimal melalui berbagai mekanisme.

“Pendapatan negara didorong lebih optimal. Kebocoran penerimaan harus diminimalisasi, efisiensi belanja terus dilanjutkan.”

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Target Kemiskinan 2027

Apa target utama penurunan kemiskinan yang ditetapkan pemerintah? Pemerintah menargetkan angka kemiskinan turun menjadi 6,0-6,5 persen pada tahun 2027, yang merupakan penurunan dari target APBN 2026 sebesar 6,5-7,5 persen.

Bagaimana cara pemerintah mencapai target tersebut? Pencapaian target ini didukung oleh penguatan pertumbuhan ekonomi nasional hingga 6 persen, implementasi APBN yang lebih efektif, serta reformasi fiskal yang berkelanjutan.

Apakah ada target terkait pengangguran yang sejalan dengan penurunan kemiskinan? Ya, pemerintah juga menetapkan target pengurangan pengangguran terbuka menjadi 4,30-4,87 persen pada tahun 2027.

Berapa proyeksi inflasi dan nilai tukar rupiah untuk mendukung target ekonomi? Inflasi diproyeksikan terkendali di level 2,5 persen dengan nilai tukar rupiah sebesar Rp17.500 per dolar AS pada tahun 2027.

Leave a Comment