Lansia di Kubu Raya Kalbar Meninggal Saat Bantu Tangani Karhutla
Table of Contents
Kasim, Pria 65 Tahun Tewas Saat Turun Tangan Padamkan Karhutla di Kubu Raya
Kabarberita911.com – Kabar duka datang dari Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Seorang warga lanjut usia bernama Kasim, berusia 65 tahun, menghembuskan napas terakhirnya saat sedang membantu operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan. Pria yang bekerja sebagai penjaga kebun itu ditemukan dalam keadaan tertelungkup di Dusun Rasau Karya, Desa Rasau Jaya Umum, Kecamatan Rasau Jaya.
Waktu dan Kondisi Penemuan
Menurut laporan detikKalimantan, jenazah Kasim ditemukan pada hari Selasa tanggal 11 Agustus sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, ia tengah berada di lokasi untuk memantau perkembangan api serta memberikan bantuan logistik kepada petugas yang sedang melakukan pemadaman. Kapolsek Rasau Jaya, Iptu Sihar Lumbantoruan, melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, menjelaskan bahwa kehadiran Kasim di lokasi merupakan wujud partisipasi aktif masyarakat dalam penanganan bencana.
Rangkaian Kejadian Sebelum Tewas
Aiptu Ade menguraikan kronologi yang terjadi pada hari tersebut. Ia menyebutkan bahwa Kasim sempat meninggalkan kebun menjelang tengah hari untuk membeli makanan. “Saat itu, kondisinya masih terlihat sehat,” kata Ade pada Rabu (12/8). Setelah selesai makan, pria tersebut kembali ke kebun dan beristirahat sejenak.
Tak lama kemudian, Kasim kembali terlihat aktif. Salah satu rekannya bahkan mengamati korban sedang membersihkan ranting-ranting pohon di sekitar area kebun. Beberapa saat setelah itu, Ahmad, pemilik kebun, menghampiri Kasim yang sedang duduk. Ahmad melaporkan bahwa Kasim saat itu mengeluhkan rasa mual dan ingin muntah.
“Ahmad, lanjut Ade menceritakan, saat itu sempat menawarkan minuman dan menyarankan Kasim pulang untuk beristirahat. Namun, Kasim menolak saran tersebut,” kata Ade.
Ahmad kemudian pergi untuk memeriksa kebun yang berada di sebelahnya. Sekitar pukul 16.00 WIB, Ahmad kembali dan menemukan Kasim sudah terbaring tertelungkup tanpa bergerak. Ia segera berteriak meminta pertolongan. Teriakan tersebut didengar oleh tim gabungan penanganan karhutla yang berada di dekat lokasi.
Evaluasi Medis dan Proses Pemakaman
Personel dari TNI-Polri, BNPB, Damkar, Manggala Agni, serta Masyarakat Peduli Api (MPA) segera menuju lokasi. Kasim kemudian dievakuasi ke RSUD Tuan Besar Syarif Idrus (TBSI) Kubu Raya untuk mendapatkan pertolongan medis lebih lanjut. Sayangnya, nyawanya tidak tertolong. “Berdasarkan pemeriksaan dokter jaga RSUD Tuan Besar Syarif Idrus, korban dinyatakan meninggal dunia. Dari hasil pemeriksaan medis tersebut, korban diduga meninggal akibat serangan jantung,” jelas Ade.
Polsek Rasau Jaya kini masih melakukan penyelidikan untuk memastikan seluruh rangkaian kejadian sebelum Kasim ditemukan dalam keadaan meninggal. Sejumlah saksi telah dimintai keterangannya, termasuk warga yang berada di sekitar lokasi sebelum jenazah ditemukan.
Setelah dinyatakan meninggal, jenazah Kasim dibawa ke rumah duka di Dusun Bina Karya, Desa Rasau Jaya Satu, Kecamatan Rasau Jaya. Proses pengantaran jenazah tersebut berlangsung sekitar pukul 17.20 WIB. Jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Lansia di Kubu Raya Kalbar Meninggal?
Lansia di Kubu Raya Kalbar Meninggal is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Lansia di Kubu Raya Kalbar Meninggal matter?
Lansia di Kubu Raya Kalbar Meninggal matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.
