Paes Tetap Kiper Utama, Ajax Menang di Kualifikasi Conference League
Paes Pertahankan Posisi sebagai Penjaga Gawang Utama Ajax
Kabarberita911.com – Ajax Amsterdam berhasil meraih kemenangan dengan skor 3-1 atas Shelbourne FC dalam laga kualifikasi UEFA Conference League yang berlangsung pada hari Jumat, 7 Agustus 2026. Salah satu sorotan utama pertandingan ini adalah kehadiran Maarten Paes, kiper tim nasional Indonesia, yang kembali dipercaya menjadi pilihan pertama Michel Sanchez di antara gawang. Kemenangan ini menjadi bukti nyata bahwa Paes Tetap Kiper Utama Ajax meskipun ada persaingan dengan Marc Andre Ter Stegen yang baru saja bergabung melalui pinjaman dari Barcelona.
Konflik Internal: Paes vs Ter Stegen
Setelah Ajax mendatangkan Marc Andre Ter Stegen melalui pinjaman dari Barcelona, banyak pihak yang mempertanyakan masa depan Paes di klub tersebut. Namun, sang pelatih memilih untuk tetap mengandalkan kiper berusia 28 tahun ini dibandingkan dengan Ter Stegen yang memiliki pengalaman lebih luas. Keputusan ini terbukti tepat ketika Paes membantu timnya meraih kemenangan penting untuk menentukan nasib Ajax di kompetisi Eropa.
Menurut catatan dari Fotmob, Paes mencatatkan dua penyelamatan krusial sepanjang pertandingan. Meskipun ia kebobolan satu kali pada menit ke-84, gol tersebut sebenarnya berasal dari bola rebound yang melantur setelah Paes melakukan tepisan. Sebelumnya, kiper yang pernah membela FC Dallas ini juga berhasil membendung sepakan keras dari dalam kotak penalti, namun bola terpelanting liar dan mendarat tepat di kaki lawan yang langsung menyelesaikan kesempatan tersebut.
Statistik Pertandingan
Ajax mendominasi jalannya pertandingan dengan penguasaan bola mencapai 71 persen. Tim dari ibukota Belanda ini mencatatkan total 32 kali sepakan dengan 11 kali shots on target. Di sisi lain, Shelbourne hanya berhadapan dengan tiga kali shots on target dan tidak banyak menciptakan ancaman berarti bagi gawang Ajax.
Pertandingan ini menjadi momen penting bagi Paes untuk membuktikan diri sebagai penjaga gawang utama. Meskipun ia bisa kembali menjadi tumpuan Ajax di masa depan, laga ini juga membuka peluang bagi Ter Stegen untuk melakukan debut bersama klub yang baru saja ia huni. Dengan performa konsisten seperti ini, Paes Tetap Kiper Utama Ajax dan menjadi salah satu aset berharga bagi tim dalam jangka panjang.
Ajax selanjutnya akan menjalani laga persahabatan melawan PEC Zwolle sebelum kembali menghadapi Shelbourne dalam leg kedua putaran ketiga Kualifikasi UEFA Conference League 2026/2027. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung pada hari Jumat, 14 Agustus 2026, waktu Indonesia Barat. Baca juga: Jadwal lengkap Kualifikasi Conference League 2026/2027
FAQ: Pertanyaan Umum tentang Paes di Ajax
1. Apakah Paes masih menjadi kiper utama Ajax setelah kedatangan Ter Stegen? Ya, berdasarkan performa dalam laga kualifikasi Conference League, Paes tetap menjadi pilihan utama pelatih Michel Sanchez. Meskipun Ter Stegen bergabung melalui pinjaman, Paes menunjukkan kualitas yang konsisten dan menjadi Paes Tetap Kiper Utama Ajax.
2. Berapa kali Paes melakukan penyelamatan dalam pertandingan melawan Shelbourne? Menurut catatan dari Fotmob, Paes mencatatkan dua penyelamatan krusial sepanjang pertandingan. Ia juga berhasil membendung sepakan keras dari dalam kotak penalti sebelum kebobolan pada menit ke-84.
3. Kapan Ajax akan menghadapi Shelbourne dalam leg kedua? Leg kedua Kualifikasi UEFA Conference League 2026/2027 dijadwalkan berlangsung pada hari Jumat, 14 Agustus 2026, waktu Indonesia Barat. Ajax akan menjalani laga persahabatan melawan PEC Zwolle terlebih dahulu.
4. Apa saja statistik penting dari pertandingan Ajax vs Shelbourne? Ajax mendominasi dengan penguasaan bola 71 persen, total 32 kali sepakan, dan 11 kali shots on target. Shelbourne hanya memiliki tiga kali shots on target sepanjang pertandingan.
5. Apakah Paes memiliki masa depan panjang di Ajax? Dengan performa konsisten dan kepercayaan penuh dari pelatih, Paes memiliki masa depan yang cerah di Ajax. Ia menjadi salah satu aset berharga bagi tim dalam jangka panjang dan terus membuktikan diri sebagai penjaga gawang utama.