Kabarberita911
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Profil Paskibraka Penurunan Bendera, Pengerek Bendera hingga Kompi

Published Agustus 17, 2026 · Updated Agustus 17, 2026 · By John Martinez - kabarberita911.com

Foto : John Martinez - kabarberita911.com

Profil Paskibraka Penurunan Bendera Pengerek: Wajah-Wajah di Balik Prosesi HUT ke-81 RI

Kabarberita911.com – Setiap tahun, momen penurunan Sang Merah Putih di Istana Negara menjadi sorotan utama masyarakat Indonesia. Profil Paskibraka Penurunan Bendera Pengerek yang bertugas pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin 17 Agustus, menarik perhatian luas karena mewakili keberagaman pelajar dari seluruh penjuru Nusantara. Tim yang ditunjuk untuk menjalankan amanah tersebut mengusung nama "Indonesia Adil Makmur" dan terdiri atas anggota terpilih dari berbagai provinsi.

Konteks Upacara dan Makna Simbolik

Upacara penurunan bendera merupakan penutup resmi rangkaian peringatan kemerdekaan. Berbeda dengan pengibaran yang menandai awal hari kemerdekaan, penurunan bendera membawa pesan penghormatan terhadap perjuangan para pendiri bangsa. Setiap gerakan, setiap langkah, dan setiap formasi dalam prosesi ini telah dilatih selama berminggu-minggu agar berjalan presisi tanpa kesalahan.

Tim Paskibraka "Indonesia Adil Makmur" dipilih melalui proses seleksi berlapis di tingkat provinsi, nasional, hingga penempatan posisi spesifik. Anggota yang terpilih tidak hanya mewakili sekolah atau daerah asal, tetapi juga menjadi simbol persatuan generasi muda Indonesia dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan.

Rincian Posisi dan Tugas Anggota

Posisi paling sentral dalam prosesi penurunan bendera diemban oleh Neeltje Deliana Insjowi Werimon, pelajar SMA Negeri 8 Jayapura yang mewakili Provinsi Papua. Ia bertugas sebagai pembawa baki bendera Merah Putih. Sebagai cadangan, Ismi Ulfaidah dari Provinsi Sulawesi Barat—seorang siswi Sekolah Rakyat—menempati posisi pembawa baki cadangan.

Tugas pengerek bendera diserahkan kepada Maharazthu Rizqhy Ramadhana Chubuyana, pelajar SMAN 1 Taliwang yang mewakili Provinsi Nusa Tenggara Barat. Sementara itu, Mirza Rafi Navazani, pelajar SMAN 1 Sintang dari Provinsi Kalimantan Barat, dipercaya sebagai pembentang bendera. Ketiga posisi ini membentuk inti teknis dari seluruh formasi penurunan.

Struktur Komando Kelompok dan Kompi

Komandan Kelompok 8 dipegang oleh Atanasius Meyllano Frans Yogar, siswa SMA Katolik Giovanni Kupang yang mewakili Provinsi Nusa Tenggara Timur. Adapun Baruno Wicaksono, pelajar SMA Taruna Nusantara Cimahi, mengemban tanggung jawab sebagai Komandan Kelompok 17. Keduanya memastikan setiap anggota kelompok bergerak serempak sesuai komando.

Puncak komando di tingkat kompi diemban Kapten Pnb Bagus Setianto, yang saat ini menjabat Kapokops Flight FGS Skadud 5 Wingud 5 Lanud Sultan Hasanuddin. Perannya mencakup pengawasan keseluruhan formasi, koordinasi dengan protokol Istana Negara, serta memastikan seluruh tahapan prosesi berjalan sesuai standar militer dan upacara kenegaraan.

"Penetapan Tim Paskibraka 'Indonesia Adil Makmur' menjadi bagian penting dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Para anggota akan mengemban amanah dalam prosesi penurunan Sang Merah Putih dengan penuh disiplin, kehormatan, dan tanggung jawab, sekaligus menjadi representasi generasi muda Indonesia dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan dan semangat kemerdekaan." — Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

FAQ: Informasi Praktis Seputar Profil Paskibraka

Apa itu Paskibraka dan bagaimana proses seleksinya? Paskibraka adalah Pasukan Pengibar Bendera Pusaka, yaitu tim pelajar yang bertugas mengibarkan atau menurunkan bendera nasional pada upacara kenegaraan. Seleksi dilakukan secara bertahap: tingkat sekolah, kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional. Kriteria meliputi postur, kesehatan, kedisiplinan, serta pemahaman nilai kebangsaan.

Kapan dan di mana prosesi penurunan bendera HUT ke-81 RI dilaksanakan? Upacara penurunan bendera untuk HUT ke-81 Kemerdekaan RI dilaksanakan pada Senin, 17 Agustus, di Istana Negara, Jakarta. Acara ini terbuka untuk publik dan disiarkan langsung melalui stasiun televisi nasional.

Apakah ada perbedaan antara tim pengibaran dan penurunan bendera? Ya. Tim pengibaran bertugas pada pagi hari (17 Agustus) untuk menaikkan bendera, sedangkan tim penurunan bertugas pada sore hari untuk menurunkan bendera. Keduanya dapat diisi oleh anggota yang sama atau berbeda, tergantung penunjukan panitia. Dalam konteks HUT ke-81 RI, Tim "Indonesia Adil Makmur" ditunjuk khusus untuk prosesi penurunan.

Bagaimana masyarakat dapat mengikuti informasi resmi terkait profil paskibraka? Keterangan resmi disampaikan melalui Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden serta kanal media pemerintah daerah. Publik dapat memantau jadwal upacara dan daftar anggota tim melalui siaran langsung televisi nasional maupun situs resmi Sekretariat Presiden.

Setiap nama yang tercatat dalam profil paskibraka penurunan bendera pengerek tahun ini membawa beban moral sekaligus kebanggaan: menjadi wajah generasi muda Indonesia yang menjaga kehormatan Sang Merah Putih dengan disiplin, dedikasi, dan semangat kemerdekaan.

Related Reading