Messi Ukir Sejarah Lagi – Patahkan Rekor 60 Tahun Pele
Messi Ukir Sejarah Lagi – Lionel Messi kembali mengukir sejarah dalam ajang Piala Dunia 2026 dengan mencetak gol ke gawang Cape Verde pada babak 32 besar. Pencapaian ini tidak hanya menambah prestasi legendarisnya, tetapi juga memecahkan rekor sepanjang 60 tahun yang sempat dipegang oleh legenda sepak bola dunia, Pele. Gol yang diajukan pada menit ke-29 dalam pertandingan di Stadion Miami, Jumat (3/7) atau Sabtu (4/7) pagi WIB, menjadi langkah penting dalam memperkuat dominasi Messi di babak gugur. Pencapaian ini menjadikannya pemain pertama yang mampu mengumpulkan 12 kontribusi, terdiri dari enam gol dan enam assist, dalam satu putaran Piala Dunia.
Pele dan Rekor yang Berumur 60 Tahun
Sebelumnya, rekor mencetak 11 kontribusi di babak gugur Piala Dunia sempat dipegang oleh Pele sejak Piala Dunia 1966. Legenda Tim Samba tersebut mencatatkan 11 gol dan assist untuk Brasil dalam tiga putaran Piala Dunia sebelumnya. Dengan 59 tahun rekor ini berlangsung, langkah Messi menunjukkan keunggulan konsistensi dan keterampilan teknik yang memperlihatkan bagaimana dia berada di garis depan sepak bola modern. Selain itu, ini juga mengingatkan bahwa Messi bukan hanya tentang prestasi individu, tetapi juga tentang bagaimana ia menjadi pusat perhatian selama laga-laga krusial.
Messi, Torehkan Rekor Baru dalam Piala Dunia 2026
Salah satu kehebatan Messi dalam Piala Dunia 2026 adalah kemampuannya mengatur tempo permainan sambil memperlihatkan performa luar biasa. Dalam laga melawan Cape Verde, ia tidak hanya mencetak gol, tetapi juga memberikan assist yang menjadi bagian dari permainan kolektif Argentina. Dengan 12 kontribusi, Messi berada di jalur untuk mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa. Capaian ini sangat signifikan karena hanya sedikit pemain yang mampu meraih 12 gol dan assist dalam satu putaran turnamen bergengsi ini.
Sebelumnya, hanya Pele yang mampu mencatatkan 11 kontribusi, dengan delapan gol dan tiga assist, sejak Piala Dunia 1966. Namun, Messi berhasil menambah angka tersebut hingga 12, dengan keberhasilan empat gol dan empat assist dalam tiga laga babak gugur. Ini menunjukkan bahwa keahlian teknik, kecepatan, dan kecermatan pemain berusia 37 tahun ini tidak pernah berkurang meski dalam fase yang lebih berat. Rekor yang dipecahkan Messi juga memperlihatkan bagaimana ia memimpin era sepak bola di mana aksi individu tetap menjadi faktor penentu kemenangan.
Kylian Mbappe juga menorehkan prestasi yang luar biasa di Piala Dunia 2026, dengan mencetak dua gol melawan Swedia di babak 32 besar. Ini membuat total kontribusinya mencapai 11 gol dan satu assist, menjaga persaingan ketat dengan Messi. Meski Mbappe masih kalah dalam jumlah total kontribusi, namun keberhasilannya menunjukkan betapa banyak potensi dan konsistensi pemain muda Prancis ini. Dalam konteks sejarah Piala Dunia, kedua pemain ini berada di garis depan perburuan gelar top skor sepanjang masa.
Persaingan antara Messi dan Mbappe semakin memanas dalam Piala Dunia 2026, dengan perbedaan 4 gol di posisi puncak. Messi, dengan 20 gol, mencetak jarak yang cukup signifikan, sementara Mbappe tercatat dengan 16 gol dan satu assist. Dengan capaian ini, Messi berpeluang menjadi pemain pertama yang mencetak lebih dari 20 gol di satu Piala Dunia. Aksi gemilangnya dalam laga melawan Cape Verde juga menambah jumlah assistnya, membuatnya lebih unggul dalam aspek permainan individu. Selain itu, performa Messi menjadi bahan perbandingan dengan legenda seperti Miroslav Klose, yang juga pernah mencatatkan 16 gol dan satu assist.
Dengan memecahkan rekor Pele, Messi kembali membuktikan bahwa ia adalah salah satu pemain yang paling berpengaruh dalam sejarah sepak bola. Capaian ini tidak hanya menjadi bagian dari kisahnya di Piala Dunia 2026, tetapi juga meningkatkan statusnya sebagai salah satu bintang terbesar yang pernah ada. Pencapaian ini menjadi pembuktian bahwa seorang pemain bisa tetap relevan dan mengubah sejarah dalam setiap putaran turnamen. Messi Ukir Sejarah Lagi, dan kata-kata ini sekarang menjadi bagian dari perjalanan panjangnya menuju kesuksesan di level teratas olahraga sepak bola.
