Ada ‘Bisikan’ Hubner di Balik Kepindahan Ole Romeny ke Fortuna Sittard
Ada 'Bisikan' Hubner di Balik Kepindahan Ole Romeny ke Fortuna Sittard
Ada Bisikan Hubner di Balik Kepindahan - Kepindahan pemain sepak bola internasional Indonesia, Ole Romeny, ke klub Liga Belanda, Fortuna Sittard, ternyata tidak lepas dari peran Justin Hubner. Selama musim panas, Hubner, yang sudah menjadi bagian dari Fortuna Sittard sejak awal musim 2025/2026, diyakini memberikan saran yang memengaruhi keputusan Ole untuk hijrah. Sebagai rekan satu timnas, kehadiran Hubner di Eredivisie dianggap sebagai faktor penting dalam pembentukan keputusan Romeny untuk meninggalkan Oxford United.
Hasil Konsultasi dengan Justin Hubner
Dalam wawancara eksklusif dengan ESPN NL, Ole Romeny menyebut bahwa Justin Hubner adalah salah satu dari beberapa orang yang membantu proses transfernya. "Kami memang berdiskusi secara mendalam selama beberapa bulan. Dia memberi masukan yang sangat berharga," kata Romeny. Sebagai striker yang konsisten di level nasional, Ole merasa penurunan performa di Oxford United menjadi alasan utama untuk mencari tantangan baru. Selama musim lalu, ia hanya tampil 16 kali dengan durasi 335 menit, dibandingkan dengan 14 caps dan satu gol yang ia catatkan di musim 2024/2025.
"Kami berbicara tentang peluang di Eredivisie. Dia menyatakan, 'Ini adalah lingkungan yang cocok untuk berkembang,' dan saya setuju dengan pendiriannya," ujar Romeny. Selain itu, Hubner juga menjelaskan bahwa Fortuna Sittard menawarkan sistem permainan yang lebih dinamis, serta peluang untuk memperkuat posisi sayap sebagai bagian dari lini depan yang kompetitif.
Justin Hubner, pemain berusia 22 tahun, merupakan salah satu dari tiga pemain asing yang memperkuat Fortuna Sittard di musim ini. Ia telah bermain 26 pertandingan dan mencatatkan dua gol serta satu assist, menunjukkan adaptasi yang cepat di lingkungan baru. Kehadiran Hubner tidak hanya memberikan dorongan moral, tetapi juga menjadi contoh langsung bagaimana Fortuna Sittard mampu menawarkan persaingan yang sehat bagi pemain internasional. Ole, yang baru berusia 26 tahun, diharapkan bisa memanfaatkan pengalaman tersebut untuk mengembangkan kemampuannya.
Proses Transfer dan Harapan di Eredivisie
Kepindahan Ole Romeny ke Fortuna Sittard dianggap sebagai langkah strategis untuk menghadapi kompetisi yang lebih tinggi. Meski di Oxford United, ia sempat menunjukkan performa yang stabil, namun dengan penurunan level klub, perannya mulai tergerus oleh pemain-pemain muda yang lebih dinamis. Dengan bergabung ke Eredivisie, Ole berharap bisa meraih kesempatan bermain lebih sering, sekaligus mengukir nama di level sepak bola Eropa.
Sebagai bagian dari Fortuna Sittard, Ole akan bermain bersama para pemain lokal yang memiliki pengalaman dan motivasi tinggi. Klub tersebut juga dikenal sebagai salah satu tim yang siap membangun basis pemain muda, dengan program latihan yang terstruktur dan pelatih yang berkompeten. "Saya sangat bersemangat untuk memulai babak baru ini. Saya ingin membuktikan bahwa saya bisa beradaptasi dengan cepat di lingkungan yang lebih kompetitif," ujarnya. Dengan dukungan dari rekan satu timnas, seperti Justin Hubner, harapan tersebut semakin besar.
Selain hubungan antara Ole dan Hubner, kepindahan Romeny juga dilihat sebagai bagian dari rencana Fortuna Sittard untuk memperkuat lini depannya. Dalam beberapa bulan terakhir, klub tersebut aktif mencari pemain dengan kemampuan menembak dan pengalaman bermain di luar negeri. Ole, yang pernah membela FC Utrecht, NEC Nijmegen, FC Emmen, dan Willem II, dianggap sebagai pilihan yang tepat untuk memberikan kestabilan dan kekuatan penyerangan. Kehadirannya akan memberikan dampak positif pada dinamika tim, terutama dalam menyiapkan persaingan di babak kedua musim ini.
Kontribusi dari 'bisikan' Justin Hubner tidak hanya memengaruhi keputusan pribadi Ole, tetapi juga menjadi katalis dalam rencana Fortuna Sittard untuk meraih kemenangan di Eredivisie. Dengan memperkuat hubungan antar pemain asing dan lokal, klub tersebut diharapkan bisa membangun tim yang solid. Ole Romeny, yang dikenal sebagai striker andalannya, dianggap sebagai tokoh penting dalam rencana ini. Meski masih dalam tahap adaptasi, ia memiliki potensi untuk membangkitkan performa dan menambah kepercayaan diri sebagai bagian dari kompetisi tingkat Eropa.