Uncategorized

Zelensky: 50 Ribu Tentara Korea Utara Akan Dikerahkan Bantu Rusia

Table of Contents
  1. Zelensky: Pyongyang Kirim 50.000 Prajurit ke Rusia
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Zelensky: Pyongyang Kirim 50.000 Prajurit ke Rusia

Kabarberita911.com – Ukraina melaporkan bahwa Korea Utara berencana mengirimkan sebanyak 50.000 prajurit ke Rusia guna mendukung sekutu mereka dalam konflik saat ini. Angka tersebut melampaui estimasi awal Presiden Volodymyr Zelensky pada bulan Juli yang menyebutkan jumlah 30.000 tentara.

Menurut pernyataan Zelensky yang dipublikasikan melalui platform X pada hari Minggu, tanggal 9 Agustus, keputusan final telah diambil. Ia menulis bahwa warga Korea Utara antara 30.000 hingga 50.000 orang akan ditempatkan di wilayah Rusia. Namun, kepala negara Ukraina tersebut tidak merinci sumber informasi yang menjadi dasar klaimnya.

Rudal dan Peralatan Militer

Zelensky juga mengonfirmasi bahwa Kyiv telah menemukan rudal buatan Korea Utara di dalam wilayah Ukraina, meskipun ia tidak menyebutkan lokasi spesifik penemuannya. Ia menekankan bahwa Pyongyang terus mengembangkan pengalaman tempur dalam perang modern sambil mendapatkan lisensi teknologi dari Moskow serta menerima berbagai jenis peralatan militer.

“Keputusan telah dibuat untuk mengerahkan 30 ribu hingga 50 ribu warga Korea Utara di wilayah Rusia,” tulis Zelensky melalui unggahan di X pada Minggu (9/8).

Kerjasama dengan Seoul

Menyadari kekurangan sistem pertahanan udara berkapasitas tinggi, Ukraina kini meminta bantuan dari Korea Selatan. Zelensky mendesak peningkatan kerja sama antara kedua negara dalam hal pertahanan udara. Ia juga menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dalam proyek “Drone Deal” serta sektor lainnya. Diplomat Ukraina saat ini sedang berkomunikasi dengan pihak Seoul untuk mendorong terwujudnya kesepakatan.

“Sangat jelas bahwa Korea Utara akan terus membangun pengalamannya dalam perang modern, mendapatkan lisensi dari Rusia, dan menerima berbagai macam peralatan militer dari mereka,” imbuhnya.

“Kami siap bekerja sama dalam Drone Deal dan bidang-bidang lainnya,” katanya.

Reaksi dan Detail Penempatan

Hingga saat ini, Kedutaan Besar Korea Utara di Rusia belum memberikan tanggapan resmi. Demikian pula dengan Kementerian Luar Negeri Korea Selatan yang juga belum merespons. Sementara itu, seorang pejabat intelijen militer Ukraina kepada Reuters mengungkapkan bahwa unit rudal Korea Utara telah mulai ditempatkan di bagian barat Rusia. Unit tersebut diperkirakan dilengkapi dengan 120 rudal balistik dan enam peluncur untuk menyerang Ukraina.

Rusia dinilai memanfaatkan kondisi ini dengan meningkatkan penggunaan rudal balistik yang sulit ditembak jatuh. Sebelumnya, pada Juni 2024, Presiden Vladimir Putin dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un telah menandatangani perjanjian kemitraan strategis komprehensif saat kunjungan Putin ke Pyongyang. Pakta tersebut memuat ketentuan bantuan timbal balik jika salah satu negara menghadapi agresi dari luar.

Korea Utara menyebut pengiriman pasukan ini sebagai bentuk bantuan sesuai perjanjian. Hingga 2024, diperkirakan sebanyak 14.000 tentara Pyongyang telah dikirim ke wilayah Kursk untuk membantu Moskow memukul mundur serangan besar Ukraina. Selain itu, Pyongyang telah memasok Rusia dengan jutaan peluru artileri dan mortir, rudal balistik, artileri jarak jauh, serta sistem peluncur roket multilaras.

Frequently Asked Questions

What is Zelensky?

Zelensky is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Zelensky matter?

Zelensky matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a Comment