Kabarberita911
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Truk Tabrak 8 Kendaraan di Sibolangit Sumut – 4 Tewas dan 8 Luka

Published Juli 17, 2026 · Updated Juli 17, 2026 · By Elizabeth Wilson

Truk Tabrak 8 Kendaraan di Sibolangit Sumut, 4 Tewas dan 8 Luka

Truk Tabrak 8 Kendaraan di Sibolangit - Kecelakaan lalu lintas beruntun yang menimbulkan korban jiwa dan luka-luka terjadi di Jalan Jamin Ginting, Kilometer 44-45, Desa Suka Makmur, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, pada Jumat (17/7). Peristiwa ini memakan korban 4 orang meninggal dunia dan 8 korban lainnya terluka, dengan dampak signifikan terhadap kondisi lalu lintas di sekitar lokasi. Kecelakaan yang mengguncang wilayah tersebut disebabkan oleh kecelakaan truk yang membawa galon air mineral, yang secara tiba-tiba kehilangan kendali dan menabrak delapan kendaraan yang melintas di depannya.

Detail Kecelakaan dan Lokasi Terjadinya

Kecelakaan berawal ketika truk bergerak dari arah Karo menuju Kota Medan, melewati area yang memiliki kemiringan curam. Pada pukul 10.30 WIB, truk diduga mengalami kegagalan rem akibat kecepatan tinggi atau kondisi jalan yang kurang memadai, sehingga langsung menabrak kendaraan di depannya. Kecelakaan ini melibatkan sembilan unit kendaraan, termasuk mobil, sepeda motor, dan truk pengangkut lainnya, yang beruntun hingga menyebabkan kerusakan parah dan korban yang tercatat.

Korban Kecelakaan dan Kondisi Mereka

Dari total 12 korban, empat di antaranya dinyatakan meninggal dunia, yaitu Heppi Sitinjak (60), Dinaria Manik (60), Samsir Sitinjak (30), dan Anton Simorangkir. Sementara delapan korban lainnya mengalami cedera, termasuk Siti Mawan (61), Pebrianto Siburian (31), dan enam orang lainnya yang dirujuk ke RSUP H Adam Malik Medan. Dari korban luka, ada lima anak di bawah usia 20 tahun yang juga terlibat dalam kecelakaan ini.

"Sampai saat ini, berdasarkan data yang diperoleh, ada empat korban meninggal dunia. Delapan orang lainnya mengalami cedera. Semua korban telah diangkut ke rumah sakit dan puskesmas terdekat," kata Kombes Pol Ferry Walintukan, Kabid Humas Polda Sumut.

Korban yang terluka mengalami luka berbagai tingkat keparahan, mulai dari luka ringan hingga luka berat yang membutuhkan perawatan intensif. Kondisi rumah sakit di sekitar lokasi kecelakaan dilaporkan ramai dan menerima pasien sepanjang hari setelah insiden terjadi. Selain itu, sejumlah kendaraan yang terlibat dalam tabrakan juga mengalami kerusakan signifikan, dengan beberapa unit diangkut ke bengkel untuk diperbaiki.

Kelengkapan dan Penyebab Kecelakaan

Kombes Pol Ferry Walintukan menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat truk yang membawa galon air mineral melewati area Jalan Jamin Ginting. Jalan tersebut memiliki kemiringan curam dan kondisi lalu lintas yang padat, sehingga menambah risiko kecelakaan. Dari penyelidikan awal, truk kehilangan kendali karena rem blong, yang mengakibatkan benturan beruntun yang sulit dihindari. Menurut saksi mata, kondisi jalan yang basah akibat hujan deras sebelumnya juga berkontribusi pada kecelakaan tersebut.

"Kecelakaan terjadi karena truk kehilangan kontrol dan menabrak delapan kendaraan. Benturan beruntun tidak bisa dihindari, sehingga menyebabkan kerusakan dan kehilangan nyawa," terang Ferry.

Kejadian ini juga menimbulkan kekacauan di sekitar lokasi, dengan lalu lintas terhambat selama beberapa jam. Petugas kepolisian dan tim evakuasi langsung tiba di tempat kejadian untuk mengecek kondisi korban, mengatur arus lalu lintas, dan memastikan kendaraan yang terlibat tidak mengancam keselamatan pengguna jalan lain. Proses penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk kondisi truk dan faktor lingkungan.

Respons dan Langkah Penanganan

Pengemudi truk dan beberapa korban yang terluka sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk pemeriksaan medis. Selain itu, petugas kepolisian melakukan pemeriksaan terhadap saksi dan kamera pengawas di sekitar lokasi untuk mengumpulkan bukti. Pihak kepolisian juga meminta bantuan dari warga setempat untuk membantu proses evakuasi. Adapun, beberapa kendaraan yang rusak parah diperbaiki di tempat, sementara yang lain ditarik ke bengkel.

Kecelakaan ini memberikan dampak besar pada masyarakat sekitar, terutama pengendara yang terpaksa berhenti sementara dan mengalami kehilangan waktu. Sejumlah warga menyatakan kekecewaan atas kecelakaan tersebut, dengan menyoroti pentingnya kesadaran pengemudi dalam kondisi jalan yang kurang aman. Pihak terkait, termasuk Dinas Perhubungan Sumut, juga sedang melakukan evaluasi terhadap jalur tersebut untuk mencegah insiden serupa terjadi di masa depan.