Trans Retail Indonesia Resmikan PLTS Atap di 16 Gerai
Trans Retail Indonesia Operasikan PLTS Atap di 16 Lokasi
Kabarberita911.com – Trans Retail Indonesia mulai memanfaatkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap untuk mendukung kebutuhan energi di jaringan gerainya. Sistem energi surya tersebut telah dipasang pada 16 lokasi, meliputi gerai Transmart dan Trans Studio Mall yang tersebar di berbagai kota di Indonesia.
Peresmian dilakukan di Transmart Cempaka Putih, Jakarta, pada Senin (15/9). Program ini dijalankan melalui kolaborasi Trans Retail Indonesia dan PT Xurya Daya Indonesia, dengan dukungan dari PT PLN serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Pemanfaatan panel surya di area atap menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk mengelola konsumsi energi operasional secara lebih efisien. Di saat yang sama, listrik yang diproduksi dari tenaga matahari diharapkan membantu menekan jejak emisi dari kegiatan bisnis ritel dan pusat hiburan.
Kapasitas Melampaui 12 MW
VP Commercial Xurya Daya Indonesia, Adhi Laksmanaputra, menyampaikan bahwa proyek tersebut kini mencakup 16 titik di 14 kota. Kerja sama pemasangan PLTS dalam jaringan Trans Retail Indonesia telah berkembang sejak pembicaraan awal dimulai pada 2023.
Akumulasi kapasitas sistem yang telah terpasang kini mencapai lebih dari 12 megawatt (MW). Skala itu menempatkan proyek tersebut sebagai salah satu implementasi PLTS atap berkapasitas besar di Indonesia.
"Kalau kita bicara detail, ini salah satu yang terbesar di Indonesia," ujar Adhi.
PLTS di seluruh lokasi tersebut diproyeksikan memproduksi sekitar 16,8 gigawatt hour (GWh) listrik setiap tahun. Energi bersih dari sistem itu diperkirakan setara dengan pengurangan emisi karbon sekitar 13 juta kilogram per tahun.
Besaran tersebut menggambarkan manfaat panel surya yang tidak hanya dirasakan melalui suplai listrik, tetapi juga lewat pengurangan emisi yang berkaitan dengan penggunaan energi untuk operasional gedung. Bagi jaringan ritel yang memiliki banyak lokasi dan kebutuhan listrik harian, pengelolaan energi menjadi salah satu unsur penting dalam aktivitas bisnis.
Pengurangan Emisi Setara 13 Ribu Ton
Direktur HR dan Public Relations Trans Retail Indonesia, Satria Hamid, menjelaskan bahwa penggunaan PLTS atap sejalan dengan langkah perusahaan dalam meningkatkan efisiensi sekaligus mengurangi dampak lingkungan dari operasionalnya.
Dari total lokasi yang telah dikonversi, terdapat 13 gerai Transmart dan tiga Trans Studio Mall. Perusahaan memperkirakan pemanfaatan sistem ini dapat menghemat emisi karbon tidak kurang dari 13 juta kilogram, atau sekitar 13 ribu ton.
"Kalau dari 13 Transmart yang dikonversi menjadi PLTS dan tiga Trans Studio Mall, itu tidak kurang dari 13 juta kilogram yang bisa kita hemat dari emisi karbon," ujar Satria dalam acara peresmian.
PLTS atap memanfaatkan sinar matahari untuk menghasilkan listrik melalui panel yang dipasang pada bagian atas bangunan. Dalam konteks pusat perbelanjaan dan gerai ritel, area atap dapat menjadi ruang yang mendukung produksi energi tanpa mengubah fungsi utama bangunan bagi pelanggan maupun kegiatan usaha.
Selain berpotensi meningkatkan efisiensi pemakaian energi, sistem tersebut memperlihatkan bagaimana kebutuhan listrik operasional dapat dipadukan dengan penggunaan sumber energi terbarukan. Penerapannya juga relevan bagi sektor lain yang memiliki bangunan dengan area atap memadai dan kebutuhan listrik yang berlangsung sepanjang hari.
"Kami yakin ini bisa diimplementasikan secara lebih luas untuk kebutuhan operasional, tidak hanya di sektor retail, tapi juga di sektor lainnya," ujarnya.
Mendukung Pemanfaatan Energi Terbarukan di Jakarta
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melihat pemasangan PLTS atap sebagai langkah yang penting dalam memperluas penggunaan energi terbarukan. Kepala Seksi Energi Terbarukan Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi DKI Jakarta, Ayiful Ramadhan Asit, mengapresiasi pemanfaatan energi surya oleh Trans Retail Indonesia di sejumlah lokasi operasionalnya.
Pengembangan PLTS juga selaras dengan strategi penghematan energi serta kebijakan daerah untuk meningkatkan pemanfaatan energi terbarukan. Di wilayah Jakarta, kapasitas PLTS yang telah terpasang saat ini berada di kisaran 46 MW.
"Ini sangat penting dalam mendukung capaian target energi terbarukan," ujar Ayiful.
Angka tersebut menunjukkan bahwa penggunaan energi surya di bangunan-bangunan perkotaan terus mendapat ruang dalam agenda transisi energi. Pemasangan di pusat ritel dapat memberi contoh penerapan energi terbarukan pada fasilitas komersial yang melayani aktivitas masyarakat setiap hari.
Ayiful berharap proyek ini dapat diteruskan ke lebih banyak jaringan usaha milik Trans Retail Indonesia. Perluasan tersebut dinilai dapat memperbesar kontribusi penggunaan tenaga surya, sekaligus memperkuat upaya efisiensi energi pada lokasi operasional lain.
"Kami berharap proyek ini tidak berhenti pada lokasi-lokasi ini, tapi pemasangan PLTS akan berlanjut pada lokasi kelompok yang lain," pungkasnya.
Dengan 16 lokasi yang telah menggunakan PLTS atap, Trans Retail Indonesia menambah contoh penerapan energi surya dalam sektor ritel nasional. Produksi listrik hingga 16,8 GWh per tahun dan potensi pengurangan emisi sekitar 13 juta kilogram menunjukkan bahwa pemanfaatan panel surya dapat menjadi bagian nyata dari pengelolaan operasional yang lebih berkelanjutan.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Trans Retail Indonesia Resmikan PLTS Atap?Trans Retail Indonesia Resmikan PLTS Atap is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Trans Retail Indonesia Resmikan PLTS Atap matter?Trans Retail Indonesia Resmikan PLTS Atap matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.