Kabarberita911
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Usai Salah Baca Teks Pancasila Saat HUT RI, Plt Bupati Pati Minta Maaf

Published Agustus 19, 2026 · Updated Agustus 19, 2026 · By Michael Lopez - kabarberita911.com

Foto : Michael Lopez - kabarberita911.com

Plt Bupati Pati Mohon Maaf Setelah Salah Lafalkan Sila Kedua Pancasila di Upacara HUT RI ke-81

Momen Salah Baca yang Viral

Kabarberita911.com – Sebuah rekaman video yang tersebar luas di media sosial memperlihatkan Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, keliru saat membacakan sila kedua Pancasila dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan ke-81 RI di Alun-alun Kabupaten Pati, Senin (17/8). Sebagai inspektur upacara, Chandra seharusnya melafalkan "Kemanusiaan yang Adil dan Beradab," namun yang keluar dari mulutnya justru redaksi yang tidak sesuai.

"Pancasila. Satu, ketuhanan Yang Maha Esa. Two, keadilan yang adil dan beradab,"

Keliruan tersebut langsung berdampak pada peserta upacara yang tidak lagi serempak saat menirukan teks. Meski demikian, sila ketiga hingga kelima tetap dibacakan dengan tepat oleh Chandra.

Permohonan Maaf dan Penjelasan Kondisi Fisik

Menanggapi viralnya insiden itu, Chandra menyampaikan permintaan maaf kepada warga Kabupaten Pati maupun seluruh rakyat Indonesia. Ia menegaskan bahwa kesalahan tersebut terjadi secara tidak sengaja karena kondisi tubuhnya yang sedang tidak baik pada hari kejadian.

"Jadi kami ucapkan permohonan maaf untuk masyarakat Kabupaten Pati dan seluruh masyarakat Republik Indonesia itu sekali lagi tidak sengaja memang kondisinya benar-benar posisi waktu itu kurang, enggak enak badan,"

Menurut Chandra, rangkaian kegiatan menyambut kemerdekaan berlangsung sangat padat hingga larut malam, sehingga konsentrasi tubuhnya menurun drastis.

"Rangkaian kegiatan yang sampai malam-malam, sehingga konsentrasinya benar-benar kurang. Jadi kami mohon maaf sekali lagi,"

Tubuh Keringat Dingin di Pagi Hari Upacara

Chandra mengungkapkan bahwa sejak pagi menjelang pelaksanaan upacara, tubuhnya sudah mengeluarkan keringat dingin. Kendati demikian, ia tetap menjalankan tugas sebagai inspektur karena posisi 17 Agustus menuntutnya untuk hadir dan memimpin jalannya acara.

"Pagi hari itu kondisinya sudah keringat dingin, cuman karena posisi 17 Agustus saya harus kuat tapi ternyata fisik manusia tidak bisa kalau memang kondisi seperti itu akhirnya blank. Itu di luar prediksi kami,"

Penjelasan tersebut disampaikan Chandra kepada wartawan pada Rabu (19/8), sebagaimana dikutip dari Detik.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Usai Salah Baca Teks Pancasila Saat?

Usai Salah Baca Teks Pancasila Saat is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Usai Salah Baca Teks Pancasila Saat matter?

Usai Salah Baca Teks Pancasila Saat matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.