Kabarberita911
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

New Policy: Purbaya: Selama Saya Menkeu, Pondasi Ekonomi Membaik-IHSG Naik

Published Mei 23, 2026 · Updated Mei 23, 2026 · By Thomas Hernandez

Purbaya: Selama Saya Menjabat Menkeu, Fondasi Ekonomi Terus Membaik

New Policy - Dalam acara Jogja Financial Festival 2026 di Jogja Expo Center (JEC), Bantul, DIY, Jumat (22/5), Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan pernyataan penting tentang kebijakan baru yang tengah dijalankan pemerintah. Ia menyebut bahwa dalam jangka panjang, new policy akan menjadi pendorong utama perbaikan kondisi perekonomian Indonesia. Meski indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terlihat mengalami penurunan tajam dalam beberapa hari terakhir, Purbaya optimis perbaikan fundamental ekonomi akan terus berlanjut, sehingga IHSG bisa kembali naik secara bertahap.

Reformasi Ekonomi di Bawah Kebijakan Baru

Purbaya menegaskan bahwa reformasi ekonomi yang dijalankan pemerintah di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto sangat serius dan bukan sekadar formalitas. "Kebijakan baru ini dibuat dengan tujuan memperkuat fondasi perekonomian, sehingga investasi akan lebih stabil dan menarik," jelasnya. Ia mengatakan bahwa new policy melibatkan berbagai langkah strategis seperti penyesuaian pajak, peningkatan regulasi keuangan, dan pemberdayaan sektor swasta. Langkah-langkah ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan bisnis yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Dalam pembicaraannya, Purbaya menekankan bahwa ekonomi Indonesia saat ini sedang mengalami perbaikan signifikan, terutama di sektor infrastruktur dan energi. "Dengan new policy yang terus diterapkan, kita bisa mengatasi tantangan inflasi dan ketergantungan pada impor," ujarnya. Ia juga menyoroti peran pemerintah dalam meningkatkan daya beli masyarakat melalui program subsidi dan pengurangan biaya transaksi. "Ini semua bagian dari new policy yang dirancang untuk memastikan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan," tambah Purbaya.

Proyeksi IHSG dan Analisis Pasar

Purbaya menyampaikan bahwa siklus bisnis memiliki fase naik dan turun, namun masa ekspansi ekonomi bisa bertahan cukup lama jika kebijakan diterapkan dengan baik. "Dari titik terendah sampai tertinggi, IHSG bisa naik 4-5 kali. Kalau kemarin kita menganggap IHSG mencapai titik terendah 7.000, maka akhir siklus di 2028-2030 bisa mencapai 28.000," jelasnya. Ia menambahkan bahwa new policy telah membantu menstabilkan ekspektasi pasar dan memperkuat kepercayaan investor.

Dalam analisis teknis, Purbaya menyebut bahwa tekanan pasar saham saat ini sudah mendekati titik terendah. "Teknikal analisis jangka pendek menunjukkan bahwa IHSG mungkin sudah mencapai bottom, sehingga kita tidak perlu takut dengan investasi jangka panjang," pungkasnya. Ia menilai bahwa new policy akan menjadi fondasi kuat untuk menggerakkan pertumbuhan ekonomi yang lebih baik dalam beberapa tahun ke depan.

Purbaya juga memprediksi bahwa kebijakan baru ini akan memberikan dampak positif pada sektor pertanian, manufaktur, dan teknologi. "Dengan new policy, kita bisa meningkatkan produktivitas sektor-sektor strategis ini, sehingga mampu mendorong peningkatan ekspor dan investasi," katanya. Ia menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya memperbaiki struktur ekonomi melalui kebijakan yang terukur dan berbasis data, seperti pengurangan defisit anggaran dan peningkatan efisiensi birokrasi.

Dalam konteks global, Purbaya menyampaikan bahwa new policy Indonesia berpotensi menarik minat investor asing yang mencari peluang pertumbuhan di pasar berkembang. "Indonesia memiliki keunggulan komparatif yang bisa dimanfaatkan jika new policy diterapkan secara konsisten," ujarnya. Ia juga mengapresiasi kerja sama antarinstansi dalam menyelesaikan berbagai tantangan ekonomi, termasuk pengendalian inflasi dan peningkatan kualitas SDM.

Sebagai tindak lanjut dari new policy, pemerintah akan terus memantau dinamika pasar dan memperbaiki kebijakan sesuai dengan kondisi terkini. "Kita harus siap menghadapi tantangan global, tapi new policy memberikan peluang untuk tetap stabil," kata Purbaya. Ia berharap bahwa perekonomian Indonesia akan terus berkembang, terutama dengan dukungan dari kebijakan yang mendorong pertumbuhan inklusif dan berkelanjutan. Dengan kata lain, new policy akan menjadi jalan untuk memperkuat fondasi ekonomi dan mendorong IHSG naik kembali dalam waktu dekat.