Kabarberita911
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Molinas Diprediksi Bisa Tekan Subsidi BBM hingga Rp82 T

Published Agustus 20, 2026 · Updated Agustus 20, 2026 · By Michael Lopez - kabarberita911.com

Foto : Michael Lopez - kabarberita911.com

Molinas: Proyek Motor Listrik Nasional yang Diproyeksikan Menghemat Subsidi BBM hingga Rp82 Triliun

Peluncuran Resmi oleh Presiden Prabowo

Kabarberita911.com – Presiden Prabowo Subianto secara resmi mengaktifkan Ekosistem Motor Listrik Nasional (Molinas) pada Kamis (13/8) di fasilitas produksi PT Ilectra Motor Group (ALVA), yang berlokasi di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Menurut Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, program ini tidak sekadar memperkenalkan satu merek kendaraan baru, melainkan membangun sebuah ekosistem nasional yang terintegrasi secara menyeluruh.

Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa cakupan ekosistem tersebut meliputi pengembangan industri dan manufaktur, komponen serta baterai, infrastruktur charging dan battery swapping, skema pembiayaan, jaringan distribusi, layanan purnajual, hingga penguatan penyerapan pasar. PT Len Industri ditunjuk sebagai lead integrator untuk mengorkestrasi kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam pembangunan ekosistem itu.

Proyeksi Penghematan Subsidi BBM

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian memperkirakan bahwa operasionalisasi Molinas mampu memangkas beban subsidi bahan bakar minyak (BBM) secara drastis. Atong Soekirman, Asisten Deputi Pengembangan Industri Kemenko Perekonomian, mengungkapkan bahwa proyeksi tersebut bertumpu pada asumsi 11 juta unit motor listrik yang beroperasi pada tahun 2037.

"Pembatasan subsidi BBM asumsi 11 juta unit operasi di 2037 Rp82,2 triliun. Penguatan neraca dagang dari subsitusi impor Rp45 triliun," ujar Atong dalam acara diskusi bertajuk Navigating The Challenges of The Motor Vehicle Industry di Jakarta Pusat, Kamis (20/8).

Dengan kata lain, jika target 11 juta unit tercapai pada 2037, potensi penghematan dari pembatasan subsidi BBM diprediksi menyentuh angka Rp82,2 triliun, sementara penguatan neraca dagang melalui subsitusi impor ditaksir mencapai Rp45 triliun.

Nilai Ekonomi Ekosistem dan Penciptaan Lapangan Kerja

Di luar penghematan subsidi, Atong Soekirman menambahkan bahwa ekosistem Molinas secara keseluruhan menyimpan potensi nilai ekonomi yang sangat besar bagi negara sepanjang periode 2026–2031.

"Saya akan tambahkan bahwa nilai ekonomi ekosistem Molinas end-to-end di angka Rp150 triliun. Pencipta lapangan pekerjaan juga ada kurang lebih di 215 ribu," ujar Atong.

Kesiapan Produk dan Skema Pembiayaan

Managing Director Industrialisasi Danantara Indonesia, Ardy Muawin, memastikan bahwa unit produk Molinas saat ini sudah dalam kondisi siap pakai. Dua merek dalam negeri yang menjadi bagian dari program ini adalah Alva dan Gesit. Untuk menekan harga jual sebelum kendaraan resmi dilepas ke pasaran, skema pembiayaan tengah dirampungkan.

Dalam proses penyusunan skema pembiayaan tersebut, Danantara menggandeng Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

"Kami ajak Himbara, bagaimana kita menyusun struktur pembiayaan ini supaya permintaan itu ada dan orang bisa beli," ujar Ardy.

Kapasitas Produksi dan TKDN

Kapasitas produksi Molinas ditetapkan sebesar 100 ribu unit per tahun. Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) saat ini berada di angka 40 persen, dengan target peningkatan hingga 60 persen seiring berjalannya program.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Molinas Diprediksi Bisa Tekan Subsidi BBM hingga?

Molinas Diprediksi Bisa Tekan Subsidi BBM hingga is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Molinas Diprediksi Bisa Tekan Subsidi BBM hingga matter?

Molinas Diprediksi Bisa Tekan Subsidi BBM hingga matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.