Kabarberita911
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Camat di Bogor Klaim Tak Paksa Tukang Cukur Minta Maaf Terkait Bendera

Published Agustus 13, 2026 · Updated Agustus 13, 2026 · By James Hernandez - kabarberita911.com

Foto : James Hernandez - kabarberita911.com

Dita Aprilia: Tukang Cukur Tidak Dipaksa Membuat Video Maaf Soal Bendera

Kabarberita911.com – Kepala Kecamatan Rancabungur, Dita Aprilia, menyangkal klaim bahwa pihaknya memaksa seorang tukang cukur untuk merekam video permintaan maaf. Insiden ini bermula dari viralnya rekaman teguran terkait pemasangan bendera Merah Putih di tempat usaha tersebut.

Dita menjelaskan bahwa kedatangan tukang cukur ke kantor kecamatan pada malam hari bukan untuk diminta membuat pernyataan maaf. Kedatangannya justru didampingi oleh pengurus RT dan RW setempat dengan tujuan mengklarifikasi masalah agar tidak berlanjut lebih jauh.

"Nggak ada (pemaksaan) Saya tahu itu ditegur oleh RT, RW. Atinya jangan lah dengan ada bahasa tidak mau mengibarkan bendera, jangan ada bahasa belum merdeka, jangan seperti itu. Hanya sekedar itu saja untuk ininya untuk penyampaian dari Pak RT Pak RW-nya tuh hanya seperti itu saja,"

Kronologi Insiden dan Rekam Video

Dalam rekaman yang beredar, terlihat Dita meminta tukang cukur tersebut memasang bendera. Perekam video kemudian bertanya dengan nada tinggi mengapa bendera tidak dipasang, sementara tukang cukur menjawab dengan kalimat "Kata siapa udah merdeka."

Dita memastikan bahwa orang yang menegur tukang cukur dalam video bukanlah pegawai kecamatan, melainkan teman media yang membantu mengimbau warga saat itu. "Itu saya pastikan bahwa itu bukanlah pegawai Kecamatan Rancabungur. Tapi itu adalah ada teman media yang memang pada saat itu sedang membantu untuk mengimbau warga masyarakat. Bukan mau peliputan, hanya membantu menghimbau warga," ujarnya.

Saat mendatangi tempat usaha pada Senin (10/8), Dita merasa ada ucapan dari tukang cukur yang kurang tepat. "Ketika masuk. 'Tolong di iniin ya apa tolong dipasang benderanya,' gitu lah. Ada bahasa yang memang saya kurang pas di situ. Terus saya keluar, aduh karena saya lagi pusing lagi keliyengan saya nyari kursi," katanya.

Proses Pembuatan Video Tanpa Pengetahuan Kecamatan

Dita mengaku tidak bertemu tukang cukur saat yang bersangkutan datang ke kantor kecamatan. Ia juga tidak mengetahui proses pembuatan video permintaan maaf yang kemudian beredar di media sosial.

"Saya tanya Pak Kasi sama teman-teman ada yang mengintervensi? 'Nggak ada, Bu,' gitu. Justru video itu pun tanpa sepengetahuan kita,"

Menurut Dita, video tersebut dibuat di ruangan Satpol PP Kecamatan Rancabungur tanpa sepengetahuan pihak kecamatan. "Ruangan Pol PP itu kan ruangan di depannya di pelayanan. Jadi saya juga tidak suka dengan caranya yang sudah menggunakan fasilitas kecamatan, jadi tanpa sepengetahuan Pak Kasi," katanya.

Pihak kecamatan juga tidak mengetahui bagaimana video tersebut kemudian tersebar. Dita menambahkan bahwa ia kemudian meminta Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Rancabungur untuk masuk dan membantu menenangkan situasi.

"Makanya kan di potongan video terakhir di ujung itu ada bahasa Pak Sekcam masuk ya kan, ada Pak Sekcam. Nah itu saya minta tolong Pak Sekcam itu dilerai deh,"

Distribusi Bendera Sejak Awal Agustus

Dita menjelaskan bahwa pihak kecamatan sejak awal Agustus telah membagikan bendera Merah Putih kepada warga yang dinilai membutuhkan. Sementara warga yang dianggap mampu hanya diberikan imbauan untuk memasang bendera secara mandiri.

Dita menyebut tukang cukur itu sebelumnya telah ditegur oleh pihak RT karena perkataannya. Ia menambahkan bahwa video permintaan maaf dibuat sambil memegang bendera merah putih oleh tukang cukur tersebut.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Camat di Bogor Klaim Tak Paksa?

Camat di Bogor Klaim Tak Paksa is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Camat di Bogor Klaim Tak Paksa matter?

Camat di Bogor Klaim Tak Paksa matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.