Kabarberita911
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

KPK Geledah 15 Lokasi Terkait Kasus Pemerasan Bupati Pemalang

Published Agustus 9, 2026 · Updated Agustus 9, 2026 · By kabarberita911

KPK Lakukan Penggeledahan di 15 Titik Terkait Kasus Pemerasan Anom Widiyantoro

Kabarberita911.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyelesaikan operasi penggeledahan di lima belas tempat yang berkaitan dengan perkara pemerasan yang melibatkan Bupati Pemalang non aktif, Anom Widiyantoro. Operasi ini dilaksanakan pada minggu yang lalu.

Menurut keterangan Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, proses penggeledahan dimulai dari hari Rabu tanggal 5 Agustus hingga Sabtu tanggal 8 Agustus. Rincian lokasi yang digeledah mencakup sepuluh rumah tinggal di wilayah Pemalang, dua rumah di Tegal, dua rumah di Pekalongan, dan satu rumah di Semarang.

Bahwa sejak hari Rabu hingga Sabtu (5-8/8), Penyidik melakukan serangkaian kegiatan penggeledahan di lima belas lokasi rumah para pihak yang diduga terkait dengan perkara dimaksud.

Barang Bukti dan Dokumen Disita

Dalam operasi tersebut, penyidik KPK berhasil menyita berbagai dokumen penting. Di antaranya terdapat dokumen-dokumen yang berkaitan dengan proyek-proyek yang sedang maupun akan dilaksanakan di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Pemalang. Selain itu, juga disita barang bukti elektronik seperti handphone dan file elektronik.

Salah satu temuan menarik adalah rekaman CCTV yang diambil dari sebuah hotel di Magelang. Tim penyidik juga mengamankan rekaman tersebut sebagai bagian dari bukti dalam perkara ini.

Latar Belakang Penetapan Tersangka

Anom Widiyantoro telah ditetapkan sebagai tersangka pemerasan setelah terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT). Penangkapan dilakukan di sebuah hotel di Jakarta. Plt Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, menjelaskan situasi saat penangkapan dalam konferensi pers di kantor KPK Jakarta pada Kamis (30/7).

Ini rangkaian yang di Jakarta, Bupati yang di hotel itu ya betul itu diamankan di hotel, tapi nanti pihak-pihak yang bersama Bupati ini sedang didalami karena kalau tadi kita sudah sampaikan itu ada 21 orang yang ikut diamankan ya.

KPK juga menemukan sejumlah uang di dalam mobil milik Anom yang dibawa menuju Jakarta. Berdasarkan temuan tersebut, KPK membuka kemungkinan untuk mengembangkan perkara ini ke arah gratifikasi.

Kami juga menemukan uang-uang lain yang juga ada di mobil yang dibawa Bupati ke Jakarta. Kemudian ada uang yang kita temukan juga di rumah media, rumah pemenangan Bupati pada saat pilkada.

Nilai Barang Bukti yang Diamankan

Dalam operasi OTT tersebut, KPK mengamankan berbagai barang bukti dengan total nilai mencapai Rp2,7 miliar. Rincian barang bukti tersebut meliputi:

Uang tunai yang ditemukan di rumah Mohamad Haris senilai Rp300 juta. Uang tunai di rumah media sebesar Rp80 juta. Buku rekening atas nama Mohamad Haris yang diduga sebagai rekening penampung senilai Rp670 juta. Uang dalam rekening tersebut telah dicairkan dan diamankan oleh KPK. Satu koper di dalam mobil milik Anom Widiyantoro berisi uang tunai Rp451 juta yang diamankan di Jakarta.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is KPK Geledah 15 Lokasi Terkait Kasus?

KPK Geledah 15 Lokasi Terkait Kasus is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does KPK Geledah 15 Lokasi Terkait Kasus matter?

KPK Geledah 15 Lokasi Terkait Kasus matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.