TelkomGroup Sedia Akses Internet Gratis di Posko Pengungsian NTT
TelkomGroup Sedia Akses Internet Gratis di Posko Pengungsian NTT Pasca-Gempa 7,7 SR
Kabarberita911.com – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur pada akhir pekan lalu meninggalkan ribuan warga tanpa akses komunikasi selama berjam-jam. Menanggapi kondisi tersebut, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk melalui TelkomGroup segera mengaktifkan program TelkomGroup Sedia Akses Internet Gratis di sejumlah posko pengungsian. Langkah cepat ini bertujuan memastikan bahwa kebutuhan komunikasi masyarakat tetap terpenuhi, mulai dari fase tanggap darurat hingga seluruh proses pemulihan berjalan.
Respons Cepat dan Komitmen Konektivitas di Lapangan
Nanang Hendarno, Direktur Network Telkom, menjelaskan bahwa penempatan infrastruktur komunikasi di titik-titik strategis merupakan prioritas utama ketika bencana terjadi. Menurutnya, pemutusan jaringan di wilayah terdampak dapat memperparah kepanikan dan menghambat koordinasi antarpetugas. Oleh karena itu, tim teknis TelkomGroup langsung dikerahkan ke lokasi-lokasi pengungsian untuk mendirikan layanan sementara yang dapat digunakan tanpa biaya oleh siapa pun.
"Dalam situasi bencana, kebutuhan untuk tetap terhubung menjadi semakin penting, baik bagi masyarakat untuk berkomunikasi dengan keluarga maupun bagi kami sebagai petugas dan pihak yang terlibat dalam menjalankan penanganan di lapangan," ujar Nanang.
Posko-posko yang telah beroperasi penuh mencakup Gelora Samador Maumere, GraPRI Maumere, serta Telkomsel Authorized Partner (TAP) Rajawali Maumere. Sementara itu, titik di Mbay Nagekeo, TAP Borong, TAP Ruteng, dan Kantor Wilayah Telkom di Flores beserta kawasan sekitarnya masih menjalani tahap persiapan. Ekspansi bertahap ini dilakukan agar cakupan dukungan konektivitas dapat menjangkau lebih banyak warga tanpa mengorbankan kualitas layanan di titik yang sudah aktif.
Layanan Digital, Paket Darurat, dan Pendampingan Berkelanjutan
Di Posko Gelora Samador Maumere, Telkomsel menghadirkan IndiHome dengan kecepatan hingga 200 Mbps serta Mesh WiFi gratis yang langsung dapat dimanfaatkan pengungsi. Salah satu pemanfaatan nyata dari akses tersebut adalah pemutaran film oleh Kepolisian Resor Sikka sebagai sarana hiburan bagi anak-anak yang terpaksa tinggal di lokasi pengungsian selama beberapa hari.
Di luar penyediaan internet, TelkomGroup juga mendistribusikan kartu perdana Simpati beserta voucher kuota kepada warga yang membutuhkan. Pelanggan Telkomsel dapat mengaktifkan Paket Darurat yang berisi 3 GB kuota data, 1.000 SMS, dan 300 menit percakapan telepon dengan biaya hanya Rp1. Paket ini berlaku selama tujuh hari dan diaktifkan melalui kode *888*20#. Dengan demikian, warga yang kehilangan perangkat atau nomor lama tetap memiliki jalur komunikasi darurat yang terjangkau.
Untuk informasi penanganan bencana secara real-time, TelkomGroup mengoperasikan Hotline Tanggap Bencana di nomor 0800-111-9000. Layanan ini tersedia 24 jam dan bebas pulsa, sehingga siapa pun dapat mengakses kabar terkini dari lapangan tanpa menanggung biaya apa pun. Perusahaan menegaskan kesiapannya untuk terus mendampingi masyarakat NTT selama seluruh fase pemulihan, termasuk memantau kondisi infrastruktur, mempercepat perbaikan layanan, dan menyesuaikan dukungan konektivitas digital sesuai kebutuhan yang muncul di lapangan.
FAQ: Informasi Praktis untuk Warga Terdampak
Apakah akses internet di posko benar-benar gratis? Ya. TelkomGroup Sedia Akses Internet Gratis berarti seluruh layanan WiFi dan IndiHome di posko pengungsian tidak dikenakan biaya apa pun bagi warga yang mengungsi.
Bagaimana cara mengaktifkan Paket Darurat Telkomsel? Ketik kode *888*20# pada ponsel Anda. Paket berisi 3 GB data, 1.000 SMS, dan 300 menit telepon dengan biaya Rp1, berlaku tujuh hari.
Ke mana saya bisa menghubungi hotline tanggap bencana? Hubungi 0800-111-9000. Layanan tersedia 24 jam dan bebas pulsa, sehingga tidak memerlukan saldo untuk menelepon.
Posko mana yang sudah bisa digunakan saat ini? Gelora Samador Maumere, GraPARI Maumere, dan TAP Rajawali Maumere telah beroperasi penuh. Titik di Mbay Nagekeo, Borong, Ruteng, dan wilayah Flores lainnya masih dalam tahap persiapan dan akan segera aktif.