Berita Bisnis

Rosan Ungkap Pangsa Motor Listrik di RI Baru 1 Persen

peluncuran-motor-listrik-nasional-1786607249211_169
Foto : Thomas Hernandez - kabarberita911.com
Table of Contents
  1. MOLINAS: Ekosistem Motor Listrik Nasional Resmi Diluncurkan di Bekasi
  2. Related Reading

MOLINAS: Ekosistem Motor Listrik Nasional Resmi Diluncurkan di Bekasi

Kabarberita911.com – Presiden Prabowo Subianto meresmikan Ekosistem Motor Listrik Nasional atau MOLINAS pada Kamis (13/8/2026). Upacara peninjauan ini berlangsung di fasilitas produksi PT Ilectra Motor Group (ALVA) yang berlokasi di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Langkah strategis ini dinilai sebagai upaya memperkuat fondasi industri kendaraan bermotor listrik di dalam negeri.

MOLINAS dirancang bukan hanya sebagai peluncuran satu merek atau model kendaraan saja. Lebih dari itu, ekosistem ini akan mencakup berbagai aspek mulai dari pengembangan industri dan manufaktur, komponen serta baterai, infrastruktur charging dan battery swapping, pembiayaan, distribusi, layanan purnajual, hingga penguatan penyerapan pasar. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Mensesneg Prasetyo Hadi dalam keterangannya pada hari yang sama.

Angka Penjualan Masih Rendah Meski Potensi Besar

CEO BPI Danantara, Rosan Roeslani, menyoroti bahwa pangsa pembelian motor listrik di Indonesia saat ini masih tergolong sangat kecil. Ia menjelaskan bahwa jumlah konsumen yang telah membeli motor listrik berkisar antara 60.000 hingga 70.000 unit. Dengan demikian, persentasenya hanya mencapai 1 persen dari total pasar.

“Tetapi yang membeli motor listrik kurang lebih hanya 60 sampai 70 ribu. Jadi hanya 1 persen,” ujar Rosan dalam pidatonya di Peluncuran Motor Listrik Nasional, Beserta Ekosistem Pendukung, Bekasi, Kamis (13/8).

Rosan Ungkap Pangsa Motor Listrik ini dalam konteks yang lebih luas, menekankan bahwa angka tersebut masih sangatlah kecil. Padahal, potensinya masih sangat terbuka lebar. Ia menyebut saat ini ada sekitar 140 juta motor yang ada di Indonesia dengan setiap tahunnya pembeliannya di angka 6 sampai 7 juta motor. Dengan begitu, angka penggunaan motor listrik di Indonesia pun masih sangatlah kecil.

Peran PT Len Industri dan Dampak Ekonomi

Prasetyo Hadi atau Pras menyampaikan bahwa PT Len Industri akan berperan sebagai lead integrator untuk mengorkestrasi kolaborasi para pemangku kepentingan dalam pengembangan ekosistem tersebut. Ia berharap pembangunan ekosistem ini dapat memperkuat hilirisasi industri, meningkatkan kapasitas manufaktur dan rantai pasok dalam negeri, serta membuka peluang penciptaan lapangan kerja dan keterlibatan UMKM serta koperasi.

“Pada saat yang sama, pengembangan motor listrik akan diarahkan untuk mendukung ketahanan energi melalui pengurangan ketergantungan terhadap BBM dan peningkatan pemanfaatan energi listrik,” ujarnya.

Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi sektor energi dan ekonomi nasional secara keseluruhan. Dengan dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah dan swasta, ekosistem motor listrik di Indonesia diproyeksikan akan berkembang pesat dalam beberapa tahun ke depan.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Motor Listrik di Indonesia

Berapa jumlah motor listrik yang sudah terjual di Indonesia? Jumlah motor listrik yang sudah terjual berkisar antara 60.000 hingga 70.000 unit, atau sekitar 1 persen dari total pasar motor nasional.

Apa itu MOLINAS? MOLINAS adalah singkatan dari Motor Listrik Nasional, sebuah ekosistem yang diluncurkan untuk mendukung pengembangan industri motor listrik di Indonesia.

Siapa yang berperan sebagai lead integrator dalam MOLINAS? PT Len Industri ditunjuk sebagai lead integrator untuk mengkoordinasikan kolaborasi antara berbagai pemangku kepentingan dalam pengembangan ekosistem motor listrik nasional.

Berapa total jumlah motor di Indonesia saat ini? Saat ini terdapat sekitar 140 juta motor di Indonesia, dengan pembelian baru mencapai 6 hingga 7 juta unit per tahun.

Leave a Comment