Berita Sepakbola

5 Calon Kuat Pengganti Infantino sebagai Presiden FIFA

presiden-nff-lise-klaveness_169
Foto : Sarah Moore - kabarberita911.com
Table of Contents
  1. 5 Calon Kuat Pengganti Infantino: Siapa Saja yang Siap Memimpin FIFA?
  2. Related Reading

5 Calon Kuat Pengganti Infantino: Siapa Saja yang Siap Memimpin FIFA?

Kabarberita911.com – 5 Calon Kuat Pengganti Infantino kini menjadi sorotan utama dunia sepak bola internasional. Gerakan penolakan terhadap Gianni Infantino semakin solid, memicu munculnya lima nama yang diprediksi akan menggantikan posisi Presiden FIFA. Proses transisi kepemimpinan ini sedang dipetakan melalui dua jalur utama. Skenario pertama melibatkan pengunduran diri Infantino sebelum periode jabatannya selesai. Sementara itu, skenario kedua adalah ketika dukungan untuk pencalonan ulang sang presiden habis saat pemungutan suara berlangsung.

Kongres pemilihan dijadwalkan akan digelar pada bulan Maret 2027. Untuk mempertahankan posisinya, Infantino memerlukan minimal 106 suara jika hanya ada dua kandidat yang bersaing. Namun, jika tiga calon atau lebih yang maju, peluang kemenangan Infantino justru semakin besar. Berikut rangkuman lima figur yang sedang dipertimbangkan sebagai pengganti.

Sheikh Salman bin Ibrahim Al Khalifa: Ketua AFC yang Vokal

Sebagai Ketua AFC, Sheikh Salman tercatat sebagai salah satu tokoh paling vokal dalam menentang kebijakan Infantino. AFC telah secara terbuka menunjukkan sikap berseberangan, meskipun konsolidasi dengan seluruh anggota masih dalam tahap penyelesaian. Selain peran di AFC, Sheikh Salman juga memegang jabatan Wakil Presiden Senior di Dewan FIFA. Kombinasi pengalaman ini membuatnya dinilai memiliki kapasitas memadai untuk memimpin organisasi sepak bola dunia. Sheikh Salman telah lama dikenal sebagai figur yang kritis terhadap sentralisasi kekuasaan di bawah Infantino.

Victor Montagliani: Penentang dari Amerika Utara

Sama seperti Sheikh Salman, Montagliani juga dikategorikan sebagai penentang serius bagi Infantino. Dari total 37 negara anggota CONCACAF, hanya Meksiko yang tidak sejalan dengan posisi Montagliani. Media Inggris, The Paper, melaporkan bahwa Montagliani tengah melakukan penjajakan intensif untuk maju dalam pemilihan Presiden FIFA. Kapasitas kepemimpinannya juga dinilai sangat mumpuni untuk memimpin organisasi global. Montagliani memiliki rekam jejak yang kuat dalam mengembangkan sepak bola di kawasan Amerika Utara.

Aleksander Ceferin: Kandidat Kuat dari Eropa

Sebagai Ketua UEFA, Ceferin dianggap sebagai kandidat yang sangat kuat. Di bawah arahan Ceferin, UEFA menjadi konfederasi yang kritis terhadap berbagai inovasi yang dibawa Infantino. Pria berusia 58 tahun ini sebelumnya pernah menyatakan tidak akan mencalonkan diri lagi sebagai Presiden UEFA. Namun, desakan dari berbagai pihak membuatnya dipertimbangkan untuk menjadi orang nomor satu FIFA demi memulihkan kesehatan organisasi. Pengalaman Ceferin dalam memimpin UEFA selama satu dekade menjadi nilai tambah yang signifikan.

Nasser Al Khelaifi: Arsitek dari Balik Layar

Berbeda dengan tiga nama sebelumnya, Al Khelaifi tidak sedang memimpin konfederasi sepak bola manapun. Ia justru aktif di tubuh FIFA dan dikenal sebagai arsitek kesuksesan Paris Saint-Germain. Al Khelaifi dinilai memiliki sumber dana yang cukup kuat untuk bersaing dengan Infantino. Selain itu, ketiadaan ambisi politik membuatnya dianggap memiliki kekuatan natural untuk memimpin. Peran strategisnya di berbagai komite FIFA juga memperkuat posisinya sebagai kandidat.

Lise Klaveness: Calon Baru dari Norwegia

Ketua federasi sepak bola Norwegia ini dianggap sebagai calon yang sangat ideal. Klaveness memiliki latar belakang sebagai mantan pemain yang kini berprofesi sebagai pengacara. Ia memiliki wawasan sepak bola yang mendalam dan berhasil membawa Norwegia mengalami peningkatan signifikan. Klaveness juga dikenal sebagai tokoh sepak bola Eropa yang konsisten menentang Infantino sejak tahun 2023. Keberaniannya dalam mengkritik kebijakan FIFA menjadi daya tarik tersendiri bagi para pendukung perubahan.

“Nama-nama ini dimunculkan untuk memetakan peta suara sebelum proses pendaftaran pemilihan dibuka,” demikian laporan dari sejumlah media massa Eropa.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Pemilihan Presiden FIFA

Kapan pemilihan Presiden FIFA akan digelar? Pemilihan Presiden FIFA dijadwalkan akan digelar pada bulan Maret 2027 melalui kongres FIFA.

Berapa jumlah suara yang dibutuhkan Infantino untuk menang? Infantino memerlukan minimal 106 suara jika hanya ada dua kandidat yang bersaing. Namun, jika tiga calon atau lebih yang maju, peluang kemenangan Infantino justru semakin besar.

Siapa saja lima calon kuat pengganti Infantino? Lima calon kuat tersebut adalah Sheikh Salman bin Ibrahim Al Khalifa, Victor Montagliani, Aleksander Ceferin, Nasser Al Khelaifi, dan Lise Klaveness.

Mengapa Infantino menghadapi penolakan? Gerakan penolakan terhadap Infantino semakin solid karena berbagai kebijakan yang dianggap tidak sejalan dengan kepentingan banyak konfederasi dan anggota FIFA.

Apakah ada skenario pengunduran diri Infantino? Ya, skenario pertama melibatkan pengunduran diri Infantino sebelum periode jabatannya selesai, sementara skenario kedua adalah ketika dukungan untuk pencalonan ulang sang presiden habis saat pemungutan suara berlangsung.

Leave a Comment