Kabarberita911
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Seskab Teddy Disambut Puisi Siswa SR ‘Dari Jalanan Menuju Harapan’

Published Agustus 9, 2026 · Updated Agustus 9, 2026 · By kabarberita911

Puisi Siswa Jalanan Menyambut Kedatangan Seskab Teddy di SRT Tangerang

Kabarberita911.com – Atmosfer penuh semangat tercipta di Gedung Politeknik Penerbangan Indonesia Curug, Banten, pada Sabtu (8/8). Para siswa Sekolah Rakyat tampil memukau di depan panggung, disaksikan langsung oleh Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya serta Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang lebih dikenal sebagai Gus Ipul. Berbagai pertunjukan menarik perhatian, mulai dari nyanyian, pidato berbahasa asing, hingga penampilan paduan suara yang meriah.

Namun, momen yang paling berkesan datang dari Zahwa Anindita Fauzi, seorang siswi Sekolah Rakyat 4 Jakarta. Dengan iringan petikan gitar dan melodi lagu 'Pantaskah Surga Untukku', ia membacakan puisi berjudul Dari Jalanan Menuju Harapan. Suara Zahwa terdengar jelas dan penuh keyakinan, sesekali diselingi tepuk tangan hangat dari orang tua dan calon siswa yang hadir.

Transformasi Kehidupan Melalui Pendidikan

Puisi tersebut bukan sekadar hiburan semata. Melalui bait-bait yang dibacakan, Zahwa mengisahkan perubahan besar dalam hidupnya setelah mendapatkan kesempatan belajar. "Dulu jalanan adalah tempat kami mencari makan. Kini Sekolah Rakyat adalah tempat kami menjemput masa depan," ungkap Zahwa saat menyampaikan salah satu bait puisinya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat Terintegrasi 8 (SRT) Kabupaten Tangerang. Selain musikalisasi puisi, para siswa yang merupakan gabungan dari Sekolah Rakyat Jakarta dan Bekasi juga menampilkan paduan suara serta pidato dalam bahasa asing.

Program Sekolah Rakyat: Visi Presiden Prabowo

Dalam kesempatan tersebut, Letkol Teddy yang didampingi Mensos Gus Ipul dan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono berdialog langsung dengan orang tua dan siswa. Dalam arahannya, Seskab menjelaskan bahwa Program Sekolah Rakyat merupakan inisiatif Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan akses pendidikan yang layak dan berkualitas, khususnya mereka dari keluarga kurang mampu.

"Sekolah Rakyat adalah cara Bapak Presiden Prabowo, gimana caranya seluruh anak-anak Indonesia dapat bersekolah. Yang tidak bersekolah bisa bersekolah, yang putus sekolah bisa melanjutkan sekolah, yang tidak pernah sekolah sama sekali, bisa sekolah," jelas Letkol Teddy.

Menurutnya, pendidikan gratis dan berkualitas di Sekolah Rakyat bertujuan membuka jalan bagi terwujudnya mimpi dan cita-cita yang sebelumnya terasa sulit dicapai. "Untuk itu Bapak Presiden, memerintahkan Kementerian Sosial untuk membuat (Sekolah Rakyat) ini, dan Alhamdulillah sudah 43 ribu anak-anak yang belum bersekolah, bisa bersekolah sekarang," tambahnya.

Kolaborasi Pemerintah Pusat dan Daerah

Sementara itu, Gus Ipul menyampaikan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan hasil sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Pemerintah daerah memiliki peran penting dalam menyediakan lahan, sedangkan pembangunan sekolah permanen ditangani oleh pemerintah pusat.

"Gubernur, Bupati, Wali Kota menyediakan lahan, sementara dibangun menggunakan APBN oleh Kementerian Pekerjaan Umum atas arahan Bapak Presiden Prabowo," terang Gus Ipul.

Para penampilan siswa Sekolah Rakyat menjadi bukti nyata bahwa dalam kurun waktu satu tahun, mereka telah mengalami peningkatan signifikan dalam kepercayaan diri. Gus Ipul memberikan contoh perkembangan salah satu siswa yang sebelumnya belum lancar membaca bahasa Inggris, namun setelah menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat, kemampuannya meningkat pesat.

"Setahun di Sekolah Rakyat sudah lancar. Banyak lagi teman-temannya yang tidak bisa baca kelas 1 SMA, tapi sekarang alhamdulillah sudah bisa berprestasi," katanya.

Gus Ipul menekankan bahwa perbedaan latar belakang dan kemampuan siswa tidak menjadi penghalang untuk mendapatkan kesempatan pendidikan yang sama. "Itulah harapan Bapak Presiden Prabowo. Sekolah Rakyat tidak membeda-bedakan kemampuan siswa yang ada. Setiap siswa berharga," pungkasnya.

Puisi Lengkap: Dari Jalanan Menuju Harapan

Dulu, Jalanan adalah panggung kami. Di bawah lampu merah, di antara suara klakson dan debu, kami bernyanyi sambil menengadahkan tangan. Satu lagu untuk sesuap nasi. Satu senyum untuk bertahan hari ini.

Kami melihat anak-anak lain berangkat ke sekolah membawa buku. Sementara kami membawa gitar kecil, berjalan dari kendaraan ke kendaraan.

Hari ini, hidup kami mulai berubah. Kami tidak lagi bernyanyi untuk mendapatkan uang. Kini kami bernyanyi untuk menyambut masa depan.

Di Sekolah Rakyat, kami punya tempat untuk belajar, tempat untuk beristirahat, makanan yang cukup, guru-guru yang menyayangi, dan teman-teman yang tumbuh bersama.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Seskab Teddy Disambut Puisi Siswa SR?

Seskab Teddy Disambut Puisi Siswa SR is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Seskab Teddy Disambut Puisi Siswa SR matter?

Seskab Teddy Disambut Puisi Siswa SR matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.