Kabarberita911
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Historic Moment: Kolinger Ungkap Peran Simic di Balik Keputusan Gabung Persija

Published Juli 18, 2026 · Updated Juli 18, 2026 · By Anthony Martinez

Kolinger Buka Rahasia Keputusan Gabung Persija, Moment Sejarah

Historic Moment - Dalam moment sejarah yang memperlihatkan perubahan besar dalam tim sepak bola Indonesia, Denis Kolinger, pemain baru Persija Jakarta, memberikan wawancara mendalam mengenai pengaruh besar Marko Simic, rekan sejawatnya dari Kroasia, dalam mengambil keputusan untuk bergabung dengan Macan Kemayoran. Kolinger mengungkapkan bahwa Simic memainkan peran kunci dalam membantunya mempertimbangkan langkah ini, terutama karena reputasi tim sebagai salah satu klub terbesar di tanah air. "Simic adalah bagian dari moment sejarah ini. Ia tidak hanya memberi masukan, tapi juga menjadi penyemangat yang membuat saya yakin Persija adalah tempat yang tepat untuk melanjutkan karier," katanya saat diwawancara di sesi latihan di Depok, Jumat (17/7).

Simic Sebagai Mentor dan Sumber Inspirasi

Kolinger menambahkan bahwa Simic aktif menggali keinginannya untuk bermain di Asia, dengan menekankan kualitas tim dan peluang berkembang yang ditawarkan. "Simic memberi saya gambaran jelas tentang bagaimana Persija bisa menjadi rumah bagi pemain internasional. Ia juga menunjukkan bagaimana menjaga performa di lingkungan yang berbeda dari Eropa," ujarnya. Simic, yang telah berada di Persija sejak lama, dianggap sebagai salah satu legenda klub, dan kolaborasi mereka berdua menjadi momen historis bagi penggemar sepak bola Indonesia.

"Simic adalah orang yang tahu seluk-beluk sepak bola Indonesia. Ia menjelaskan bahwa banyak pemain Kroasia pernah bermain di sini, dan saya merasa dia bisa memberi arahan yang tepat untuk adaptasi,"

Kolinger menjelaskan. Menurutnya, Simic tidak hanya membantu dalam pilihan karier, tetapi juga memberikan kesan personal yang mendalam tentang kepercayaan diri dan komitmen tim.

Proses adaptasi Kolinger berjalan lancar meski ia baru bergabung dengan klub. Dalam empat hari latihan, ia sudah merasa nyaman dengan lingkungan dan rekan-rekan satu tim. "Cuaca di Jakarta tidak terlalu berbeda dengan Zagreb, saya bisa beradaptasi dengan cepat," katanya. Kolinger menekankan bahwa kesiapan fisik dan mental telah terbentuk sejak awal, terutama karena dukungan Simic dan pelatih Shin Tae Yong yang berkomitmen membimbingnya.

Kolaborasi Tim Senior Membentuk Budaya Tim

Simic, yang dikenal sebagai pemain berpengalaman dan mentor bagi para pemain muda, memberikan kepercayaan kepada Kolinger untuk menjadi bagian dari tim. "Simic memberi saya dorongan untuk tetap konsisten dan fokus pada target jangka panjang," kata Kolinger. Pemain berusia 32 tahun ini percaya bahwa eksperimen kolaborasi antara legenda dan pemain baru akan memperkuat budaya tim Persija, yang selama ini dianggap sebagai bagian dari moment sejarah dalam sepak bola Indonesia.

"Saya merasa Simic adalah pilar yang tidak hanya membantu dalam pertandingan, tapi juga dalam membangun karakter tim. Mereka memandu saya untuk menjadi lebih baik dalam kondisi yang berbeda,"

Kolinger menambahkan. Ia juga mengungkapkan bahwa Simic sering berbagi pengalaman tentang cara menghadapi tekanan dari media dan penggemar, yang merupakan bagian dari tantangan dalam moment sejarah ini.

Kelengkapan tim Persija semakin lengkap dengan kedatangan Kolinger, yang diharapkan mampu menambah daya tarik dan performa di musim pertamanya. Dengan dukungan Simic dan pelatih Shin Tae Yong, Kolinger yakin Persija bisa meraih keberhasilan yang sebelumnya belum tercapai. "Saya bersiap untuk menjadi bagian dari moment sejarah ini, bersama dengan rekan-rekan yang sudah lama berjuang untuk klub," tuturnya. Kehadiran Kolinger dan Simic bersama juga menjadi simbol perubahan menuju masa depan yang lebih kuat untuk Persija Jakarta.