Berita Bisnis

Trump Ancam Tarif Baru ke Uni Eropa Gara-gara Denda Google

Foto : James Hernandez - kabarberita911.com

Trump Ancam Tarif Baru ke Uni Eropa Akibat Denda Google

Kabarberita911.com – Donald Trump kembali menegaskan posisinya dengan ancaman tarif baru terhadap Uni Eropa. Ancaman ini muncul sebagai respons atas keputusan blok Eropa yang menjatuhkan sanksi finansial besar-besaran kepada Google. Keputusan tersebut dinilai oleh Gedung Putih sebagai tindakan yang merugikan kepentingan Amerika Serikat dalam ranah perdagangan global.

Sebelumnya, Jamieson Greer, Perwakilan Dagang AS, telah menyampaikan peringatan keras terkait langkah Uni Eropa. Ia menjelaskan bahwa pemberian dua denda berturut-turut kepada Google berpotensi mengganggu hubungan diplomatik antara Washington dan Brussels. Situasi ini semakin memanas setelah Trump menyatakan ketidakpuasannya melalui media sosial.

Reaksi Ketat dari Gedung Putih

Trump Ancam Tarif Baru ke Uni Eropa dengan nada tegas dalam unggahan di Truth Social. Ia menuding blok Eropa telah melakukan tindakan yang merugikan perusahaan-perusahaan asal Amerika Serikat. Menurut Trump, Uni Eropa tidak boleh menganggap Amerika Serikat sebagai pasar yang selalu terbuka tanpa batasan.

“Amerika Serikat bukan ‘celengan’ bagi Eropa, dan kami tidak akan membiarkan hal itu terjadi!” tegas Trump dalam pernyataannya.

Langkah ini juga dinilai dapat mengganggu kesepakatan perdagangan Turnberry. Perjanjian yang ditandatangani bersama Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen pada musim gugur tahun lalu tersebut membatasi tarif AS terhadap ekspor Uni Eropa di level 15 persen. Namun, ancaman terbaru Trump memunculkan kekhawatiran bahwa kesepakatan tersebut bisa dibatalkan sepihak.

Pada Kamis (23/7), Gedung Putih telah mengumumkan tarif baru terhadap sejumlah negara berdasarkan Section 301 Trade Act 1974. Alasan yang dikemukakan adalah dugaan penggunaan tenaga kerja paksa dalam rantai pasok beberapa negara tersebut. Awalnya, Uni Eropa merasa lega setelah tarif baru AS untuk blok tersebut ditetapkan sebesar 10 persen. Angka ini masih sejalan dengan kesepakatan Turnberry.

“Uni Eropa akan membayar harga yang sangat mahal atas tindakan ilegal dan sangat tidak etis ini, yang selama ini sudah saya peringatkan. Sanksi itu akan dibatalkan sepenuhnya dan kami memperkirakan tarif yang substansial akan diberlakukan secepat mungkin,” tulis Trump yang dikutip dari Politico, Sabtu (25/7).

Juru bicara Komisi Eropa menolak memberikan komentar lebih lanjut mengenai ancaman Trump. Sementara itu, Ketua Komite Perdagangan Internasional Parlemen Eropa Bernd Lange memperingatkan bahwa apabila Trump benar-benar merealisasikan ancamannya, maka kesepakatan Turnberry bisa runtuh. Ia menambahkan bahwa reaksi ini justru mengguncang stabilitas yang telah dibangun melalui negosiasi intensif.

Situasi perdagangan transatlantik ini menunjukkan dinamika yang kompleks antara kedua pihak. Trump Ancam Tarif Baru ke Uni Eropa sebagai bagian dari strategi lebih luas untuk melindungi kepentingan ekonomi Amerika Serikat. Para pengamat ekonomi kini menunggu perkembangan lebih lanjut untuk melihat apakah ancaman ini akan menjadi kenyataan atau hanya bersifat retoris semata.

Leave a Comment