Viral Mi Ayam Pakai Saus dan Micin Brutal, Apa Dampaknya bagi Tubuh?
Table of Contents
Video Mi Ayam dengan Saus dan Micin Berlebihan Viral di Media Sosial
Kabarberita911.com – Sebuah rekaman pedagang mi ayam yang menuangkan saus merah serta MSG dalam porsi besar ke dalam mangkuk mi tengah menjadi perbincangan hangat di platform digital. Fenomena viral Mi Ayam Pakai Saus dan micin ini menarik perhatian banyak pengguna media sosial yang menyoroti cara penggunaan bumbu yang terkesan berlebihan tersebut dalam satu porsi makanan.
Perhatian tidak hanya tertuju pada micin, tetapi juga pada saus yang dituangkan dalam jumlah signifikan. Hal ini karena saus berpotensi mengandung natrium, gula, serta berbagai bahan tambahan pangan seperti pewarna dan pengawet yang penggunaannya memiliki batas tertentu. Konsumsi berlebihan bahan-bahan ini dalam jangka panjang dapat memberikan dampak kesehatan yang signifikan.
Penjelasan Ahli Penyakit Dalam
Profesor dr Endang Susalit, SpPD-KGH, FINASIM, seorang spesialis penyakit dalam dan konsultan ginjal serta hipertensi, memberikan pandangannya mengenai hal ini. Menurut beliau, konsumsi makanan dengan bumbu berlebihan tidak serta-merta langsung menimbulkan penyakit jika hanya dilakukan sesekali. Risiko lebih besar perlu diwaspadai ketika pola makan tersebut menjadi kebiasaan dalam jangka panjang.
“Kalau hanya sekali sebulan sih mungkin nggak terlalu pengaruh ya. Tapi kalau hampir tiap hari makan seperti itu, ya lama-lama akibat gulanya tadi diabetes, akibat garam itu bisa tensinya naik. Akibatnya itu dua-dua keadaan itu bisa menyebabkan penyakit ginjal kronik tadi,” ujarnya, dikutip dari detik, Senin (10/8).
MSG: Aman dalam Jumlah Lazim
MSG atau monosodium glutamate merupakan garam natrium dari asam glutamat yang berfungsi sebagai penguat rasa umami. Penggunaan MSG dalam makanan tidak otomatis membuat makanan menjadi berbahaya. Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) menggolongkan MSG sebagai bahan yang secara umum aman dikonsumsi dalam jumlah lazim.
Namun, konsumsi dalam jumlah berlebihan tetap perlu diperhatikan, terutama karena MSG juga menyumbang asupan natrium. Dilansir dari Mayo Clinic, pada sebagian orang, konsumsi MSG dalam jumlah besar dapat dikaitkan dengan keluhan jangka pendek seperti sakit kepala, kemerahan, kesemutan, jantung berdebar, mual, atau rasa tidak nyaman. Meski penelitian belum menunjukkan bukti yang konsisten bahwa MSG secara langsung menyebabkan gejala tersebut pada masyarakat secara umum.
Bahaya Saus Berlebihan
Selain micin, penggunaan saus dalam jumlah banyak juga perlu menjadi perhatian. Saus dapat mengandung gula dan natrium, sehingga konsumsi secara berlebihan dapat menambah asupan kedua zat tersebut dalam satu porsi makanan. Saus juga dapat menggunakan bahan tambahan pangan, termasuk pewarna dan pengawet.
Penggunaan bahan tambahan pangan pada produk pangan olahan pada dasarnya diperbolehkan selama memenuhi ketentuan dan batas penggunaan yang ditetapkan. Di Indonesia, penggunaan bahan pengawet dalam saus juga diatur melalui Peraturan BPOM Nomor 13 Tahun 2020. Natrium benzoat dan kalium benzoat, diperbolehkan digunakan sebagai perisa makanan dengan batas maksimum yang telah ditetapkan. Informasi lebih lanjut tentang regulasi pangan dapat dilihat di [situs resmi BPOM](https://www.pom.go.id).
Dampak Jangka Panjang bagi Tubuh
Endang menambahkan, masalah utama muncul ketika makanan dengan kandungan garam dan gula tinggi dikonsumsi berulang dalam jangka panjang. “Jadi ada zat-zat tertentu yang dalam makanan tadi, yang biasanya kita identifikasi garam sama gula biasanya. Itu yang jelas mengganggu tubuh itu pun untuk jangka panjang,” jelasnya.
Asupan garam yang berlebihan dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi atau hipertensi. Sementara konsumsi gula berlebihan dapat meningkatkan risiko diabetes. Kedua kondisi tersebut merupakan faktor yang dapat berkontribusi terhadap penyakit ginjal kronik. Untuk memahami lebih dalam tentang hubungan antara pola makan dan kesehatan ginjal, Anda dapat membaca artikel [dampak hipertensi terhadap ginjal](https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260810100631-255-1390458/viral-mi-ayam-pakai-saus-dan-micin-brutal-apa-dampaknya-bagi-tubuh).
“Kalau sekali-sekali mungkin nggak masalah, sekali-sekali dalam dua bulan, tiga bulan. Tapi kalau rutin itu terus sehingga masukkan garam dan gula tadi bertumpuk, lama-lama organ tubuh yang menerima itu nggak siap, nggak tahan. Timbul penyakit baru,” ujarnya.
Frequently Asked Questions
Apakah mi ayam dengan saus dan micin berlebihan berbahaya?
Konsumsi mi ayam dengan saus dan micin berlebihan tidak serta-merta berbahaya jika dilakukan sesekali. Namun, jika menjadi kebiasaan harian dalam jangka panjang, hal ini dapat meningkatkan risiko hipertensi, diabetes, dan penyakit ginjal kronik.
Berapa batas aman konsumsi MSG per hari?
Menurut FDA, konsumsi MSG dalam jumlah lazim dianggap aman. Namun, untuk individu yang sensitif, disarankan untuk membatasi konsumsi MSG hingga 1-2 gram per hari agar tidak mengalami gejala seperti sakit kepala atau jantung berdebar.
Bagaimana cara mengurangi dampak negatif dari saus berlebihan?
Anda dapat mengurangi dampak negatif dengan memilih saus yang memiliki kandungan gula dan natrium lebih rendah, serta membatasi frekuensi konsumsi makanan dengan saus berlebihan. Mengonsumsi lebih banyak sayuran dan air putih juga membantu menyeimbangkan asupan natrium dalam tubuh.
