Kabarberita911
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Banding Persib Resmi Ditolak AFC, Denda Bertambah Besar

Published Agustus 14, 2026 · Updated Agustus 14, 2026 · By Michael Lopez - kabarberita911.com

Foto : Michael Lopez - kabarberita911.com

Persib Bandung Menghadapi Kekecewaan Setelah Banding Persib Resmi Ditolak AFC Denda Bertambah

Kabarberita911.com – Klub sepak bola Persib Bandung harus menerima kenyataan pahit setelah Komite Banding AFC secara resmi menolak permohonan banding yang diajukan oleh tim dari Jawa Barat. Penolakan ini terjadi pada Kamis, 13 Agustus 2026, dan menyangkut putusan Komite Disiplin AFC mengenai insiden yang terjadi selama pertandingan melawan Ratchaburi FC. Berdasarkan dokumen keputusan yang diakses CNN Indonesia pada Jumat (14/8), Maung Bandung dinyatakan tetap bersalah atas tiga pasal dalam Kode Disiplin AFC, yakni ayat 35, 64, dan 65. Keputusan ini berarti bahwa Banding Persib Resmi Ditolak AFC Denda yang harus dibayarkan klub akan bertambah besar.

Detail Sanksi dan Denda yang Harus Ditanggung Persib

Dengan ditolaknya banding, Persib harus menanggung beban finansial yang cukup signifikan. Klub Maung Bandung dikenai denda tambahan sebesar US$1.000 atau sekitar Rp17 juta. Besaran ini ditambahkan ke denda awal yang telah dijatuhkan sebelumnya, yaitu US$20 ribu atau setara Rp3,5 miliar. Total denda yang harus dibayarkan Persib kini mencapai angka yang cukup besar bagi manajemen klub.

'Banding Persib Bandung (IDN) terhadap keputusan VVC 20260513DC13 ditolak sepenuhnya,' demikian bunyi pernyataan resmi Komite Banding AFC yang diterbitkan melalui kanal komunikasi resminya.

Selain sanksi finansial, hukuman berupa dua laga kandang tanpa penonton juga tetap berlaku. Hal ini berdampak langsung pada pertandingan playoff Liga Champions Asia 2 musim 2026/2027 yang akan mempertemukan Persib dengan Manila Digger pada 31 Agustus 2026. Pertandingan tersebut akan digelar tanpa kehadiran suporter di tribun, yang tentu saja akan mengurangi potensi pendapatan tiket bagi klub.

Latar Belakang Insiden dan Proses Banding

Awalnya, pada 13 Mei 2026, Komite Disiplin AFC telah menjatuhkan sanksi terhadap Persib. Keputusan tersebut diambil karena manajemen klub dinilai gagal mengendalikan suporter yang berperilaku beringas selama laga melawan Ratchaburi. Selain itu, terdapat pula pelanggaran terkait aspek keselamatan yang menjadi pertimbangan utama dalam menjatuhkan sanksi.

Manajemen Persib menilai putusan tersebut terlalu berat dan tidak proporsional. Oleh karena itu, langkah banding diambil untuk memperjuangkan hak klub. Kini, setelah Komite Banding AFC mengambil keputusan, hukuman yang dijatuhkan telah berstatus inkrah atau tidak dapat diajukan banding lagi. Proses banding yang dilakukan oleh Persib berlangsung selama beberapa minggu sebelum akhirnya ditolak.

Dampak Terhadap Pertandingan Masa Depan

Persib sebelumnya telah mengajukan agar pertandingan playoff melawan Manila Digger diselenggarakan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Dengan keputusan final ini, seluruh sanksi yang dijatuhkan AFC terhadap Persib menjadi tetap berlaku. Hal ini berarti Persib harus mempersiapkan diri menghadapi pertandingan tanpa suporter di kandang sendiri.

Keputusan ini juga memberikan pelajaran berharga bagi manajemen Persib dalam hal pengendalian suporter. Insiden yang terjadi selama pertandingan melawan Ratchaburi FC menjadi contoh nyata pentingnya manajemen suporter yang baik untuk menghindari sanksi berat dari badan sepak bola Asia.

Frequently Asked Questions (FAQ)

Apa saja pasal Kode Disiplin AFC yang dilanggar Persib?

Persib dinyatakan bersalah atas tiga pasal dalam Kode Disiplin AFC, yakni ayat 35, 64, dan 65. Pasal-pasal ini berkaitan dengan perilaku suporter dan aspek keselamatan selama pertandingan.

Berapa total denda yang harus dibayarkan Persib?

Total denda yang harus dibayarkan Persib mencapai US$21.000 atau setara Rp3,5 miliar. Ini termasuk denda awal US$20.000 dan denda tambahan US$1.000 setelah banding ditolak.

Kapan Persib harus menjalani sanksi tanpa penonton?

Persib harus menjalani sanksi tanpa penonton pada dua laga kandang, termasuk pertandingan playoff Liga Champions Asia 2 melawan Manila Digger pada 31 Agustus 2026.

Apakah Persib masih bisa mengajukan banding?

Tidak, setelah Komite Banding AFC menolak banding pada 13 Agustus 2026, hukuman yang dijatuhkan telah berstatus inkrah atau tidak dapat diajukan banding lagi.

Related Reading