Kabarberita911
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Mobil Rombongan Mahasiswa KKN Unhas Kecelakaan di Bantaeng

Published Agustus 14, 2026 · Updated Agustus 14, 2026 · By Elizabeth Wilson - kabarberita911.com

Foto : Elizabeth Wilson - kabarberita911.com

Mobil Rombongan Mahasiswa KKN Unhas Kecelakaan di Bantaeng: Semua Selamat

Kabarberita911.com – Kecelakaan lalu lintas kembali menimpa Mobil Rombongan Mahasiswa KKN Unhas yang sedang dalam perjalanan pulang. Peristiwa ini terjadi di wilayah Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, pada Kamis (13/8/2026). Kabar baiknya, tidak ada korban jiwa di antara para mahasiswa yang berada di dalam kendaraan pick up terbuka tersebut.

Menurut keterangan resmi dari Universitas Hasanuddin (Unhas), kendaraan yang ditumpangi oleh 12 mahasiswa dari Posko Kayu Loe ini mengalami kecelakaan tunggal. Kecelakaan terjadi sekitar pukul 14.00 WITA, saat para mahasiswa sedang dalam perjalanan menuju posko masing-masing setelah menghadiri acara penutupan KKN yang juga disertai kegiatan penghijauan serentak.

Proses Kecelakaan dan Evakuasi

Berdasarkan informasi yang dihimpun, mobil bak terbuka tersebut diduga mengalami kerusakan pada sistem pengeremannya. Pengemudi melaporkan bahwa mobil mengalami rem blong saat berada di area Desa Bonto Lojong dan Desa Kayu Loe.

"Dalam perjalanan pulang, satu kendaraan mobil pick up terbuka yang ditumpangi oleh 12 mahasiswa dari Posko Kayu Loe mengalami kecelakaan tunggal," ujar Ishaq Rahman.

Sebagai upaya menghentikan laju kendaraan, pengemudi secara spontan membenturkan mobil ke pohon di pinggir jalan. Akibat benturan tersebut, mobil terbalik dan berguling ke sisi jalan yang lebih rendah. Warga setempat segera melakukan evakuasi para mahasiswa ke rumah-rumah warga di sekitar lokasi kejadian.

Tim medis dari PSC Cabang Loka juga tiba di tempat kejadian untuk memberikan pertolongan pertama. Seluruh mahasiswa kemudian dievakuasi menuju RS Anwar Makkatutu di Bantaeng untuk memperoleh penanganan lebih lanjut di Unit Gawat Darurat (UGD).

Kondisi Para Mahasiswa dan Tanggapan Unhas

Kabar baik datang dari pihak universitas mengenai kondisi para mahasiswa. Ishaq Rahman, Kepala Sub Direktorat Hubungan Masyarakat dan Dokumentasi Direktorat Komunikasi/Sekretariat Rektor Unhas, menyampaikan bahwa seluruh mahasiswa dalam keadaan selamat.

"Iya, tapi tidak ada yang meninggal dunia. Semua selamat. Malam ini bisa pulang dari rumah sakit," kata Ishaq Rahman kepada CNNIndonesia.com, Kamis (13/8).

Para mahasiswa yang menjadi korban Mobil Rombongan Mahasiswa KKN Unhas tersebut dikabarkan kondisinya terus membaik setelah mendapat penanganan medis. Mereka tidak mengalami cedera serius yang mengancam nyawa.

Informasi Tambahan tentang KKN Unhas

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan program wajib bagi mahasiswa Unhas yang bertujuan untuk memberikan pengalaman nyata dalam kehidupan masyarakat. Program ini biasanya dilaksanakan selama beberapa minggu di berbagai daerah di Sulawesi Selatan dan sekitarnya.

Posko Kayu Loe merupakan salah satu lokasi KKN yang aktif melakukan berbagai kegiatan sosial dan lingkungan. Kegiatan penghijauan serentak yang dihadiri oleh para mahasiswa merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat yang dilakukan selama masa KKN.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai kegiatan KKN Unhas, pembaca dapat mengunjungi [situs resmi Unhas](https://www.unhas.ac.id) atau mengikuti perkembangan berita melalui [CNN Indonesia](https://www.cnnindonesia.com).

FAQ: Kecelakaan Mahasiswa KKN Unhas di Bantaeng

Kapan kecelakaan terjadi? Kecelakaan terjadi pada Kamis, 13 Agustus 2026, sekitar pukul 14.00 WITA.

Berapa jumlah mahasiswa yang terlibat? Sebanyak 12 mahasiswa dari Posko Kayu Loe yang berada di dalam mobil pick up terbuka.

Apa penyebab kecelakaan? Mobil mengalami rem blong sehingga pengemudi membenturkan kendaraan ke pohon di pinggir jalan.

Apakah ada korban jiwa? Tidak ada korban jiwa. Seluruh mahasiswa selamat dan malam harinya sudah bisa pulang dari rumah sakit.

Di mana para mahasiswa dibawa untuk penanganan medis? Para mahasiswa dievakuasi ke RS Anwar Makkatutu di Bantaeng untuk mendapat penanganan di UGD.

Related Reading