Data BNPB: 14 Orang Meninggal Dunia Imbas Gempa M7 NTT
Gempa Magnitudo 7 di NTT: 14 Jiwa Gugur dan Ribuan Warga Mengungsi
Kabarberita911.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa hingga saat ini tercatat 14 orang tewas akibat gempa magnitudo 7 yang melanda Nusa Tenggara Timur pada Sabtu pagi, 15 Agustus 2026. Berdasarkan informasi yang dihimpun BNPB pada pukul 12.30 WIB, selain 14 korban jiwa, terdapat dua orang mengalami luka berat dan sebelas orang lainnya luka ringan. Perlu dicatat bahwa angka-angka ini masih bersifat sementara karena proses pendataan, verifikasi, dan validasi masih berlangsung di lapangan.
Gempa berkekuatan magnitudo 7 tersebut mengguncang Desa Mbay, Kabupaten Nagekeo, pada pukul 05.58 WITA. Pusat gempa berada pada koordinat 8,41 derajat lintang selatan dan 121,39 derajat bujur Timur, dengan kedalaman 15 kilometer dan lokasi sekitar 30 kilometer laut dari Mbay-Nagekeo.
Distribusi Korban dan Kerusakan
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton Panjaitan menjelaskan rincian korban dalam keterangannya:
"Korban meninggal dunia sementara tercatat di Kabupaten Sikka sebanyak tiga orang, Kabupaten Manggarai enam orang dan Kabupaten Manggarai Timur lima orang. Sementara korban luka dilaporkan di Kabupaten Sikka, Kabupaten Nagekeo, Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Manggarai Timur," kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton Panjaitan dalam keterangannya, Sabtu (15/8).
Berton menambahkan bahwa data korban masih bersifat sementara dan dapat berubah seiring proses verifikasi dan validasi oleh BPBD serta pihak terkait. Setiap perkembangan data akan disampaikan berdasarkan hasil pendataan resmi di lapangan.
Selain korban jiwa, sekitar 2.000 warga mengungsi atau melakukan evakuasi mandiri menyusul guncangan kuat dan peringatan dini tsunami yang sempat dikeluarkan setelah gempa utama.
BNPB mencatat sebanyak 54 unit rumah rusak berat, sembilan unit rumah rusak sedang, dan 11 unit rusak ringan. Kerusakan juga terjadi pada lima fasilitas kesehatan, satu fasilitas pendidikan, satu gudang Bulog, tiga fasilitas ibadah, serta enam kantor pemerintahan.
Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur Terdampak Signifikan
Kabupaten Manggarai menjadi salah satu wilayah dengan dampak kerusakan cukup signifikan. Tercatat 29 unit rumah rusak berat, sembilan unit rumah rusak sedang dan sembilan unit rumah rusak ringan. Selain itu, lima fasilitas kesehatan dan satu fasilitas pendidikan juga mengalami kerusakan. Sementara di Kabupaten Manggarai Timur tercatat 23 unit rumah rusak berat.
Di Kabupaten Nagekeo, dampak sementara meliputi dua unit rumah rusak berat, satu unit rusak sedang dan dua unit rusak ringan. Selain itu, dua fasilitas ibadah mengalami rusak ringan dan lima kantor pemerintahan terdampak.
Peringatan Dini Tsunami dan Kondisi Terkini
BMKG sempat mengeluarkan peringatan dini potensi tsunami di sejumlah wilayah pesisir di NTT pascagempa. Hingga pukul 07.03 WITA BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami 2. Peringatan tersebut mencakup wilayah NTT, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat dan Sulawesi Tenggara.
Di NTT, wilayah yang berstatus Siaga meliputi Manggarai bagian utara, Ngada bagian utara, Manggarai Barat bagian utara, Ende bagian utara dan Sikka bagian utara. Sementara itu, wilayah Sulawesi Selatan yang masuk status Siaga yakni Selayar, Jeneponto, dan Bantaeng.
Menurut Berton, kondisi terkini di wilayah tersebut, arus lalu lintas dilaporkan mengalami kemacetan dan listrik masih padam.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Data BNPB?Data BNPB is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Data BNPB matter?Data BNPB matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.