Kabarberita911
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Anargya ITS Raih Tiga Penghargaan di Formula SAE Japan 2026

Published Agustus 14, 2026 · Updated Agustus 14, 2026 · By Karen Johnson - kabarberita911.com

Foto : Karen Johnson - kabarberita911.com

Tim Anargya ITS Raih Tiga Penghargaan di Formula SAE Japan 2026

Kabarberita911.com – Kehadiran tim Anargya EV Team dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) di ajang internasional kembali memberikan hasil gemilang. Pada kompetisi Formula Society of Automotive Engineers (FSAE) Japan 2026 yang berlangsung dengan kategori E21, mobil formula listrik ini berhasil mengumpulkan tiga penghargaan sekaligus. Berdasarkan daftar penghargaan resmi edisi ke-24, tim dari Surabaya membawa pulang satu gelar juara pertama dan dua juara kedua dalam berbagai kategori penilaian.

Ketiga trofi tersebut meliputi Best Three-View Drawing Award sebagai juara pertama, MathWorks Modeling Award sebagai juara kedua, serta PR Award yang juga diraih sebagai juara kedua. Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan tersendiri, tetapi juga semakin memperkenalkan nama Indonesia di kancah Formula Student tingkat dunia. Pencapaian ini menunjukkan bahwa mahasiswa Indonesia mampu bersaing dengan universitas-universitas terkemuka di Asia dan dunia.

Juara Pertama dari Ketelitian Gambar Teknik

Pencapaian pertama diraih melalui kategori Best Three-View Drawing Award. Anargya ITS berhasil mengungguli Nagoya Institute of Technology dan Sophia University dalam kategori ini. Penilaian dilakukan berdasarkan ketepatan dan presisi gambar teknik kendaraan yang mencakup tampak depan, samping, serta atas. Gambar-gambar tersebut harus merepresentasikan secara akurat proses perancangan dan integrasi antar komponen.

Gelar juara pertama ini menunjukkan kematangan tim dalam menerjemahkan kendaraan yang kompleks menjadi dokumentasi engineering yang presisi dan mudah dievaluasi oleh para juri. Setiap detail gambar harus konsisten dengan desain akhir kendaraan yang diuji di lapangan.

MATLAB dan Simulink Antarkan Tim ke Podium Kedua

Dalam kategori MathWorks Modeling Award, tim dari ITS menempati peringkat kedua. Mereka berada di bawah Nagoya Institute of Technology namun mengungguli Tohoku University. Penghargaan ini diberikan atas pemanfaatan MATLAB dan Simulink untuk memodelkan accumulator 77S7P, motor controller, serta traction motor. Hasil pemodelan kemudian dikorelasikan dengan data pengujian aktual seperti dynotest dan CAN BMS.

Dari analisis tersebut, tim berhasil mengidentifikasi enam kelompok seri baterai yang membatasi performa accumulator. Setelah mengganti komponen tersebut, hasil divalidasi lewat simulasi sebagai bukti nyata pendekatan model-test-validate-improve dalam pengembangan kendaraan. Proses ini menjadi kunci keberhasilan dalam optimasi sistem kelistrikan.

Engineering yang Juga Mampu Dikomunikasikan

Anargya ITS juga meraih 2nd Place PR Award dan menjadi satu-satunya tim Electric Vehicle (EV) yang menerima penghargaan tersebut di FSAE Japan 2026. Capaian ini tidak lepas dari kolaborasi Public Relations dan Visual Media dalam mengemas serta mengkomunikasikan proses engineering dan inovasi tim kepada publik.

Ketiga penghargaan tersebut mencerminkan kemampuan tim dalam desain, pemodelan berbasis data, serta komunikasi publik, sekaligus menjadi capaian membanggakan bagi Indonesia di kancah internasional. Kemampuan komunikasi menjadi faktor penting dalam penilaian keseluruhan.

Bersaing di Panggung Engineering Internasional

Formula SAE menuntut setiap tim mahasiswa menjalankan proses pengembangan kendaraan secara menyeluruh, layaknya tim engineering profesional. Proses tersebut mencakup perancangan, perhitungan, simulasi, manufaktur, pengujian, validasi, hingga dokumentasi dan pertanggungjawaban setiap keputusan engineering di hadapan para juri.

Raihan satu juara pertama dan dua juara kedua menjadi pencapaian penting, terlebih karena daftar penerima penghargaan pada kelas EV tahun ini juga diisi oleh universitas dengan tradisi engineering yang kuat, seperti Nagoya University, The University of Tokyo, Tohoku University, dan National Taiwan University.

Pencapaian tersebut menjadi hasil dari proses riset dan pengembangan kendaraan listrik yang dilakukan secara berkelanjutan oleh mahasiswa ITS, dengan pengetahuan yang terus terakumulasi lintas generasi tim, mencakup desain mekanik, sistem kelistrikan, baterai, kontrol kendaraan, hingga integrasi sistem.

Dengan pengalaman dari Formula SAE Japan 2026, tim akan terus melanjutkan pengembangan teknologi dan performa kendaraan untuk menghadapi kompetisi berikutnya. Dari bengkel mahasiswa di Kampus ITS Surabaya hingga panggung internasional, perjalanan mereka menunjukkan bahwa karya engineering mahasiswa Indonesia mampu bersaing ditingkat global.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Anargya ITS

Apa itu Formula SAE Japan 2026? Formula SAE Japan 2026 adalah kompetisi internasional untuk mahasiswa teknik yang mengembangkan kendaraan formula listrik. Kompetisi ini merupakan bagian dari seri Formula Student yang diselenggarakan di Jepang dengan kategori E21 untuk kendaraan listrik.

Berapa jumlah penghargaan yang diraih tim Anargya ITS? Tim Anargya ITS Raih Tiga Penghargaan di ajang ini, yaitu satu juara pertama untuk Best Three-View Drawing Award dan dua juara kedua untuk MathWorks Modeling Award serta PR Award.

Apakah Anargya ITS satu-satunya tim EV yang mendapat penghargaan? Ya, Anargya ITS menjadi satu-satunya tim Electric Vehicle (EV) yang menerima PR Award di FSAE Japan 2026, menunjukkan keunggulan dalam komunikasi publik dan presentasi engineering.

Kapan berita ini diumumkan? Berita ini dilansir dari keterangan resmi pada Kamis, 13 Agustus 2026, setelah kompetisi selesai dilaksanakan di Jepang.

Demikian dilansir dari keterangan resmi dikutip Kamis (13/8).

Related Reading