Kabarberita911
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Gempa M7 NTT Berpotensi Tsunami, Warga Evakuasi ke Gunung

Published Agustus 15, 2026 · Updated Agustus 15, 2026 · By Michael Lopez - kabarberita911.com

Foto : Michael Lopez - kabarberita911.com

Guncangan M7 di NTT Pemicu Evakuasi Massal Menuju Ketinggian

Kabarberita911.com – Pagi hari ini, Sabtu 15 Agustus 2026, gempa berkekuatan magnitudo 7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur. Kejadian tersebut memicu kepanikan di kalangan penduduk yang kemudian berbondong-bondong mencari tempat lebih tinggi. Peringatan dini tsunami yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) semakin mendorong warga untuk segera meninggalkan kawasan pesisir.

Kepanikan Warga Maumere

Kristo isa Mia, seorang penduduk Kota Maumere di Kabupaten Sikka, menceritakan bahwa intensitas guncangan terasa sangat dahsyat. Ia bersama keluarganya langsung keluar dari rumah demi menyelamatkan diri. "Kami panik semua, kami langsung lari keluar rumah untuk menyelematkan diri karena goncangan terlalu kuat dan lumayan lama," ujarnya saat dihubungi CNNIndonesia.com pada Sabtu pagi.

"Kita takut sekali, kita sudah mengungsi, saya bawa keluarga ke rumah saudara jauh dari pantai, takut ada tsunami," kata Kristo.

Suasana saat gempa terjadi digambarkan sangat ramai dan penuh kegelisahan. Banyak orang yang berlarian keluar rumah dengan alasan yang sama. Kristo kemudian memilih untuk mengungsi ke rumah kerabatnya di Habi, sebuah lokasi yang letaknya lebih jauh dari garis pantai.

Veronika, warga setempat, juga menyampaikan pengalaman serupa. Ia menyebutkan bahwa kondisi semakin genting karena salah satu orang tuanya mengalami kelumpuhan. "Kami panik tadi, apalagi orang tua saya juga lumpuh jadi saya berusaha mendorong keluar rumah," jelas Veronika. Ia menambahkan bahwa warga sempat membunyikan tiang listrik sebagai tanda peringatan setelah adanya imbauan tsunami.

Kesigapan Penduduk Selayar

Di sisi lain, masyarakat di Kecamatan Pasimarannu dan Pasilambena, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, juga segera melakukan evakuasi ke bukit. Muhammad Natsir Ali, Bupati Kepulauan Selayar, mengapresiasi respons cepat dari warganya. Ia menjelaskan bahwa pengalaman masa lalu menjadi faktor penting dalam kesiapsiagaan mereka.

"Saya sudah langsung Video Call dengan pemerintah kecamatan, masyarakat yang ada di Pasimarannu, Pasilambena, memang kan sempat ada kejadian di tahun 2021 kalau tidak salah itu, yang mengakibatkan trauma masyarakat," papar Natsir.

Bupati Natsir menyebutkan bahwa gempa M 7,4 yang melanda NTT pada Desember 2021 lalu juga memberikan dampak signifikan bagi Selayar. Peristiwa tersebut meninggalkan kesan mendalam sehingga masyarakat kini lebih waspada. "Memang alhamdulillah kesadaran masyarakat menghadapi gempa di Pasimarannu, Pasilambena, alhamdulillah cepat, mereka langsung lari ke bukit," tambahnya.

Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan yang disebabkan oleh gempa hari ini. Meskipun demikian, kekhawatiran warga tetap ada mengingat pengalaman pahit pada tahun 2021. "Panik masyarakat, pasti, karena sama kejadian yang (gempa pada 2021) kemarin tapi alhamdulillah (dampaknya) tidak seperti yang kemarin, kemarin kan rusak parah rumahnya masyarakat, tanggul jalanan rusak," terang Natsir.

Bupati Natsir menegaskan bahwa ia telah melakukan pengecekan awal dan belum menemukan kerusakan pada rumah maupun sekolah. "Tapi alhamdulillah sampai saat ini tidak ada. Sempat saya tanya tdak ada rusak rumah sekolah apa, kami masih waspada," pungkasnya.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Gempa M7 NTT Berpotensi Tsunami Warga?

Gempa M7 NTT Berpotensi Tsunami Warga is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Gempa M7 NTT Berpotensi Tsunami Warga matter?

Gempa M7 NTT Berpotensi Tsunami Warga matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.