Kabarberita911
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Pengemudi BYD yang Lindas Ojol di Jaksel Negatif Narkoba

Published Oktober 25, 2026 · Updated Oktober 25, 2026 · By Thomas Hernandez - kabarberita911.com

Foto : Thomas Hernandez - kabarberita911.com

Pengemudi BYD Diperiksa Usai Kecelakaan Beruntun di Panglima Polim

Kabarberita911.com – Pengemudi mobil listrik BYD berinisial S (46) dinyatakan negatif narkoba dan alkohol setelah kecelakaan beruntun yang mengakibatkan seorang pengemudi ojek online terlindas di Jalan Panglima Polim, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Korban, HS (56), mengalami patah tulang pada kaki kiri serta luka lecet dan kini telah memperoleh perawatan medis di Rumah Sakit Fatmawati.

Pemeriksaan terhadap S dilakukan setelah insiden pada Jumat (23/10) sore. Hingga Sabtu (24/10), pengemudi tersebut masih diamankan di Polres Metro Jakarta Selatan untuk kepentingan penyidikan. Polisi belum menyimpulkan penyebab akhir kecelakaan dan masih mengumpulkan keterangan serta menelusuri rangkaian peristiwa di lokasi.

“Itu (pengemudi) udah diperiksa (tes urine), negatif. Sama alkohol udah juga, negatif semua,” kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Mujiyanto.

Mobil Sempat Menyenggol Kendaraan Lain

Kecelakaan itu melibatkan sejumlah kendaraan yang sedang melintas dan beberapa kendaraan yang terparkir di kawasan Blok M. BYD bernomor polisi B 1220 KDP awalnya melaju dari selatan ke utara di Jalan Panglima Polim.

Saat tiba di depan Win Hotel, kendaraan tersebut menabrak Honda Brio B 2967 NGY yang berjalan searah di depannya. Kepala Seksi Kecelakaan Lalu Lintas Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Kharisma Arbita Bangsa menjelaskan, dugaan awal mengarah pada kurangnya kehati-hatian dan konsentrasi pengemudi ketika kendaraan itu melaju.

“Sesampainya di depan Win Hotel, karena kurang hati-hati dan konsentrasi, menabrak kendaraan Brio B 2967 NGY yang melaju searah di depannya,” ujar Kharisma dalam keterangannya.

Setelah mengenai Honda Brio, mobil BYD bergerak ke arah kiri. Dalam lintasan berikutnya, kendaraan itu menabrak sepeda motor Honda Beat A 3867 DD yang dikendarai HS. Pengemudi ojol tersebut terjatuh, lalu terlindas oleh mobil.

Mujiyanto menyampaikan bahwa penyidik juga mempertimbangkan kemungkinan S terkejut setelah mobilnya bersenggolan dengan kendaraan lain. Kondisi itu diduga membuat kendaraan tidak terkendali sesaat sebelum akhirnya berhenti di area dekat Hotel Amaris.

“Mungkin kaget, terus oleng, mau jalan lagi, tapi berhenti di depan itu, Hotel Amaris,” ujar Mujiyanto.

Sejumlah Kendaraan dan Fasilitas Jalan Rusak

Pergerakan mobil belum berhenti setelah menabrak sepeda motor korban. BYD tersebut kemudian menabrak mobil listrik lain yang berada di sisi kiri jalan, naik ke trotoar, lalu mengenai Honda Mobilio B 1247 WZK dan Toyota Navi B 2447 TWB. Kedua kendaraan itu sedang terparkir di sekitar Hotel Amaris.

Jejak kecelakaan masih terlihat di lokasi. Permukaan jalan ditemukan bergaris atau tergores, yang diduga berkaitan dengan sepeda motor korban saat terjatuh. Serpihan kaca juga tampak di sisi kiri jalan. Selain kerusakan pada kendaraan, sebuah bollard atau tiang pembatas trotoar berwarna hitam dilaporkan patah setelah tertabrak.

Rangkaian benturan tersebut menjadi bagian penting dalam penyelidikan karena polisi perlu memastikan urutan kejadian secara utuh: mulai dari tabrakan pertama dengan Honda Brio, kendaraan yang bergerak ke kiri, hingga mobil memasuki trotoar dan menghantam kendaraan-kendaraan lain. Pemeriksaan kondisi kendaraan serta keterangan dari pihak terkait diperlukan untuk menentukan faktor yang memicu kecelakaan.

Korban Mendapat Perawatan, Penyidikan Berlanjut

HS mengalami cedera serius pada kaki kiri akibat peristiwa tersebut. Patah tulang dan luka lecet yang dialaminya membuat korban harus dibawa untuk menjalani perawatan di Rumah Sakit Fatmawati. Informasi mengenai perkembangan kondisi medis korban belum dijelaskan lebih lanjut.

Sementara itu, status S masih dalam pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Selatan. Hasil tes urine dan alkohol yang negatif merupakan salah satu bagian dari proses pemeriksaan, namun belum menutup penyidikan terhadap faktor lain yang mungkin berperan dalam kecelakaan beruntun tersebut.

“Statusnya, ya, diamankan, masih diamankan di Polres. Masih dalam penyidikan, masih disidik, gitu,” kata Mujiyanto.

Kasus ini kembali menyoroti pentingnya konsentrasi penuh saat berkendara, terutama di ruas jalan perkotaan yang padat dan memiliki banyak kendaraan bergerak maupun terparkir di sekitarnya. Dalam situasi seperti itu, benturan awal dapat memicu kehilangan kendali dalam waktu singkat dan menimbulkan dampak terhadap pengguna jalan lain.

Polisi masih mendalami penyebab pasti kecelakaan serta tanggung jawab pengemudi. Hasil penyidikan nantinya akan menentukan gambaran lengkap insiden yang terjadi di Jalan Panglima Polim tersebut.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Pengemudi BYD yang Lindas Ojol di Jaksel?

Pengemudi BYD yang Lindas Ojol di Jaksel is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Pengemudi BYD yang Lindas Ojol di Jaksel matter?

Pengemudi BYD yang Lindas Ojol di Jaksel matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.