Kabarberita911
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Gempa Daratan M 6,4 di Simalungun, Getaran Terasa Hingga Medan

Published Agustus 16, 2026 · Updated Agustus 16, 2026 · By Mary Thomas - kabarberita911.com

Foto : Mary Thomas - kabarberita911.com

Guncangan Gempa M 6,4 di Simalungun Merambat Hingga ke Medan

Kabarberita911.com – Sabtu sore, tanggal 15 Agustus 2026, wilayah Kabupaten Simalungun di Sumatera Utara diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4. Peristiwa ini terjadi pada pukul 17.54 WIB. Guncangan yang ditimbulkan cukup kuat sehingga terasa hingga ke Kota Medan, yang merupakan ibu kota provinsi tersebut. Jarak antara kedua kota ini mencapai sekitar 143 kilometer.

Wilis, seorang penduduk Medan yang tinggal di Kecamatan Medan Johor, menceritakan pengalamannya saat gempa terjadi. Ia mengaku sempat merasa cemas karena getaran terasa cukup signifikan.

"Biasanya cuma sebentar, tapi yang ini terasa lebih lama. Tetangga-tetangga juga langsung keluar rumah untuk memastikan kondisi aman," ujarnya kepada CNNIndonesia.com.

Detail Teknis Gempa

Hendro Nugroho, Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan, menjelaskan bahwa pusat gempa terletak pada koordinat 2,97 Lintang Utara dan 98,95 Bujur Timur. Lokasi ini berada sekitar 10 kilometer di arah tenggara Kabupaten Simalungun serta 12 kilometer barat laut Kota Pematangsiantar. Kedalaman hiposenter tercatat mencapai 163 kilometer dengan episenter berada di wilayah Simalungun, Sumatera Utara.

Menurut Hendro, gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Getaran yang ditimbulkan memiliki intensitas berbeda-beda di berbagai wilayah yang merasakan guncangan.

Intensitas Getaran di Berbagai Daerah

Di Kabupaten Aceh Selatan, guncangan tercatat pada skala IV MMI. Kota Sibolga juga mengalami getaran dengan intensitas yang sama, yaitu skala IV MMI. Sementara itu, Lubuk Pakam dan Banda Aceh merasakan gempa pada skala III MMI. Wilayah Nias Barat, Nias Selatan, Kabupaten Nias, dan Kota Gunungsitoli mengalami getaran pada skala II hingga III MMI.

"Pusat gempa tercatat berada sekitar 76 kilometer tenggara Kota Medan dan sekitar 44 kilometer barat daya Kota Tebing Tinggi," urainya.

Berdasarkan siaran pers BMKG yang dikutip, guncangan terbesar mencapai skala V MMI. Peta tingkat guncangan atau shakemap menunjukkan bahwa intensitas gempa dirasakan sebagai berikut:

Skala V MMI, yang berarti getaran dirasakan hampir semua penduduk dan orang banyak terbangun, dialami di Kota Tebingtinggi, Kota Kabanjahe, dan Kota Limapuluh. Skala IV MMI, yang berarti pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, dialami di Raya, Simalungun; Panombeian Pane, Simalungun; Panei, Simalungun; Kota Pematangsiantar; dan Kota Pangururan.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Gempa Daratan M 6 4 di Simalungun?

Gempa Daratan M 6 4 di Simalungun is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Gempa Daratan M 6 4 di Simalungun matter?

Gempa Daratan M 6 4 di Simalungun matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.