Terbongkar Istri Netanyahu Digugat Gegara Sering Kasar & Hina Staf ART
Gugatan Terhadap Sara Netanyahu: Tuduhan Kekerasan Terhadap Staf Rumah Tangga Terungkap
Kabarberita911.com – Sebelum pemilihan umum yang dijadwalkan pada bulan Oktober, Sara Netanyahu, istri Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, tengah menghadapi serangkaian tuduhan kekerasan yang ditujukan kepada para pekerja rumah tangga. Menurut laporan dari Anadolu Agency, selama lebih dari dua setengah dekade, Sara dituduh sering berteriak, menghina, dan memperlakukan staf dengan kasar di kediaman resmi perdana menteri. Kasus-kasus ini semakin menarik perhatian publik internasional setelah media Israel mengungkap detail kesaksian para mantan pegawai.
Yedioth Ahronoth, sebuah harian terkemuka, telah menelaah puluhan kesaksian serta gugatan hukum yang melibatkan mantan pegawai. Berbagai tuduhan mencakup kekerasan verbal, penghinaan, hingga beban kerja yang berlebihan. Beberapa kasus telah berakhir dengan putusan pengadilan yang memberikan kompensasi kepada para pekerja, sementara yang lain diselesaikan melalui kesepakatan atau ditolak. Pola perlakuan buruk ini telah berlangsung selama puluhan tahun dan melibatkan berbagai jenis staf, mulai dari asisten pribadi hingga pekerja pemeliharaan.
Kasus Yehiel Ohav Ami: Tuduhan Terbaru
Tuduhan terbaru datang dari Yehiel Ohav Ami, seorang pria berusia 61 tahun yang telah bekerja di kediaman perdana menteri selama satu tahun terakhir. Ia mengakui bahwa dirinya menjadi sasaran teriakan, penghinaan, dan perlakuan merendahkan. Bahkan, ia pernah diperintahkan untuk membersihkan lantai dapur sambil merangkak. Ohav Ami juga menceritakan bagaimana Sara menuduhnya mengidap autisme, lalu menambahkan pernyataan yang dianggapnya merendahkan.
Sara Netanyahu pernah mendoakannya terkena kanker dan meninggal dunia.
"Saya adalah psikiater nomor satu di negara ini, dan tidak ada yang bisa menandingi saya."
Kantor perdana menteri menolak semua tuduhan tersebut, menyebutnya sebagai upaya lain untuk merekayasa pemerasan uang dari negara dengan mencemarkan nama baik istri perdana menteri. Di sisi lain, Sara juga menggugat Ami dengan tuduhan bahwa ia secara ilegal memotret kediaman resmi dan melanggar privasinya. Kasus ini menjadi contoh terbaru dari serangkaian masalah hukum yang melibatkan Sara Netanyahu.
Kasus-Kasus Sebelumnya: Meni Naftali dan Guy Eliyahu
Yedioth Ahronoth juga mengutip kasus Meni Naftali, mantan manajer kediaman perdana menteri yang menggugat kantor Netanyahu terkait kondisi kerjanya. Pada Februari 2016, Pengadilan Ketenagakerjaan Regional Yerusalem memerintahkan pembayaran kompensasi sebesar 170.000 shekel atau setara Rp1 miliar kepada Naftali. Ia mengalami kondisi kerja yang buruk di kediaman tersebut akibat perilaku Sara Netanyahu terhadap para pegawai. Penting dicatat bahwa putusan itu dijatuhkan terhadap negara dan pihak-pihak lain yang menjadi tergugat dalam perkara tersebut, bukan terhadap Sara secara pribadi.
Dalam kasus lainnya, pekerja pemeliharaan Guy Eliyahu menerima kompensasi pada tahun 2016 setelah pengadilan mengabulkan sebagian besar gugatannya. Ia menyatakan bahwa ia bekerja dalam lingkungan yang dipenuhi ketakutan, teriakan, teguran, dan penghinaan. Eliyahu mengatakan bahwa ia pernah dipaksa kembali ke kediaman PM setelah tengah malam hanya untuk memanaskan semangkuk sup bagi Sara Netanyahu. Pada kesempatan lain, ia mengatakan harus kembali hanya untuk mengucapkan "selamat malam" kepadanya. Ia juga mengatakan bahwa dirinya terkadang bekerja hingga 19 jam sehari.
Sara Netanyahu dan pengacaranya berulang kali membantah tuduhan tersebut, menyebutnya sebagai bagian dari "kampanye media" dan upaya untuk memeras uang negara. Meskipun demikian, berbagai kesaksian dan putusan pengadilan menunjukkan adanya pola perlakuan buruk yang berlangsung selama bertahun-tahun. Kasus-kasus ini tidak hanya berdampak pada para pekerja, tetapi juga mempengaruhi reputasi keluarga Netanyahu di kancah internasional.
FAQ: Pertanyaan Umum Tentang Gugatan Sara Netanyahu
Apa yang menjadi alasan utama Sara Netanyahu digugat? Sara Netanyahu digugat karena tuduhan kekerasan verbal dan perlakuan kasar terhadap staf rumah tangga selama lebih dari dua setengah dekade. Para pekerja melaporkan teriakan, penghinaan, dan beban kerja yang berlebihan.
Berapa jumlah kompensasi yang diberikan kepada para korban? Meni Naftali menerima 170.000 shekel atau setara Rp1 miliar pada tahun 2016. Guy Eliyahu juga menerima kompensasi pada tahun yang sama setelah pengadilan mengabulkan sebagian besar gugatannya.
Apakah Sara Netanyahu secara pribadi bertanggung jawab atas putusan pengadilan? Tidak sepenuhnya. Putusan pengadilan dijatuhkan terhadap negara dan pihak-pihak lain yang menjadi tergugat, bukan terhadap Sara secara pribadi. Namun, tuduhan tersebut tetap mengarah pada perilakunya sebagai istri perdana menteri.
Bagaimana posisi kantor perdana menteri terhadap tuduhan-tuduhan ini? Kantor perdana menteri menyebut tuduhan-tuduhan tersebut sebagai upaya pemerasan uang dari negara dan mencemarkan nama baik istri perdana menteri. Mereka juga mengklaim bahwa ini adalah bagian dari kampanye media yang terorganisir.
Kapan pemilihan umum Israel dijadwalkan? Pemilihan umum Israel dijadwalkan pada bulan Oktober 2026, yang membuat kasus Sara Netanyahu semakin menarik perhatian publik sebelum pemilu tersebut.